Home Perempuan Tangguh ♀ Siti Muslimah Berhasil Renovasi Rumah dari Usaha Makanan Ringan

Siti Muslimah Berhasil Renovasi Rumah dari Usaha Makanan Ringan

Berawal dari menjalankan usaha jajanan dari rumah ke rumah, kini Siti Muslimah (52) berhasil menjual hingga daerah desa Karangnanas dan Gunung Tugel. Bahkan, dia sudah berhasil merenovasi rumah serta memberdayakan para perempuan di daerahnya. 

“Alhamdulilah, dari usaha ini saya sudah bisa membantu para tetangga mendapatkan pekerjaan. Saya ajak mereka untuk membantu pengemasan makaroni dan kerupuk,” kata Siti di Karangklesem, Purwokerto Selatan.

Awalnya, Siti menjalankan usaha jajanan pasar seperti tape goreng dan risol. Dia menjual jajanan tersebut ke warung dan kantin. Namun, dia mengalami kesulitan dalam menjual jajanan tersebut. Apalagi, dia tidak mampu mengendarai sepeda motor. “Dulu saya titip tape dan risol ke warung dan kantin. Tapi, saya akhirnya enggak sanggup karena enggak punya kendaraan. Jadi, saya mulai jalankan bisnis repacking dan jual macaroni dan kerupuk di rumah,” ujar Siti.

Baca Juga: Cerita Sukses Idah Bangun Usaha Batako di Cianjur

Sejak menjalankan usaha di rumah, dia mendapatkan banyak permintaan dari beberapa warung di daerah tersebut. Ternyata, banyak warung dan kantin yang menyukai makanan ringan hasil buatannya. “Ya, saya dapat orderan lumayan banyak. Makanya, saya minta bantuan ibu-ibu disini untuk ikut bantu,” ungkap Siti.

Kesuksesan dalam menjalankan bisnis ini tak terlepas dari peran Amartha dalam memberikan pelatihan pengelolaan keuangan dan bisnis. Sebelum bergabung dengan Amartha, Siti mengaku harus mengikuti pelatihan keuangan selama satu bulan. Setelah itu, dia mendapatkan pinjaman dari Amartha. “Ya, saya dapat pelatihan usaha. Saya juga masuk dalam kelompok yang terdiri dari 15 orang. Disitu saya juga bisa cerita tentang usaha. Saling bagi pengalaman lah,” ujarnya.

Sejak mendapatkan pembiayaan modal usaha dari Amartha, usahanya terus berkembang. Mulanya, dia mendapatkan pembiayaan sebesar Rp 3 juta. Kini, dia mendapatkan pembiayaan sebesar Rp 6,5 juta. Rencananya, dia akan menggunakan pembiayaan untuk memperbanyak produksi makaroni dan kerupuk. 

Baca Juga: Suyamti, Jual Jamu Keliling dengan Sepeda Motor

Dia pun tak mempunyai impian yang besar. Dia hanya ingin meningkatkan pendapatan keluarga serta membantu sang suami. Dia juga ingin mengurus sang anak agar mendapatkan pendidikan yang tinggi. “Saya cuman ingin menjadi ibu yang baik dan bisa membimbing anak-anaknya dengan baik dan beribadah agar bisa diterima oleh Allah,” ucapnya seraya tersenyum.

Siti merupakan salah satu perempuan tangguh Amartha yang terpilih dalam nominasi Perempuan Pencipta Perubahan 2019. Dia merupakan pelaku usaha mikro perempuan yang sukses dalam memberdayakan perempuan di desa Karangklesem.

Subscribe to Our Newsletter

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

CEO Letter: Dukungan untuk Sektor Usaha Mikro Indonesia

Kepada Pendana Amartha yang terhormat,Semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat sepenuhnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung,...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

7 Amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang Bikin Ibadahmu Makin Berkah

Akhirnya bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di berbagi penjuru dunia tiba, Ramadhan yang penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai...