Tips Atur Keuangan di Ramadan

Di bulan Ramadan, pengeluaran akan terus bertambah. Apalagi, saat lebaran tiba, banyak pengeluaran untuk merayakan idul fitri seperti membeli baju baru, memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sanak saudara atau menyiapkan makanan dan kue kering di rumah. Belum lagi persiapan untuk mudik bersama keluarga.

Jika anda tidak hati-hati menjaga keuangan tetap sehat di bulan Ramadan ini. Tak terasa, uang di tabungan anda akan menipis. Nah, untuk menjaga keuangan anda tetap sehat. Ada beberapa tips untuk anda.

Buat Budgeting

Anda harus membuat budgeting atau rencana keuangan untuk mengurangi pengeluaran yang percuma. Banyak aplikasi di android atau IOS yang dapat mengatur keuangan anda seperti Money Manager, Monefy, Uangku dan Finansialku.

Gunakan aplikasi tersebut dan usahakan ada dana tabungan yang disimpan sekitar 10 atau 20 persen. Kemudian, anda juga harus memastikan cicilan yang ada tidak melebihi 30 persen, agar keuangan tetap sehat. Catat terus pendapatan dan pengeluaran setiap hari, agar anda dapat memantau keuangan.

Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Kelola THR

Untuk anda yang mendapatkan THR, pastikan THR anda digunakan untuk hal yang berguna. Anda dapat menggunakan sistem 50-30-20. Misalnya, pendapatan anda dibagi yakni 50 untuk kebutuhan pokok, 30 untuk membeli barang konsumtif dan 20 persen untuk investasi. Anda pun dapat menyesuaikan sistem itu sesuai dengan keinginan anda.

Cari Promo

Jika anda ingin mudik, carilah tiket promo pesawat atau kereta di media sosial. Biasanya, beberapa maskapai atau perusahaan transportasi lainnya memberikan informasi tentang promo. Jadi, anda tak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak untuk membeli tiket. Anda juga bisa mencari promo untuk beli baju atau makanan untuk lebaran di media sosial.

Daniel Von Appen on Unsplash

 

Cari Tambahan

Mungkin anda memerlukan pendapatan tambahan agar keuangan anda tetap sehat. Anda bisa memulai pekerjaan freelance atau mulai berusaha. Banyak platform bagi freelancer seperti freelancer, upwork, sribulancer dan fastwork. Anda juga dapat memulai usaha online melalui media sosial atau platform e-commerce.

Mulailah Pendanaan di P2P Lending

Anda dapat memulai pendanaan di peer to peer (p2p) lending untuk tabungan masa depan. Biasanya, platform p2p lending memberikan keuntungan menarik hingga 15 persen. Anda dapat menggunakan kesempatan itu untuk memulai menabung di hari depan serta pastikan perusahaan p2p lending telah mendapat perizinan atau terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), agar pendanaan aman dan terjamin.

Photo by Adeolu Eletu on Unsplash

 

 

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
GOOGLE
GOOGLE
https://blog.amartha.com/tips-atur-keuangan-di-ramadan">
LINKEDIN
%d bloggers like this: