Punya Banyak Potensi, Ini yang Bisa Didapatkan Kalau Berdayakan Perempuan

|

|

|

Memberdayakan perempuan adalah usaha yang dapat memberikan banyak dampak positif ke berbagai aspek kehidupan seperti ekonomi, politik, dan sosial. Sayangnya pemberdayaan perempuan di Indonesia masih sangatlah kurang karena permasalahan diskriminasi gender.

Berdasarkan Laporan The Global Gender Gap Index 2020 yang dirilis Forum Ekonomi Dunia (World Forum Economic/WEF), Indonesia pada peringkat 85 dari 153 negara dengan skor 0.70 dalam data kesenjangan gender. Angka ini sendiri tidak mengalami perubahan sejak tahun 2018.

Pemberdayaan Perempuan Jadi PR Indonesia Untuk Tingkatkan Kesetaraan Gender

Jika ditelisik pada sub indeks, angka literasi dan rasio partisipasi pendidikan dasar perempuan masih rendah, yaitu 94 persen perempuan dibanding 97 persen laki-laki, serta 91 persen dibanding 96 persen laki-laki.

Pada bidang politik, catatan ketimpangan masih terjadi walaupun kondisi tersebut dapat dikritisi dengan pencapaian representasi politik perempuan di parlemen pada Pemilu Legislatif 2019 lalu yang mencapai 20.87 persen. Data tesebut jelas menunjukkan masih kurangnya pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Padahal, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan termasuk dalam 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Manfaat dari Pemberdayaan Perempuan

Sebuah studi pada tahun 2018 silam menyimpulkan bahwa bila berhasil meningkatkan kesetaraan gender maka negara Indonesia berpotensi untuk mendapatkan kenaikan GDP sebesar 9% lebih tinggi dibanding skenario business as usual.

Harvard Business Review juga mengangkat studi Zenger dan Folkman yang menyimpulkan bahwa dibanding pria, perempuan unggul dalam hal mengambil inisiatif, daya juang, pengembangan diri dan pengembangan orang lain, memotivasi orang lain, serta mendorong perubahan.

Itulah, kenapa pemberdayaan perempuan menjadi hal krusial untuk dipahami dan dilakukan. Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat dari pemberdayaan perempuan:

1. Membangun Kemandirian Ekonomi Bagi Perempuan

Pemberdayaan perempuan membawa manfaat penting untuk membina mereka yang masih bergantung pada suami agar mandiri secara ekonomi. Terlebih bila mereka menerima perlakuan tidak adil dari sang suami. Mengingat bahwa mereka juga punya kapasitas untuk berperan dalam memberikan manfaat ekonomi, baik bagi keluarga maupun sosial.

2. Mencegah Perempuan Jadi Pengangguran

Kesenjangan antara perempuan yang menjadi pengangguran dan tidak tersedianya peluang pekerjaan memunculkan masalah besar di seluruh dunia. Padahal, perempuan juga punya potensi besar tapi sayangnya tidak dimanfaatkan.

3. Membantu Mengurangi Rasio Kemiskinan

Apabila hanya satu orang yang mencari nafkah bagi keluarga, ada kemungkinan akan terlalu berat untuk ditanggung. Itulah kenapa berbagi beban satu sama lain perlu diterapkan agar tercipta kondisi kehidupan yang lebih baik. Serta juga ikut membantu mencabut akar kemiskinan dari negara agar tidak menjalar luas.

4. Mengurangi Persebaran Eksploitasi Seksual dan Kekerasan dalam Rumah Tangga

Inilah kenapa kemandirian patut dipegang teguh oleh para perempuan agar terhindar dari beragam perlakuan tak adil seperti eksploitasi seksual dan KDRT. Merupakan hal penting bagi perempuan untuk memahami apa saja tindakan yang tepat untuk melawan perlakuan semacam itu. Dan edukasi adalah salah satu kunci utama dalam pemberdayaan perempuan.

Amartha Mendukung Pemberdayaan Perempuan di Indonesia  

Potensi UMKM di Masa New Normal
Ibu Rini, Mitra Usaha Amartha

Amartha sebagai pelopor fintech Peer to Peer Lending (P2P Lending) yang telah memiliki izin usaha dan terdaftar di OJK, juga mendukung pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi di Indonesia.

Pasalnya, perusahaan investasi yang berdiri sejak tahun 2010 ini terus berfokus hingga kini untuk menyalurkan pembiayaan modal kepada para perempuan tangguh pengusaha mikro di pedesaan.

Amartha Raih Penghargaan “Women’s Empowerment Principles Awards 2020” dari PBB

Selama 11 tahun terakhir, Amartha telah menyalurkan pendanaan sebesar 3.24 Triliun kepada lebih dari 600.000 perempuan tangguh di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Tidak hanya menyalurkan modal usaha dari investor kepada perempuan tangguh pengusaha mikro, Amartha juga memberikan pendampingan usaha, pelatihan keuangan, hingga cek kesehatan gratis. Dengan begitu, para pendana Amartha juga turut menciptakan dampak sosial yang nyata, terutama bagi pemberdayaan perempuan di Indonesia.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Ini Daftar Negara Termiskin di Dunia, Ada Indonesia Gak Ya?

Setiap negara di dunia diklasifikasikan menjadi 3, yaitu negara miskin, berkembang, dan maju. Dalam klasifikasi ini setiap organisasi dunia memiliki indikatornya...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Moms, Ini Lho Perkiraan Biaya Imunisasi Si Kecil

Buat bayi, imunisasi adalah hal yang sangat penting didapat mengingat daya tahan tubuhnya masih sangatlah lemah. Sebagai informasi, imunisasi merupakan cara meningkatkan...