Working Mom Sekaligus Content Creator, Why Not?

|

|

|

Menjadi ibu, perempuan karir, juga content creator adalah pekerjaan yang tidak mudah. Menjalani salah satu pekerjaan tersebut saja rasanya sudah berat. Namun, bukan tidak mungkin ketiganya dapat berjalan bersamaan.

Seperti hal nya Dyah Shofiana, OD & Talent Management Amartha, salah satu perempuan tangguh modern yang kini menjalani tiga peran sekaligus. Kali ini Dyah mau berbagi cerita inspiratif mengenai pekerjaan terakhirnya yaitu sebagai content creator. Yuk simak!

Selain bekerja, adakah kesibukan lain? Adakah hobi yang digeluti atau sedang belajar hal baru?

Saat ini kesibukannya sebagai Working MOM, ya tentu saja memantau perkembangan anak yang saat ini baru aktif-aktifnya. Untuk hobi sendiri, saat ini belajar masak dan ikut beberapa kelas online.

Nah di hobi yang baru ini, apakah tertarik untuk buat channel memasak Mba?

Buat channel Youtube semenjak Pandemi Covid-19 ini. Video Pertama Resep Ala ibu Zayyan tayang 30 Agustus 2020.

Apakah ada alasan khusus yang memutuskan untuk mengelola channel Youtube?

Karena terinspirasi oleh suami sebagai pengajar yang kemudian mengatakan:

“Apabila manusia meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim).

Karena tidak punya skill mengajar untuk membagi ilmu dan bisanya memasak, ya sudah deh eksekusi dapur untuk buat Youtube channel dengan konsepnya berbagi resep memasak.

Apa konsep dari channel Youtube yang dibuat?

Konsepnya memasak gak pakai ribet, mudah, simple. Karena moto hidup ini “kalau bisa mudah kenapa harus ribet”, dan sebenernya karena ada baby juga di rumah jadi masih bagi waktu buat ngurusin rumah, merawat baby, menyelesaikan pekerjaan kantor.

Ada target enggak dalam sebulan harus bikin berapa video?

Untuk target tapping sendiri, seminggu 1 kali dan diunggah setiap Sabtu atau malam Minggu.

Adakah tantangan dari mengelola channel ini Youtube ini?

Tantangannya mungkin saingan nya banyak ya yang bikin channel masak memasak. Tapi karena membangun channel ini bukan untuk mencari subscriber atau viewer yang banyak, jadi fokus pada tujuan utama yaitu berbagi ilmu yang bermanfaat. Semoga resep memasak ini bisa menginspirasi ibu-ibu buat menghangatkan keluarga dengan “menghidupkan” DAPUR. Kalau banyak yang suka itu nilai tambahnya.

Satu kalimat untuk para Perempuan Indonesia dari Dyah Shofiana:

“Sebaik-baik manusia itu adalah yang paling baik budi pekertinya dan yang paling bermanfaat bagi manusia.”

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Eri Tri Angginihttp://museumberjalan.id
Lulusan Ilmu Sejarah yang nyasar ke financial services. Kindly check museumberjalan.id untuk dapatkan informasi seputar sejarah & sosial budaya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Moms, Ini Lho Perkiraan Biaya Imunisasi Si Kecil

Buat bayi, imunisasi adalah hal yang sangat penting didapat mengingat daya tahan tubuhnya masih sangatlah lemah. Sebagai informasi, imunisasi merupakan cara meningkatkan...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...