Tarif Listrik Naik Untuk Golongan 3.000 VA, Apa Dampaknya?

0
42
Ilustrasi kenaikan tarif listrik. sumber: www.freepik.com
Ilustrasi kenaikan tarif listrik. sumber: www.freepik.com

Tarif listrik naik telah disetujui sejak Mei 2022 dan akan dilaksanakan mulai 2 bulan selanjutnya, yakni 1 Juli 2022. Kenaikan tarik ini, khususnya golongan 3 ribu VA diyakini dapat memberi dampak walaupun tidak terlalu signifikan. 

Ingin tahu apa sajakah dampak yang akan terjadi dan rincian kenaikan listrik ini? Jika iya, maka sebaiknya jangan lewatkan artikel satu ini!

Dampak Tarif Listrik Naik

Apa sajakah dampak jika tarif listrik dinaikkan? Berikut adalah beberapa jawaban atas pertanyaan tersebut. 

Peningkatan Pelayanan

Tidak sedikit orang yang mengeluhkan pelayanan PLN dan kualitas listriknya yang sering mati mendadak. Namun, saat tarif listrik naik tahun 2022, khususnya untuk pelanggan 3 ribu VA ke atas, maka dapat dipastikan kendala tersebut akan tercegah.

Meningkatkan Keuangan PLN 

Kebijakan kenaikan tarif listrik 3 ribu VA dapat memberi dampak baik untuk keuangan PLN, karena perusahaan listrik tersebut dapat memeroleh dana langsung sesuai keekonomian masyarakat tanpa perlu menunggu kompensasi pemerintah.

Mengurangi Beban Pemerintah Karena Masyarakat Kelas Atas

Karena tarif listrik 3.000 VA naik, maka otomatis sejumlah industri maupun bisnis skala besar atau masyarakat kelas atas pun tidak dapat menyerap finansial negara dalam membayar kompensasi tarif listrik.

Untuk golongan masyarakat kelas atas sendiri merupakan mereka yang memiliki besaran konsumsi listrik per bulan sebanyak 3 ribu VA. Sedangkan di bawah itu bukan.

Ancaman bagi Para Pengusaha dan Pelaku UMKM

Tarif listrik naik khusus 3 ribu VA tentunya mengancam para pengusaha maupun pegiat UMKM yang tengah menjalani industrinya. Maka bisa saja mereka lantas menaikkan harga jual produk atau mengefisienkan biaya operasional.

Namun, menaikkan harga produk dapat memengaruhi status mereka dalam persaingan dagang. Maka dari itu, para pengusaha atau pelaku UMKM tentunya akan kelabakan dengan adanya kenaikan listrik ini.

Tarif Listrik Menyebabkan Inflasi

Menurut pernyataan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tarif listrik naik untuk golongan 3.500 VA lebih (R2 dan R3) serta golongan pemerintah (P1,P2, P3) tidaklah memberi dampak signifikan bagi inflasi domestik.

Menurut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana, dampak kenaikan ini bagi inflasi hanyalah sebesar 0,019%. Dapat dikatakan bahwa dampak tersebut hampir tidak berpengaruh. 

Dalam pernyataannya, Rida Mulyana pun memastikan bahwa daya beli masyarakat serta inflasi akan konsisten terkendali terkait adanya penyesuaian tarif saat triwulan ketiga tahun 2022.

Baca Juga: 5 Cara Mengurangi Biaya Tagihan Listrik

Rincian Tarif Listrik Per kWh 2022

Berikut merupakan beberapa rincian tentang tarif listrik untuk setiap kWh tahun 2022 yang berlaku mulai Juli.

  1. Rumah Tangga Pelanggan:

R2 daya 3.500 VA hingga 5.500 VA

R3 daya 6.600 VA ke atas

Kenaikan Tarif:

Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp 1.699,53 per kWh

Kenaikan rekening:

R2 Rp111.000 per bulan

R3 Rp346.000 per bulan

  1. Pemerintah Pelanggan:

P1 daya 6.600 VA hingga 200 kVA dan P3

P2 daya di atas 200 kVA

Kenaikan tarif:

P1 dan P3 Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp 1.699,53 per kWh

P3 Rp1.114,74 per kWh menjadi Rp 1.522,88 per kWh

Kenaikan rekening:

P1 Rp978.000 per bulan

P3 Rp271.000 per bulan

P2 Rp38,5 juta per bulan.

Demikian pembahasan tentang tarif listrik naik, khususnya golongan 3.000 VA. Meskipun mungkin kamu adalah salah satu yang terdampak, jangan sampai kamu mengurangi dana untuk berinvestasi di Amartha yang dapat memberimu imbal hasil 15% per tahunnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here