Home Lifestyle ⛾ Tempat Wisata dan Belanja Menarik di Tokyo

Tempat Wisata dan Belanja Menarik di Tokyo

Hi A-List Readers, Memasuki tahun 2020, sudah ada rencana berlibur belum nih? Di awal tahun ini, berbagai airlines sudah mulai mengadakan Travel Fair. Nah, untuk A-List Readers yang sudah merencanakan ingin berlibur tapi masih bingung tujuan untuk travelling nya, kali ini akan membahas Jepang, khususnya Tokyo sebagai destinasi berlibur.

Beberapa tahun belakangan, Tokyo menjadi salah satu destinasi liburan bagi wisatawan Indonesia. Didukung dengan banyaknya penawaran harga tiket murah dan beragam tempat wisata dan berbelanja yang ditawarkan di Jepang. Pada edisi kali ini, kita akan membahas tempat-tempat wisata menarik, termasuk pusat perbelanjaan di daerah Tokyo dan sekitarnya.

1. Tokyo Disneyland and Disney Sea

Siapa yang tidak kenal Walt Disney dan Disneyland? Rasanya Mickey Mouse dan teman-temannya masih menjadi tokoh kesukaan berbagai kalangan usia.

Hanya Jepang yang memiliki 2 theme-park bertemakan Disney, yaitu Disneyland dan Disney Sea.

Lokasi keduanya berdekatan, dari Maihama Station (JR Line), kita tinggal memutuskan mau berbelok ke kiri untuk ke Disney Sea atau ke kanan untuk Tokyo Disneyland. Untuk Tokyo Disneyland sendiri tidak jauh berbeda dengan Disneyland lainnya, dengan tema masing-masing area yang hampir-hampir mirip antara Disneyland yang satu dengan yang lain. Sebut saja Tomorrowland untuk tema Star Wars atau Fantasyland yang menjadi area para Disney’s Princess

Yang unik adalah Disney Sea, yang hanya ada di Tokyo, seperti namanya Theme-park ini mengusung tema Laut, sehingga parade yang biasa dilakukan di sepanjang jalan, dilakukan di perairan. Bayangkan para karakter itu menaiki kapal dan melambai ke seluruh penonton yang memadati area sepanjang perairan tersebut. A-list Readers juga bisa merasakan naik gondola seperti layaknya di Venezia, Itali. Hanya saja bedanya, lagu yang disenandungkan oleh si pendayung adalah lagu berbahasa Jepang.  Jangan lupa mampir ke Istana si Putri Duyung, Ariel the Little Mermaid dan perkampungan Aladdin. Juga sempatkan diri untuk berfoto bersama Mickey atau Donald. Tapi harap bersabar yaa, karena berfoto bersama mereka membutuhkan waktu antrian 30 menit sampai 1 jam!

Istana Little Mermaid

Sayangnya, kedua theme-park ini tidak dapat dikunjungi dengan tiket yang sama, sehingga pengunjung harus membeli 2 tiket. Harga tiket untuk Disneyland dan Disney Sea masing-masing adalah JPY 7,500 untuk dewasa (12 tahun keatas) dan JPY 4,900 untuk anak berumur 6-11 tahun. Untuk anak berumur dibawah 5 tahun masih gratis.

Tapi ada harga khusus jika kita membeli paket 2,3 atau 4 hari. Dan jika membeli untuk minimal 3 hari, di hari ke 3 kita bisa mengunjungi kedua tempat tersebut di hari yang sama. Supaya lebih puas bermain, cek dulu jam operasional beserta jadwal show nya. Karena di musim dingin (kira-kira bulan Desember – May), terkadang beberapa show seperti  Firework show ditiadakan karena kondisi cuaca.

Antar theme-park ini bisa diakses dengan menggunakan kereta khusus Disney (dengan interior yang menggemaskan!) yang bisa diakses dari Tokyo Disney Station. Kereta ini menghubungkan antara Disney Sea, Disneyland dan Maihama Station.

A picture containing indoor, wall

Description automatically generated

2. Asakusa Temple

Kuil umat Budha yang dikenal dengan nama Sensoji Temple ini merupakan salah satu kuil tertua di Jepang. Untuk mencapai kuil ini, A-list Readers bisa menggunakan MRT Ginza Line dan turun di Asakusa Station. Tidak jauh berjalan kaki, akan kelihatan gerbang kuil yang ditandai dengan lampion besar berwarna merah.

Pengunjung bisa membayar sekitar JPY 100 untuk mengambil nomor di sebuah tabung, kemudian mengambil hasil ramalan di kotak pada nomor yang tertulis di tabung kecil tadi. Jika ternyata pengunjung mendapat bad luck, kertas ramalan digantungkan di sebuah tali-tali yang disiapkan di sekitar kuil. Tetapi jika ramalan tersebut memberitahukan hal baik, silahkan bawa pulang kertas ramalannya.

Di sepanjang jalan dari gerbang menuju kuil, berjejer kios – kios cendera mata. Juga terdapat kios yang menyewakan kimono jika pengunjung ingin berjalan-jalan dan berfoto dengan menggunakan kimono. Kebayang dong kecenya berfoto dengan latar belakang kuil bernuansa merah ini? Jika A-list readers memiliki budget lebih, jangan lupa untuk memesan fotografer lokal sebelumnya ya supaya hasilnya maksimal!

3. Pusat Pertokoan Ginza

Kalau area ini siy sudah pasti surganya para shopaholic! Sebut saja merek-merek terkenal asal Jepang seperti Onitsuka Tiger, Shiseido, Issey Miyake dan berderet merek lainnya. Jangan heran kalau Uniqlo nya saja menempati gedung dengan lebih dari 5 lantai! Rasanya tidak akan cukup waktu sehari untuk mengelilingi area ini.

Jika sudah lelah berkeliling dan butuh asupan untuk mengembalikan tenaga, A-list Reader bisa mampir mencicipi Luke’s Lobster (lobster yang diapit 2 buah roti, seperti hot dog) atau kalau ingin sesuatu yang manis bisa mencoba Happy Pancake (those fluffy pancakes will make you cry! LOL)  yang juga berada di area Ginza.

Dan jangan khawatir jika belanjaan A-List Readers ternyata tidak muat di koper yang dibawa, di Area Ginza ini ada beberapa toko yang menjual koper dengan harga murah. Sebuah koper hard-case ukuran L dibandrol dengan harga JPY 5,000 (sekitar Rp 650,000) saja!

4. Gala Yuzawa Snow Resort

Resort musim dingin ini merupakan area bermain salju yang cukup luas. Resort ini

biasanya buka di pertengahan bulan Desember hingga awal bulan May. Resort ini bisa diakses dengan menggunakan Shinkansen dengan waktu tempuh hanya sekitar 75 menit dari Tokyo Station. Di musim dingin, jika A-List Readers berangkat dari Tokyo St sebelum pukul 12.00 siang, pengunjung bisa turun langsung di Gala Yuzawa Station. Tapi jangan khawatir, tetap ada kereta setelahnya, namun hanya ke Stasiun sebelumnya, sehingga pengujung harus menggunakan shuttle bus.

Untuk bermain ski, pengunjung harus merogoh kocek sekitar JPY 5,000 (sekitar IDR 650,000) untuk dewasa dan JPY 2,500 untuk anak-anak, belum termasuk dengan biaya sewa peralatan. Tapi, jika A-list Readers hanya ingin bermain seluncur salju dengan menggunakan snowboard, kalian cukup membayar JPY 3,300 (sekitar IDR 420,000) untuk menaiki kereta gantung (JPY 1,800) dan membeli sarung tangan, menyewa sepatu boot dan snowboard (JPY 1,500 untuk ketiganya).

