/

Segera Raih Kemandirian Finansial Anda Sekarang!

FinanceTahukah kamu? Ternyata banyak lho dari masyarakat Indonesia yang belum memiliki persiapan finansial, baik itu sebagai dana cadangan maupun untuk keperluan masa depannya. Menurut survey yang dilakukan oleh HSBC Indonesia terhadap 1.000 orang responden, mengatakan bahwa sebanyak 64% responden mengkhawatirkan kesehatan fisik mereka di masa depan dan 54% responden khawatir tentang kesehatan finansial mereka.

Selain itu, ada 67% responden yang menyatakan bahwa mereka telah melakukan persiapan finansial dalam bentuk tabungan, investasi dan asuransi. Namun sayangnya, masih ada 38% dari responden tersebut mengaku belum memahami sepenuhnya perihal persiapan finansial yang dapat dijadikan jaminan di masa tua nanti ataupun untuk dana cadangan.

Fakta lain menyebutkan, bahwa persiapan finansial yang dilakukan responden, ternyata masih fokus pada perencanaan jangka pendek untuk kebutuhan-kebutuhan yang bersifat mendadak saja. Ada 36% responden yang berpendapat bahwa mereka saat ini merasa belum membutuhkan atau tidak menjadikan persiapan finansial jangka panjang sebagai prioritas. Padahal, keadaan yang tidak menentu di masa depan sebenernya menuntut kita agar memiliki persiapan yang matang. Kebebasan finansial pun menjadi suatu urgensi yang seyogyanya bisa kamu persiapkan sedini mungkin.

Maka berikut ini kami sajikan ulasan, mengapa meraih kemandirian finansial menjadi sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin, menurut pendiri Financial Wisdom Eko P. Pratomo agar Anda meraih sukses secara finansial.

Dalam konteks finansial, bangsa kita masih jauh dari kemandirian finansial. Sebagai negara, hampir semua kebutuhan masyarakat bergantung produk impor. Akibatnya, ketika rupiah melemah, ekonomi negara dan masyarakat langsung terganggu.

Secara individu, sebagian masyarakat kita masih belum mampu memenuhi kebutuhan hidup, sehingga tidak atau belum mampu menabung dan berinvestasi untuk mempersiapkan kehidupan untuk masa depan.

Kemandirian finansial perlu menjadi jargon yang terus dikampanyekan ke masyarakat. Berbeda dengan jargon kebebasan finansial yang tak semua orang dapat meraih, kemandirian finansial sangat mungkin diraih sebagian besar masyarakat dengan berbagai tingkat penghasilan. Sepanjang yang bersangkutan mengelola pengeluaran (gaya hidup) di bawah penghasilan.

Kemandirian finansial lebih ditekankan ke pengelolaan pengeluaran (dengan kata lain pengelolaan gaya hidup), walau upaya peningkatan penghasilan juga perlu terus diupayakan. Kemandirian finansial bukan hanya kemampuan menutup semua pengeluaran, juga kemampuan menyisihkan sebagian penghasilan untuk menabung dan berinvestasi bagi persiapan kebutuhan masa depan.

Salah satu ukuran kemandirian finansial suatu masyarakat adalah besarnya kapitalisasi dana tabungan, dana investasi, dana asuransi dan dana pensiun. Masih kecilnya kapitalisasi dana-dana di atas menunjukkan masyarakat Indonesia belum menjadi saving society, apalagi menjadi investing society.

Kelas menengah Indonesia, yang dianggap memiliki penghasilan cukup besar, sebagian masih terjebak dengan gaya hidup konsumtif, sehingga tidak mampu menabung dan berinvestasi. Kemandirian finansial negara boleh jadi tercermin dari kemandirian finansial individu dan masyarakat.

Maka dari itu, sangatlah penting bagi kita untuk mandiri secara finansial sedini mungkin. Mulailah menabung dan berinvestasi untuk menyiapkan dana cadangan Anda. Cobalah mengalokasikan pendapatan untuk menabung atau investasi. Nah jika kamu mau danamu terus berkembang, kamu bisa coba untuk menginvestasikannya. Caranya?

Yuk pelajari salah satu produk investasi yang satu ini, tentunya produk investasi yang aman dan telah resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK. Cek di sini ya!

Selamat meraih kemandirian finansialmu!

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
GOOGLE
GOOGLE
https://blog.amartha.com/segera-raih-kemandirian-finansial-anda-sekarang">
LINKEDIN
%d bloggers like this: