Tertarik dengan Bisnis Frozen Food? Pelajari Tipsnya!

    0
    100
    Ilustrasi bisnis frozen food. sumber: www.freepik.com
    Ilustrasi bisnis frozen food. sumber: www.freepik.com

    Cari tahu Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Frozen Food

    Punya lokasi usaha yang strategis, jangan disia-siakan begitu saja. Kamu bisa memanfaatkan lahan tersebut untuk membuka bisnis frozen food atau makanan beku. Bisnis yang satu ini cukup mudah untuk dijalankan siapa saja, termasuk pemula. 

    Namun, ada baiknya kamu cari tahu terlebih dahulu apa saja kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan bisnis makanan beku. Ini diperlukan sebagai bahan pertimbangan agar tidak ada penyesalan di kemudian hari. Berikut informasi detail mengenai kekurangan dan kelebihan bisnis makanan beku? 

    Kelebihan Usaha  Bisnis Frozen Food

    1. Mudah Dijalankan

    Kelebihan bisnis frozen food yang pertama adalah tidak terlalu sulit untuk dijalankan. Kamu bebas memilih apakah akan menjadi distributor atau reseller jika masih belum memiliki produk sendiri. 

    Dalam menjalankan bisnis ini juga tidak membutuhkan keahlian khusus, apalagi dengan kecanggihan teknologi. Kamu hanya perlu menyiapkan modal awal dan menguasai teknik pemasaranan makanan beku. 

    2. Tahan Lama

    Kelebihan yang kedua adalah masa berlakunya yang cukup lama jika dibandingkan dengan jenis makanan lainnya. Jadi, kamu bisa menyediakan stok dalam jumlah banyak karena bisa disimpan hingga beberapa bulan ke depan. 

    Selain mampu bertahan lama, makanan beku ini juga dapat mempertahankan nilai gizi dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Satu hal lagi, saat ini sudah banyak produk makanan beku yang bebas pengawet. 

    3. Sudah Memiliki Pasar Sendiri

    Saat menjalankan bisnis frozen food ini tidak perlu takut sepi peminat. Sebab, minat masyarakat terhadap frozen food masih cukup tinggi. Ditambah lagi dengan pemasaran yang bisa dilakukan secara online. Jadi, peluang untuk mendapatkan banyak pelanggan masih cukup terbuka lebar. 

    4. Produk yang Dijual Bervariasi

    Dalam menjalankan bisnis ini, kamu bisa menjual berbagai macam makanan beku mulai dari yang sederhana hingga jenis makanan yang bisa ditemui di restoran. Kamu bisa mencari kemitraan usaha frozen food yang menyediakan beraneka ragam jenis olahan makanan beku. 

    Namun kamu harus selalu ingat, usahakan untuk menjalin kemitraan dengan supplier yang terpercaya dan namanya sudah dikenal oleh masyarakat luas. 

    Baca Juga: Bisnis yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga! Bisa di Rumah Aja

    Kekurangan Usaha  Bisnis Frozen Food

    1. Bergantung Pada Freezer dan Pasokan Listrik

    Kelemahan bisnis frozen food yang pertama adalah bergantung pada ketersediaan mesin freezer. Untuk itu, kamu harus bisa menjaga kondisi mesin freezer tersebut tetap hidup agar makanan beku bisa bertahan lama. 

    Selain itu, pasokan listrik juga tidak boleh sampai terputus agar frozen food tidak rusak. Untuk mengatasi hal ini, kamu harus menyediakan genset yang harganya cukup mahal. 

    2. Terlalu Banyak Kompetitor

    Jumlah peminat yang tinggi membuat banyak kalangan yang ingin menjalankan bisnis makanan beku. Hal ini membuat kamu harus memiliki strategi bisnis yang jitu agar mampu bersaing dengan kompetitor lainnya. 

    3. Masa Kadaluarsa Sering Terabaikan

    Frozen food memiliki masa kadaluarsa yang harus diperhatikan, hal inilah yang kerap terlupakan. Apalagi jika kamu menjual berbagai macam jenis frozen food, jika tidak diperhatikan dengan baik, bisa membuat kamu rugi karena produk yang sudah kadaluarsa harus terbuang percuma. 

    4. Tidak Selalu Ramai

    Mengingat produk frozen food mampu bertahan cukup lama bisa disimpan di freezer, otomatis membuat konsumen sering membeli dalam jumlah yang banyak dalam sekali waktu. Hal tersebut berimbas pada waktu beli konsumen yang tidak bisa diprediksi. 

    Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan bisnis makanan beku. Kamu bisa memilih untuk menjadi distributor, reseller, atau memproduksi sendiri makanan beku. Jika modal belum mencukupi untuk berbisnis sendiri, kamu bisa ikut mendanai bisnis UMKM serupa di Amartha. Selain membantu pengusaha mikro, kamu juga mendapat tambahan passive income melalui keuntungan imbal hasil hingga 15% flat per tahun!

    Download aplikasi Amartha di Android
    Download aplikasi Amartha di iOS

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here