TV Analog atau Digital? Ketahui Cara Ceknya Yuk

0
84
tv analog
sumber foto: www.istockphoto.com

Cara Mudah Mengecek TV Analog atau Digital

Belakangan ini pemerintah gencar memberikan informasi mengenai migrasi dari TV analog ke TV digital yang dilakukan secara bertahap. Ini artinya, masyarakat tidak bisa menikmati siaran televisi apabila belum melakukan migrasi ke versi digital. 

Sayangnya, tidak semua warga Indonesia mengetahui apakah siaran yang biasa dinikmati sudah termasuk TV digital atau belum. Sebenarnya, apa sih perbedaan antara TV digital dengan analog dan bagaimanakah cara untuk mengetahui jenis siaran yang kamu saksikan. Berikut informasinya. 

Perbedaan TV Analog dan Digital

TV analog adalah siaran televisi yang dipancarkan menggunakan variasi frekuensi dan voltase dari sinyal. Jika dibandingkan dengan TV digital,  terdapat beberapa perbedaan yang perlu kamu ketahui. Perbedaan antara televisi digital dengan analog tersebut diantaranya adalah:

1. Sinyal

Perbedaan pertama antara TV digital dengan analog terletak pada sinyal yang dipancarkan. Pada televisi analog hanya terbatas untuk menerima sinyal antena UHF yang masih dalam bentuk analog. Sedangkan televisi digital bisa memprosesnya, baik itu sinyal yang berasal dari analog maupun digital.  

2. Jarak Pemancar TV

Ciri-ciri TV analog yang membedakannya dengan TV digital bisa terlihat pada kualitas visualnya. Hal ini dikarenakan kualitas visual televisi analog dipengaruhi oleh jarak pemancar. Sedangkan pada TV digital, kualitas visual tidak terpengaruh oleh jauh dekatnya jarak pemancar. 

3. Kualitas Gambar

Untuk kualitas gambar yang dihasilkan oleh kedua jenis TV ini juga memiliki perbedaan. Pada TV analog kualitasnya minim dikarenakan terbatasnya bandwidth yang dimiliki. Jika mengalami gangguan seperti sinyal yang lemah, maka visualnya pun menjadi tidak jelas. 

Sedangkan pada TV digital memiliki bandwith yang luas sehingga kualitas gambarnya juga lebih tinggi. Apabila ada gangguan tayangan, pada tampilannya hanya menunjukkan satu warna dasar saja namun visualnya masih cukup jelas.    

Baca juga: Apa Itu Skimming ATM dan Begini Cara Menghindarinya

Cara Mengetahui TV Digital dan Analog

Untuk mengetahui apakah TV yang kamu miliki masuk kategori TV analog atau digital, setidaknya ada empat cara yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Cek Stiker

Cara mengetahui TV digital atau analog yang pertama adalah dengan melakukan pengecekan stiker yang ada di belakang layar. Setiap produk dan merek televisi memiliki stiker khusus untuk menandakan bahwa produknya bisa menangkap siaran digital. 

Beberapa informasi yang bisa ditemukan pada stiker tersebut diantaranya berupa tulisan DVB-T2, HDTV, Digital Ready, ATSC, DTV, HD Ready, Digital Tuner, Digital Tuner Built-In, Integrated Digital Tuner, atau Digital Receiver.

2. Ketahui Spesifikasi

Cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan mengetahui spesifikasi dari televisi itu sendiri secara lengkap. Berdasarkan spesifikasi tersebut, kamu bisa melihat apakah perangkat elektronik tersebut telah mendukung siaran digital atau tidak. 

3. Cek Daftar Channel

Cara yang ketiga untuk mengetahui apakah TV yang kamu bisa menangkap siaran digital atau analog adalah dengan mengecek secara langsung siaran yang ada di televisi. 

Apabila pada siaran tersebut terdapat tulisan HD di bagian belakang atau depan, itu artinya TV kamu telah mendukung siaran digital. Sebaliknya, jika tidak terdapat tulisan HD pada televisi, maka ada kemungkinan televisi yang kamu miliki belum mendukung siaran digital. 

4. Kunjungi Website Kemkominfo

Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah perangkat elektronik yang kamu miliki sudah migrasi ke digital adalah dengan mengunjungi laman Kemkominfo melalui link

https://siarandigital.kominfo.go.id/informasi/perangkat-televisi  . 

Jangan sampai terlambat. Segera cek televisi yang kamu miliki apakah termasuk TV analog yang sudah migrasi ke tv digital atau belum agar tidak perlu membeli tv baru yang bisa menerima siaran digital. 

Lebih baik, dana yang dimiliki diinvestasikan ke P2P Lending terbaik seperti Amartha. Dengan imbal hasil yang mencapai 15% flat per tahun kamu bisa memanfaatkannya untuk tabungan masa depan.

Yuk, segera berinvestasi di Amartha. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here