Tips Hemat Biaya Renovasi Rumah Agar Tidak Boncos

0
221
Renovasi Rumah
Renovasi Rumah. Sumber Foto: Kompas

Apakah kamu berencana atau sedang merenovasi rumah?

Pada dasarnya, merenovasi rumah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan, meski telah membuat rencana renovasi secara matang, tidak jarang biaya yang dihabiskan bisa lebih dari ketetapan anggaran sebelumnya.

Kalau sudah begini, sudah pasti kondisi finansialmu justru akan boncos saat merenovasi rumah. Renovasi rumah yang tujuan awalnya agar hunian menjadi semakin nyaman malah justru bisa membuat tidak bahagia karena biaya yang dikeluarkan terlalu besar.

Baca Juga: Panduan Cara Menggadaikan Sertifikat Rumah

Nah, supaya tidak boncos ketika merenovasi rumah, Money+ merangkum 4 tips hemat biaya renovasi rumah di bawah ini!

1. Melakukan Riset   

Sebelum merenovasi rumah, ada baiknya kamu melakukan riset terlebih dahulu mengenai hal-hal yang harus direnovasi.

Hal yang perlu kamu riset yaitu seputar estimasi anggaran, bahan-bahan yang diperlukan, harga dari bahan atau barang tersebut, atau ide-ide renovasi lainnya.

Dengan begitu, renovasi rumah yang akan kamu lakukan bisa terpantau dengan jelas dan pengeluaran pun tidak membengkak begitu saja.

2. Membuat Perencanaan Anggaran Secara Tepat

Membuat perencanaan anggaran yang akan dipakai dalam merenovasi rumah merupakan langkah yang sangat penting. Dengan mempunyai perencanaan anggaran, kamu akan terhindar dari sifat boros dan tidak akan membeli barang-barang yang tak diperlukan.

Selain itu, perencanaan anggaran yang sesuai dengan prioritas akan membantu agar pengeluaran tidak membengkak selama merenovasi rumah.

Rencana anggaran ini bisa mencakup pembayaran jasa renovasi dan pembelian bahan-bahan yang diperlukan. Oleh karena itu, tulis juga kebutuhan renovasi dan estimasi pengeluaran yang dibutuhkan agar tidak melebihi anggaran awal.

3. Jangan Mengganti Semua Barang Saat Merenovasi Rumah

Banyak orang yang berpikir bahwa merenovasi rumah juga berarti mengganti segala sesuatu dengan barang baru. Jika kamu memiliki gagasan ini juga, maka sebaiknya pertimbangkan kembali.

Cari furnitur atau aksesori rumah lainnya yang layak disimpan. Ini bisa berupa kursi, meja belajar, atau barang-barang lainnya.

Menggunakan kembali akan mencegah pengeluaran untuk membeli produk baru. Pertimbangkan dengan cermat saat memilah apa yang perlu disimpan dan apa yang tidak perlu disimpan.

Baca Juga: Mengenali Konsep Gaya Hidup Frugal dan Manfaatnya

4. Pakai Bahan Bangunan Bekas Berkualitas untuk Renovasi

Agar pengeluaran saat merenovasi rumah tidak membengkak, kamu juga bisa melirik untuk memakai bahan bangunan bekas namun berkualitas. Bahan bangunan bekas berkualitas ini bisa saja didapatkan dari keluarga, saudara, teman, atau bahkan membeli di tempat khusus barang bekas.

Meski begitu, yang perlu jadi catatan adalah proses pemilihan barang yang berkualitas. Kecermatan dalam memilih bahan bangunan yang akan dibeli sangat penting untuk dimiliki Ketahui merek, kelebihan, kekurangan, dan spesifikasi sebelum membeli.

Perhatikan juga bentuk fisiknya dengan cermat. Kamu juga bisa berdiskusi dengan tukang bangunan atau jasa renovasi sebelum menentukan bahan bangunan yang akan digunakan.

Well, itulah beberapa tips yang bisa dilakukan saat merenovasi rumah. Siapkan dana untuk renovasi rumahmu dengan melakukan investasi di P2P Lending Amartha. Dengan bagi hasil hingga 15% flat per tahun, kamu bisa merenovasi rumah dengan nyaman tanpa mengganggu fungsi keuangan yang lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here