Waspada Cacar Monyet: Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya

0
43

Setelah pandemi Covid-19 berakhir, dunia kesehatan ditemukan virus cacar monyet yang menyebar begitu cepat. Penyakit monkeypox ini disebabkan oleh infeksi virus yang berasal dari hewan. Saat ini, para peneliti masih memeriksa virus hewan langka yang dapat menyebabkan muncul cacar ini.

5 Fakta Penyakit Cacar Monyet

Masyarakat harus menyimak berbagai fakta dan informasi mengenai penyebab, gejala serta cara mengobati monkeypox ini. Berikut 5 fakta informasi yang wajib diketahui oleh masyarakat Indonesia:

1.Status Penyakit Monkeypox di Indonesia

Informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat, bahwa penyakit monkeypox bukanlah penyakit baru muncul dan mengancam masyarakat. Terdapat informasi, penyakit ini muncul pertama kali pada tahun 2003 di Amerika Serikat, yaitu sebanyak 47 kasus dan kasus paling baru muncul di Inggris pada tahun 2022, yaitu sebanyak 4 kasus.

Cacar monyet di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan belum menemukan kasus positif monkeypox di Indonesia. Hal tersebut dikonfirmasi oleh pemerintah, yang mana tentu langkah selanjutnya adalah dengan menerapkan aktivitas pencegahan yang paling ketat.

2. Penyebab Monkeypox Dapat Muncul

Penyebab cacar monyet ini meningkat di dunia adalah virus yang berasal dari hewan. Belum diketahui secara pasti hewan apa yang dimaksud, namun beberapa kasus disebabkan oleh gigitan hewan tupai. Tetapi, ada juga yang berasal dari monyet, sapi dan lain-lain.

Hal ini tentu membuat khawatir masyarakat, karena ketidaktahuan akan penyebab yang pasti dapat memunculkan perasaan khawatir yang berlebih. Maka dari itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kesehatan dengan lebih ketat.

3. Diagnosis Gejala Penyakit Monkeypox

Cacar monyet sendiri memiliki diagnosis gejala tersendiri yang dapat disimak oleh masyarakat. Penderita penyakit monkeypox sering sekali mendapat diagnosis yang hampir sama dengan penyakit cacar lainnya, seperti cacar api dan cacar air. Dokter yang memeriksa, perlu secara detail melakukan berbagai tes dan pemeriksaan.

Salah satu tes kesehatan yang wajib dilakukan adalah tes usap atau tes PCR, yang mana bertujuan untuk menganalisis sampel pasien yang terdampak cacar. Gejala cacar monyet yang hampir sama dengan cacar biasa membuat semakin sulit untuk mendeteksi penyakit ini.

4. Cara Penanggulangan Penyakit Monkeypox

Karena kasus penyakit monkeypox belum ditemukan secara aktif di Indonesia, para tenaga kesehatan belum memiliki cara pengobatan penyakit ini. Namun, jika masyarakat mengalami gejala-gejala yang mirip dengan cacar, maka satu-satunya solusi adalah memberikan obat antivirus.

Obat antivirus yang paling umum digunakan adalah cidofovir dan tecovirimat, yang mana kedua obat tersebut dapat dikonsumsi selagi melakukan karantina pribadi. Jika kondisi semakin parah, tentu langkah selanjutnya adalah dengan merujuk ke rumah sakit untuk dirawat inap.

Baca Juga: 4 Tips Konsisten Olahraga, Biar Badan Lebih Sehat!

5. Langkah Pencegahan Penyakit Monkeypox

Informasi terakhir mengenai fakta monkeypox adalah bagaimana masyarakat dapat mencegah penyakit ini terjadi di sekitar. Pertama, kamu dapat menghindari kontak langsung dengan tikus, monyet dan hewan lain yang kemungkinan terpapar virus. Kedua, tidak memakan daging hewan liar.

Ketiga, menggunakan masker dan sarung tangan ketika berada di situasi kemungkinan banyak virus yang tersebar. Keempat, jaga jarak dengan pasien penderita cacar. Kelima, menjaga kebersihan dan mengonsumsi vitamin. Itulah 5 fakta penting dari informasi mengenai cacar monyet yang menjadi momok menakutkan akhir-akhir ini. Kamu dapat melakukan pencegahan dengan selalu menyiapkan pendanaan yang cukup untuk langkah preventif apabila terserang penyakit. Investasi di microfinance marketplace seperti Amartha menjadi langkah yang tepat. Kamu bisa memperoleh imbal hasil 15% flat per tahun loh!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here