Sukses Usaha Bertenun Ulos, Mampu Menangkan AMARTHA LOCAL HEROES!

0
41

Saat ditemui di kediaman rumahnya, ibu Patar Sediana Sibarani yang berusia 40 tahun sedang menikmati menenun kain Ulos untuk dipasarkan.

Kisah kesuksesan bisnis ibu Patar tidak dimulai dari kain Ulos. Pada mulanya ibu Patar berjualan buah keliling kampung, menawarkan dari rumah ke rumah. Namun sayangnya pandemi Covid-19 datang, hingga pendapatan yang dihasilkan dari berjualan buah pun menurun sangat jauh.

Melihat peluang usaha bertenun kain ulos cukup menjanjikan, membuat ibu Patar mulai menekuni belajar membuat kain tenun ulos. Tak disangka, ibu Patar sangat menikmati dan bisa dengan mudah mengikuti setiap pembelajaran dalam menenun songket Ulos.

Ketekunan Usaha Bertenun Ulos

Tak perlu pikir panjang, mulailah ibu Patar yang dibantu oleh tetangga dan ibundanya untuk memulai usaha bertenun songket (ulos) yang saat ini dilakukan di rumahnya. Ibu Patar mengaku sangat terharu dan bangga karena bisa menjalani bisnis ini. Menekuni usaha bertenun songket dinilai ibu memiliki banyak kelebihan, diantaranya adalah ibu Patar bisa lebih memiliki banyak waktu mengurus rumah, sekaligus mengawasi anak yang belajar, serta mengantar jemput saat diperlukan.

Dalam seminggu, ibu Patar bisa memproduksi 1 setel Ulos. Ibu mengatakan bahwa kunci dari menenun kain Ulos adalah tekun dan sabar. Menenun adalah mengenai kecintaan terhadap barang yang akan dihasilkan, dan tak juga terlalu diperlukan tenaga kuat dalam mengerjakannya.

Tak hanya ingin mendapati keuntungan semata, ibu Patar juga ingin melestarikan kain Songket ulos yang menjadi budaya orang Batak. Ia pun sangat berkeinginan untuk membesarkan usahanya dan sangat terbuka bagi generasi muda yang juga ingin belajar menenun darinya.

Amartha Local Heroes Sumatera Utara

Usaha yang didapatkan dari Amartha, ia digunakan untuk membeli alat dan bahan dalam membuat kain Ulos. “Saya sangat puas dengan pelayanan dari tim Amartha yang cepat dan ramah. Di Amartha, tidak ada potongan saat melakukan pinjaman modal.” ungkap Ibu Patar.

“Dengan terpilihnya saya sebagai salah satu Amartha Local Heroes Sumatera Utara, saya akan terus mengembangkan usaha tenun Ulos saya dan mengajak masyarakat sekitar untuk terus melestarikan budaya lokal”. tutupnya.

Mengenal Kain Ulos

Kain ulos merupakan kain tradisional khas suku Batak, Sumatera Utara, yang resmi ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai salah satu warisan budaya tak benda Indonesia. Pembuatan kain ulos biasanya menggunakan benang kapas dan diwarnai dengan cara merendam benang ke dalam pewarna alami yang berasal dari tanaman.

Selain dijadikan sebagai pakaian, kain ulos juga sering dijadikan hadiah seremonial, karena kain ini juga menjadi simbol status dan menjadi identitas Suku Batak. Kain ulos juga memiliki banyak jenis, makna, dan fungsinya masing-masing.

Baca Juga: Mengenal Kain Ulos Warisan Budaya Indonesia Asal Kota Medan

Berdiri sejak 2010, Amartha merupakan microfinance marketplace fintech Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan lewat layanan keuangan inklusif. Amartha telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan teknologi, Amartha menghubungkan para pendana di kota besar dengan perempuan pengusaha mikro di pedesaan, untuk menyediakan akses pinjaman modal usaha, serta memberikan keuntungan bersaing dan dampak sosial.

Kami melakukan mitigasi risiko gagal bayar dengan sistem tanggung renteng serta asuransi jiwa dan kredit. Mari #MenjadiAmartha untuk mewujudkan kesejahteraan merata bagi kita, Indonesia. Menggerakkan #PerempuanTangguh, memberikan akses permodalan melalui teknologi, membuka harapan baru untuk generasi penerus bangsa, menjelajah juga memimpin dunia.

Ini saatnya kamu ikut andil dalam kemajuan usaha UMKM Indonesia dengan modalin mitra mulai dari 100 ribu aja. Sebagai pendana (lender) kamu juga bisa mendapatkan imbal hasil mencapai 15% flat per tahun!

Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here