Strategi Investasi Jangka Panjang Buat Milenial

0
203
investasi jangka panjang milenial
Sumber Foto: Shutterstock

Milenial sering dianggap sebagai generasi yang lebih memprioritaskan kenyamanan gaya hidup dibanding menabung atau berinvestasi. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Luno, sebuah perusahaan pertukaran aset kripto, menyebut 69% generasi milenial tidak memiliki strategi investasi.

Banyak faktor yang diketahui menyebabkan generasi milenial belum melirik investasi. Salah satunya adalah kurangnya informasi mengenai apa itu investasi dan bagaimana caranya menginvestasikan sebagian penghasilannya.

Sebagai informasi, investasi adalah kegiatan membeli aset atau produk untuk masa depan dengan harapan aset tersebut kelak dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi. Artinya, aset tersebut memberikan keuntungan atau penghasilan di masa depan.

Sebagian generasi milenial juga masih menganggap menabung sama dengan kegiatan berinvestasi. Memang, investasi maupun menabung merupakan kegiatan menyimpan uang yang dimiliki saat ini untuk digunakan di masa depan.

Baca Juga: Inilah Alasan Rajin Menabung Gak Bikin Kamu Cepat Kaya Raya!

Bedanya, menabung bertujuan untuk menjaga uang kita tetap aman dan mudah digunakan untuk transaksi sewaktu-waktu. Tabungan di bank diketahui hanya mendapatkan bunga relatif kecil sekitar 2%, itu pun belum dikurangi pajak dan biaya administrasi.

Dengan tingkat inflasi yang lebih tinggi daripada bunga tabungan, daya beli uang yang kamu simpan di tabungan menurun karena tergerus inflasi.

Generasi milenial cenderung masih ragu untuk berinvestasi karena tidak tahu strategi investasi yang tepat. Sebenarnya, setiap orang memiliki strategi investasi yang berbeda berdasarkan tujuan yang ingin dicapai. Maka dari itu diperlukan kesadaran penuh setiap investor untuk mengetahui tujuan keuangan serta kemampuan diri (mental dan materi).

Salah satu strategi investasi itu adalah mengetahui mana saja instrumen investasi yang cocok untuk milenial. Dengan mengetahui instrumen mana yang sesuai dengan profil risiko maka strategi lainnya dapat dengan mudah dijalankan, termasuk strategi investasi jangka panjang.

Berikut ini beberapa instrumen investasi yang cocok untuk milenial:

1. Reksadana

Reksadana ialah salah satu instrumen investasi paling terjangkau dan ideal untuk generasi milenial. Saat ini, berbagai perusahaan financial technology (fintech), sudah banyak yang menjual reksadana melalui aplikasi di smartphone.

Selain itu, reksa dana juga bisa didapatkan secara mudah di beberapa aplikasi dan situs jual beli dan e-commerce online.

Yang bikin instrumen investasi ini menarik adalah keuntungan dari berinvestasi dengan reksadana bisa dicairkan kapan saja. Tentunya hal ini sangat cocok dengan karakter generasi milenial yang umumnya memiliki tujuan keuangan jangka pendek.

2. Saham

Saat ini, saham merupakan instrumen investasi paling populer karena dapat menghasilkan keuntungan yang besar, namun sepadan dengan resikonya juga.

High risk, high return ialah prinsip dasar bila kamu ingin bergabung dalam bursa modal.

Selain itu, kamu bisa menjual saham tersebut dalam beberapa hari setelah membelinya. Tidak hanya hari, kamu bahkan bisa menjualnya dalam hitungan jam apabila dinilai sudah menguntungkan. Hal ini yang dinamakan trading saham.

Baca Juga: Investasi Saham dari Uang Pinjol, Bolehkah?

3. Peer to Peer (P2P) Lending

Amartha

P2P Lending mungkin masih terdengar asing bagi telinga generasi milenia. Hal ini dapat dimaklumi karena instrumen investasi ini masih terbilang lebih baru dibandingkan dengan kedua instrumen investasi sebelumnya.

Namun, keberadaanya semakin populer seiring dengan banyaknya masyarakat yang kesulitan akses pinjaman dan pihak masyarakat lain yang ingin menjadi pemodal. Dengan investasi P2P Lending, kamu berkesempatan untuk berinvestasi pada kebutuhan peminjam yang menjadi pilihanmu.  

Saat ini, ada beragam platform P2P Lending yang tersedia di Indonesia. Nominal investasi dan keuntungan yang ditawarkan pun berbeda-beda.

Nah, salah satu platform P2P Lending Produktif yang aman dan tepercaya adalah Amartha. Sebagai informasi, Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech P2P yang menghubungkan pendana urban dengan pengusaha mikro di pedesaan.

Dengan bergabung menjadi pendana di Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here