Home Work Smart Terkena PHK Saat Pandemi Corona? Ini Solusinya!

Terkena PHK Saat Pandemi Corona? Ini Solusinya!

0
95

Pandemi Virus Covid-19 memang telah memberikan banyak dampak dalam kehidupan manusia, mulai dari kesehatan, bisnis, transportasi, sosial, hingga ekonomi mengalami hambatan. Terlebih dengan adanya himbauan jaga jarak dan #dirumahaja oleh pemerintah. 

Memang peraturan tersebut dibuat untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas lagi. Namun di sisi lain juga memberikan dampak buruk bagi perekonomian masyarakat. Berbagai sektor industri baik yang berskala kecil maupun besar merasa kesulitan karena pelanggan mereka jadi berkurang. Hal ini membuat perputaran uang jadi melambat bahkan di beberapa industri berhenti total. 

Akibatnya membuat banyak perusahaan terpaksa melakukan segala cara agar dapat bertahan. Salah satu cara yang kerap dilakukan adalah dengan melakukan efisiensi tenaga kerja atau dengan kata lain Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan mereka. 

Lalu bagaimana nasib para karyawan yang terkena PHK? Dapatkah mereka bertahan hidup dalam kondisi seperti ini?

Melalui Program Kartu Pra Kerja, pemerintah Indonesia berusaha memberikan solusi kepada karyawan yang terkena PHK atau pencari kerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, serta 5.6 juta pekerja lainnya yang terkena dampak langsung dari wabah COVID-19.

Selama mengikuti program ini, setiap peserta akan mendapat nilai manfaat sebesar Rp 3.550.000, yang terdiri atas biaya bantuan pelatihan kerja secara online senilai 1 juta, insentif penuntasan pelatihan senilai 600 ribu selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan senilai 150 ribu. Dana ini nantinya akan diberikan secara bertahap ke peserta dari sebelum hingga selesai pelatihan.

Namun ingat jangan cuma mau uangnya saja ya, manfaatkan pelatihan kerja ini dengan sebaik-baiknya, agar dapat menambah daya saing kamu serta meningkatkan produktivitas untuk mencari pekerjaan baru nantinya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here