Simak Tips Perencanaan Keuangan Jangka Pendek

0
169
Ilustrasi perencanaan keuangan jangka pendek. sumber: www.pexels.com
Ilustrasi perencanaan keuangan jangka pendek. sumber: www.pexels.com

Pandemi kemarin telah mengajarkan masyarakat betapa pentingnya perencanaan keuangan untuk mengatasi krisis. Belum lagi prediksi tahun 2023 nanti akan terjadi resesi, semakin banyak masyarakat yang mulai sadar untuk belajar memperbaiki manajemen keuangannya. Namun terlepas dari kondisi ekonomi negara, perencanaan keuangan jangka pendek yang akan menyelamatkan kondisi keuanganmu di masa depan. 

Apa Itu Perencanaan Keuangan Jangka Pendek?

Perencanaan keuangan dalam jangka pendek berarti perencanaan untuk mengatasi masalah yang mendesak sekaligus membuat strategi finansialnya. Biasanya hasil dari perencanaan keuangan ini bisa dilihat dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Selain itu strategi yang dilakukan dalam jangka pendek ini juga diselaraskan dengan perencanaan jangka panjang.

Langkah-langkah Perencanaan Keuangan Jangka Pendek

1. Menentukan Tujuan

Perencanaan keuangan dalam jangka pendek harus memiliki tujuan yang ingin dicapai. Tujuan tersebut contohnya menikah, pergi liburan, pergi umroh, membeli laptop dan lainnya. Selain itu tujuan juga bisa berupa penyelesaian masalah keuangan itu sendiri. Contohnya melunasi pinjaman. Saat menentukan tujuan, tentukanlah pula target jangka waktu untuk mencapainya. 

Tips perencanaan keuangan bagi kamu yang sulit menentukan tujuan jangka pendek adalah menggunakan tujuan jangka panjang. Rincikanlah langkah-langkah menuju target keuangan jangka panjang menjadi target jangka pendek yang berkelanjutan. Contohnya untuk mencapai kebebasan finansial, tahun ini perlu memiliki dana darurat sekian dan memiliki aset sekian.

2. Menilai Pemasukan dan Kebutuhan Setiap Bulan

Setelah menentukan tujuan, analisa keuangan kamu saat ini. Bagaimana arus kas yang akan mengalir, berapa budget yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan, lihat pula bagaimana perencanaan keuangan jangka panjang mempengaruhi arus cashflow-mu. Kemudian cek kembali tujuan yang kamu inginkan, apakah sudah realistis diwujudkan sesuai target waktu yang kamu tentukan.

Contohnya penerapan tahap ini pada perencanaan keuangan dalam jangka pendek terangkum dalam ilustrasi berikut. Ratna adalah pegawai negeri sipil. Arus pemasukannya bulan ini hanya dari gaji dengan 70% gaji tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara pada program jangka panjang Ia sedang mencicil rumah. Di saat yang sama Ia ingin liburan ke Bali dalam tiga bulan. Pada tahap ini, Ratna perlu menilai kembali motivasi liburan tersebut, apakah sudah realistis diwujudkan.

Sementara pada tujuan-tujuan yang mendesak seperti melunasi pinjaman, strategi berikutnya akan menjadi solusi.

3. Melihat Peluang dan Strategi Mencapai Target

Proses berpikir kreatif dibutuhkan dalam perencanaan keuangan, sebab perencanaan keuangan tidak hanya sekedar budgeting. Dalam perencanaan keuangan jangka pendek, selain mengatur jalan keluarnya uang, kamu juga memikirkan jalan masuknya uang. Jika hanya memiliki satu sumber pemasukan, bagaimana menambahnya? Hal apa yang harus dilakukan? Barang apa yang bisa dijual? 

Meningkatkan sumber pendanaan contohnya dengan cara membeli aset. Carilah aset yang berpeluang memberikan keuntungan untuk menambah penghasilan dalam beberapa bulan kedepan. Tidak berhenti sampai disitu, buatlah target pemasukan setiap bulannya. 

Strategi lain yang sering dilakukan untuk mencapai target keuangan jangka pendek adalah mengurangi pengeluaran. Tidak semudah yang dipikirkan, mengurangi pengeluaran pastinya membuat masalah baru. Seperti berhenti membeli makan di kantor akan menimbulkan masalah baru seperti keharusan untuk memasak di pagi hari. Banyak hal yang harus disesuaikan saat kamu mengurangi pengeluaran. Tetaplah nilai kemampuan diri secara realistis agar targetmu bisa tercapai.

4. Memiliki Dokumen Laporan Keuangan

Pencatatan atau tracker sangatlah penting dalam perencanaan keuangan. Selama menjalankan rencana jangka pendek ini jangan sampai lupa memonitor setiap tahap dan strategi yang ingin dilakukan. Bagaimana hasil dari strategi tersebut, sudah berapa uang yang dikumpulkan dan sebagainya. 

Dengan adanya laporan keuangan, kamu bisa menganalisa data-data keuangan menjadi informasi baru. Contohnya informasi kenaikan aset dari investasi, informasi pengeluaran apakah sudah sesuai dengan budget, dan lainnya. Strategi-strategi yang berhasil bisa jadi bahan untuk dilakukan lagi di masa depan ketika diperlukan. Performa perencanaan keuangan tersebut tidak akan bisa diukur jika tidak dirangkum dalam satu dokumen yang rapi. 

Perencanaan keuangan jangka pendek memiliki tahapan yang lebih detail dari strategi keuangan jangka panjang. Hal-hal teknis seperti menambah pemasukan sering menjadi bagian dalam strategi mencapai tujuan finansial jangka pendek ini.

Salah satunya dengan berinvestasi di microfinance marketplace Amartha, agar dapat mencapai tujuanmu. Cuma dengan modalin mulai dari Rp100.000, kamu dapat memperoleh imbal hasil hingga 15% flat per tahun. Amartha merupakan investasi yang aman karena sudah mendapatkan izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga transaksi makin nyaman.

Tertarik mendanai di Amartha?

Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here