Home Money+ Telat Bayar Pajak? Ini Sanksinya

Telat Bayar Pajak? Ini Sanksinya

Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik, sudah seharusnya melapor dan melakukan pembayaran pajak sesuai dengan peraturan Pemerintah yang berlaku. Kita sebagai bangsa Indonesia harus memberikan pajak negara. Mengapa?

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, pajak sangat penting untuk negara. “Waktu Republik Indonesia lahir, dikasih nama Indonesia oleh pendiri kita. Supaya Indonesia bisa berdiri tegak, semakin kuat, besar, dan otaknya berkembang. Itu karena apa? Kalau kalian itu karena gizi, kalau Negara itu karena pajak. Tanpa pajak, Indonesia tidak bisa merdeka dan independen,” katanya seperti dilansir dilaman kemenkeu.go.id.

Ada sanksi bagi orang yang tidak melapor atau tidak membayar pajak. Anda akan terkena sanksi berat dari sanksi bunga hingga sanksi pidana. Apa saja sanksinya? Berikut sanksi-sanksi bagi Anda yang telat melapor maupun membayar pajak.

– Sanksi Denda

Bagi anda yang tidak atau lupa melapor SPT, ada tiga jenis denda yang harus dibayar yakni Surat Pemberitahuan Masa PPN sebesar Rp 500.000, Surat Pemberitahuan Masa lainnya sebesar Rp 100.000, Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak badan sebesar Rp 1.000.000 dan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi sebesar Rp Rp 100.000.

Photo by Raden Prasetya on Unsplash

– Sanksi Bunga

Bagi wajib pajak yang membayar pajak setelah jatuh tempo akan dikenakan denda sebesar 2 persen per bulan (terhitung dati tanggal jatuh tempo hingga tanggal pembayaran). Batas akhir pembayaran dan pelaporan PPh yakni tanggal 10 (PPh pada umumnya) dan tanggal 15 (PPh Final 1%/pajak UMKM, PPh 25) bulan berikutnya.

– Sanksi Pidana

Wajib pajak akan dikenakan sanksi pidana jika melakukan pelanggaran berat merugikan pendapatan negara lebih dari satu kali. Hukum pidana telah diatur dalam Undang-Undang KUP,  seperti dilansir online-pajak.com, pasal 39 ayat i, sanksi pidana bagi orang yang tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut. Orang itu akan dikenakan pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 6 tahun.

Photo by Matthew Ansley on Unsplash

Ayo lapor dan bayar pajak tepat waktu! Jangan lupa lapor pajak untuk pendana peer to peer lending!

Subscribe to Our Newsletter

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

CEO Letter: Dukungan untuk Sektor Usaha Mikro Indonesia

Kepada Pendana Amartha yang terhormat,Semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat sepenuhnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung,...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

7 Amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang Bikin Ibadahmu Makin Berkah

Akhirnya bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di berbagi penjuru dunia tiba, Ramadhan yang penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai...