Amartha Ajak #NyalakanDesa dengan 1000 Lampu Tenaga Surya di Sumatera Selatan

|

|

|

PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), pionir fintech peer to peer lending (p2p lending) yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa, kembali luncurkan program sosial dengan berkolaborasi bersama situs penggalangan dana online Kitabisa.com yang bertajuk #NyalakanDesa untuk memberikan 1.000 akses pencahayaan dengan energi terbarukan kepada 5 desa di Sumatera Selatan.

Mengutip data siaran pers Kementerian ESDM (05/21), hingga kini masih ada lebih dari 540.000 rumah tangga dari 345 desa di Indonesia belum teraliri listrik hingga kuartal pertama 2021.

Sementara itu, di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan terdapat lebih dari 50.000 warga yang masih mengalami keterbatasan akses dan pemadaman listrik yang 18% darinya merupakan Mitra Amartha.

Keterbatasan dan pemadaman listrik ini tentu berdampak pada produktivitas usaha, rumah tangga dan belajar bagi warga dan mitra Amartha di wilayah tersebut. Terutama di masa pandemi yang mewajibkan masyarakat untuk beraktifitas dirumah saja.

Andi Taufan Garuda Putra, Founder dan CEO Amartha mengatakan, “Pandemi Covid-19 telah mengubah pola hidup di berbagai lapisan masyarakat. Masyarakat yang berada di piramida ekonomi terbawah mengalami dampak yang paling besar. Kegiatan belajar dan usaha dari rumah merupakan kemewahan yang belum bisa dinikmati masyarakat desa terutama mereka yang belum memiliki akses listrik.

Maka dari itu, Amartha mengambil langkah awal untuk menyejahterakan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir, dengan mengimplementasi konsep terbarukan (sustainable) di desa-desa dengan program #NyalakanDesa untuk memberikan lampu tenaga surya kepada 1.000 Rumah Tangga di 5 desa yang memiliki keterbatasan akses listrik di Sumatera Selatan.”

Baca Juga:

Amartha dan Norfund Jalin Kerjasama, Menyediakan Permodalan untuk Digitalisasi Sektor Ekonomi Informal

Program #NyalakanDesa Amartha merupakan gerakan sosial untuk memberikan 1000 lampu tenaga surya dengan menggunakan energi terbarukan di desa-desa pedalaman Indonesia yang belum terelektrifikasi.

Gerakan ini juga merupakan upaya Amartha untuk memperkenalkan penggunaan energi listrik secara off-grid atau sistem pembangkit listrik yang hanya mengandalkan tenaga surya untuk warga desa agar mendapatkan pencahayaan yang layak, meningkatkan produktivitas serta standar kualitas hidup. Periode pengumpulan donasi untuk program ini akan berlangsung hingga 30 September 2021.

Aria Widyanto, Chief Risk and Sustainability Officer Amartha menambahkan, “Indonesia tercatat sebagai salah satu di antara 20 negara dengan total konsumsi listrik terbesar di dunia, namun konsumsi listrik energi terbarukan masih kurang dari 10 persen.

Melalui program #NyalakanDesa, Amartha berharap dapat mendukung pemerintah untuk menerapkan energi terbarukan dengan target sebesar 23% pada 2025 mendatang mulai dari desa-desa cakupan Amartha. Kami berkomitmen untuk menjalankan program ini setiap tahunnya.

Oleh karena itu, Amartha mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program #NyalakanDesa karena dari setiap lampu surya yang menyala, Anda telah memberdayakan para pelaku UMKM di desa, anak-anak untuk belajar dan masih banyak lagi yang akan terbantukan. Bersama, kita pasti bisa menciptakan kesejahteraan merata bagi Indonesia.”

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Semua Orang Bisa Jadi Sultan. Investasi di Amartha Mulai dari 100 Ribu Rupiah!

Good News From Amartha!  Dalam rangka mempercepat indeks inklusi keuangan di Indonesia sekaligus menjangkau lebih banyak pendana untuk mendorong...

Black Card, Bisa Punya Gak Ya?

Belum lama ini, muncul video viral di TikTok tentang charge card paling istimewa di Dunia yang disebut Black Card.

Ini Daftar Negara Termiskin di Dunia, Ada Indonesia Gak Ya?

Setiap negara di dunia diklasifikasikan menjadi 3, yaitu negara miskin, berkembang, dan maju. Dalam klasifikasi ini setiap organisasi dunia memiliki indikatornya...