Pengunjung juga bisa menaiki kereta salju dengan membayar JPY 500 per orang untuk mengelilingi area resort ini sekitar 20 menit. Jam buka resort sekitar jam 8 pagi – 5 sore, tetapi di musim dingin, biasanya langit lebih cepat gelap dan angin bertiup kencang setelah jam 3 sore. Jadi lebih baik datang di pagi hari agar lebih puas bermain di area salju ini.

Jika ingin bermain ski namun belum pernah sebelumnya, jangan khawatir, Resort ini

menyediakan les singkat bagi pengunjung yang ingin belajar terlebih dahulu, dengan harga sekitar JPY 1,500.

5. Gotemba Factory Outlet

Another heaven on earth for shopaholic! Berderet 210 pertokoan dengan mayoritas

designer ternama seperti Michael Kors, Kate Spade, Prada, Gucci dan banyaaakkk lagi, tentunya dengan harga miring!

Area belanja ini bisa diakses dari Tokyo Station dengan menggunakan Tokaido Sanyo Shinkansen (termasuk dalam JR Pass) ke Mishima Station, di Mishima Station berganti kereta JR Tokaido Line Local menuju Gotemba Station . Turun di Gotemba station setelah menempuh jarak waktu sekitar 2 jam. Dari Gotemba Station sudah menunggu shuttle bus yang membawa pengunjung langsung ke area perbelanjaan Gotemba Factory Outlet.

Shuttle Bus to Gotemba Factory Outlet

Jika cuaca sedang cerah, Gunung Fuji dapat terlihat dengan jelas dari sini. Jangan khawatir jika merasa lapar atau haus, tersedia beberapa bakery dan restaurant juga di area perbelanjaan ini.

Bagi wisatawan asing, Gotemba FO menawarkan tambahan discount berbentuk kupon yang dapat diperoleh di information centre dengan menunjukkan passport. Jadi penting banget untuk selalu membawa passport terutama saat berbelanja.

6. Tsukiji Market

Pasar Tsukiji awalnya merupakan pusat grosir hasil laut dan pertanian, namun

menjelang Olimpiade 2020 dimana Tokyo menjadi tuan rumah, Pasar ini ditutup dan aktifitas

lelang ikan dipindahkan ke Pasar Toyosu. Tapi jangan khawatir, kios-kios dan restaurant yang menjual berbagai macam seafood dan makanan khas jepang lainnya tetap dapat dikunjungi. Deretan restaurant sushi bisa ditemukan disini. Kalau menurut saya siy, restaurantnya cukup pricey. Sepiring sushi platter dihargai JPY 3,000 – 5,000 (sekitar IDR 400.000 – 650.000), dan jangan tanya harga Unagi, bisa melebihi JPY 5,000! Tapi jangan sedih, banyak kios-kios yang menjual makanan-makanan dengan harga terjangkau, walaupun mereka tidak menyediakan tempat duduk.

Jadi, udah siap berlibur A-List Readers? Semoga tulisan ini bisa menjadi referensi tempat

berlibur kalian ya! Happy holiday! Jangan lupa bahagia……

Almira L Adindha
Just an ordinary mom who wants to always put a smile on the face of her family, who happen to be an accountant.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

5 Lapisan Mitigasi Risiko Ini Ada di Amartha

Sebelum memulai pendanaan di dunia fintech, Anda harus mengetahui risiko dan keamanan yang dilakukan perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan agar...

Perjalanan Hidup Menjadi Single Parent

Perjalanan hidup menjadi single parent, sebagai seorang ayah dari seorang putri, tidak pernah terpikirkan sebelumnya disaat mengikat janji dengan pasangan, selalu terucap...

Semua yang Saya Raih Ini Karena Amartha

“Tolong Amartha dijaga sebaik mungkin agar ibu-ibu lain yang belum bisa bangkit bisa terbantu.” Begitu kata Pariyah saat tim Amartha bertemu di rumahnya, desa Randusari,...