Saving & Investing

0
245
Kelola Pendapatan Anda dengan Menabung dan Berinvestasi secara Tepat
Kelola Pendapatan Anda dengan Menabung dan Berinvestasi secara Tepat

Ketahui Perbedaan Saving & Investing, Sebuah Langkah untuk Mencapai Kebebasan Finansial Anda!

Tahukah Anda? Ternyata ada lho perbedaan antara menabung dan berinvetasi. Walaupun mungkin sebagian diantara kita tidak merasa perlu membedakan antara menabung dan berinvestasi, namun sejatinya, ada hal menarik yang perlu kita cermati dari perbedaan ini, karena dalam kegiatan menabung dan investasi ini sangatlah erat hubungannya dengan kehidupan kita, khususnya di masa depan.

Maka dari itu kali ini kami ingin mengulas tentang apa saja sih sebenarnya perbedaan antara menabung dan invetasi? Dan mengapa hal ini menjadi sangat penting untuk Anda ketahui. Kami pun kembali mendapatkan insight dari Eko P. Pratomo, yang merupakan Praktisi Keuangan & Founder Financial Wisdom. Nah untuk lebih jelasnya, mari kita cari tahu!

Menabung biasanya dikaitkan dengan kemampuan menyisihkan sebagian penghasilan bulanan. Memang seharusnya setiap orang mampu menabung, katakanlah 10% – 30% dari penghasilan bulanan. Semakin besar pendapatan seseorang, seharusnya semakin besar pula porsi tabungannya, bukan sebaliknya. Jika sudah disisihkan setiap bulan, untuk apa uang tabungan ini dan disimpan di mana? Sebenarnya inti perlunya memiliki tabungan rutin ini adalah untuk memenuhi biaya kehidupan masa depan, yang bukan biaya rutin bulan.

Jika belum memiliki dana darurat, sebaiknya prioritaskan memilikinya sebelum memenuhi kebutuhan lain, kecuali jika ada kebutuhan yang lebih mendesak. Terkait tujuan kebutuhan dana darurat dan kebutuhan jangka pendek, dana hasil penyisihan bulan ini biasanya akan disimpan dalam rekening tabungan dan deposito. Faktor perlindungan nilai pokok menjadi lebih penting (dibandingkan imbal hasil atau return) untuk menghindari berkurangnya nilai dana ketika akan dibutuhkan, misalnya setahun hingga 3 tahun ke depan.

Jika kedua kebutuhan di atas telah terpenuhi, dana kelebihan tabungan yang masih ada, bisa diperuntukkan bagi persiapan biaya masa depan dalam jangka menengah dan panjang dengan berinvestasi. Mengapa kebutuhan jangka menengah dan panjang digunakan istilah berinvestasi? Dan apakah menabung di rekening tabungan dan deposito tidak dikategorikan sebagai investasi?

Nah dalam hal ini. Terdapat beberapa pendapat berbeda yang tidak perlu diperdebatkan. Tapi umumnya berinvestasi dikaitkan dengan tujuan menghasilkan tingkat imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan inflasi (dan deposito). Dan ada faktor risiko yang lebih tinggi yang harus diterima, dibandingkan menempatkan dana di tabungan dan deposito. Jadi sebetulnya baik menabung dan berinvestasi itu dibutuhkan dan akan saling melengkapi dalam persiapan finansial masa depan seseorang.

Lalu, apa saja sih biaya kehidupan masa depan?

Pertama, menyiapkan dana darurat. Kedua, untuk kebutuhan jangka pendek, dan ketiga, diinvestasikan bagi kebutuhan jangka menengah dan jangka panjang. Dana darurat dan kebutuhan jangka pendek ini, dapat Anda penuhi melalui dengan kegiatan menabung sedangkan untuk kebutuhan menengah dan jangka panjang, Anda perlu pertimbangkan untuk melakukan kegiatan investasi.

Maka hal ini nampak sudah sangat penting untuk Anda perhatikan sedini mungkin. Mulai sisihkan pendapatan Anda untuk dana tabungan, dan jangan lupa segera memulai kegiatan investasi untuk mendapatkan aliran dana lain yang lebih besar, karena saat ini banyak produk investasi yang menawarkan return yang lebih menarik daripada bunga deposito. Nah jika Anda ingin pelajari salah satu produk investasi ini, yuk baca lebih lanjut di sini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here