Home Usaha Mikro dan UKM Perkiraan Modal Bisnis Hewan Ternak Sapi dan Kambing

    Perkiraan Modal Bisnis Hewan Ternak Sapi dan Kambing

    0
    3329
    Perkiraan Modal untuk Usaha Ternak Hewan Sapi dan Kambing
    Perkiraan Modal untuk Usaha Ternak Hewan Sapi dan Kambing

    Perkiraan Modal untuk Bisnis Hewan Ternak Sapi dan Kambing – Hari raya Idul Adha sebentar lagi tiba. Pada umumnya, terdapat tiga hal yang tidak bisa terlepaskan saat Hari Raya Idul Adha, yaitu sholat Idul Adha, pelaksanaan ibadah haji, dan berkurban bagi yang mampu.

    Momen besar umat Muslim ini tentunya akan dirayakan bersama keluarga tercinta dengan berkumpul bersama-sama untuk mempererat tali persaudaraan. Selain ajang silaturahmi bersama keluarga, momen Idul Adha juga menghadirkan banyak sekali peluang usaha yang bisa dicoba, terutama berjualan hewan kurban.

    Nah, apabila kamu ingin tidak hanya sekadar berjualan hewan kurban, bisa juga mencoba untuk beternak. Ternak yang dimanfaatkan sebagai hewan kurban adalah sapi dan kambing.

    Berikut ini adalah perkiraan modal dalam usaha ternak hewan sapi dan kambing!

    Estimasi Modal Ternak Hewan Sapi

    Jika dilihat secara sekilas, bisnis ternak sapi ini memang membutuhkan modal yang tidak kecil. Bayangkan saja, untuk membeli satu ekor sapi saja dibutuhkan uang jutaan Rupiah.

    Meski begitu, saat modal yang dikeluarkan bisa diputar dengan lancar, peluang untungnya juga tentunya besar.

    Investasi Awal dan Modal Usaha Ternak Sapi (Perkiraan)

    • Beli sapi : Rp 10.000.000,- x 5 = Rp 50.000.000,-.
    • Sewa Tanah : Rp 4.000.000,- per tahun.
    • Membuat kandang : Rp 7.000.000,-.
    • Peralatan (tempat makan minum, pembersih, selang, timba, dan lainnya) : Rp 1.200.000.

    Jumlah Rp 62.200.000.

    Biaya Operasional (Perkiraan)

    Biaya untuk penggemukan sapi atau perawatannya:

    • Makanan tambahan senilai Rp 15.000,- per hari, sebulan Rp 450.000.
    • Konsentrat Rp 100.000,- per hari, sebulan Rp 3.000.000.
    • Vaksin Rp 15.000,- per hari, sebulan Rp 450.000.
    • Vitamin sekitar Rp 20.000,- per hari. Sebulan Rp 600.000.
    • Obat sekitar Rp 20.000,- per hari. Sebulan Rp 600.000.
    • BBM, air, listrik, dan lainnya Rp 1.000.000.
    • Kawin dianggarkan Rp 150.000.
    • Biaya lain-lain Rp 300.000.

    Jumlahnya Rp 6.550.000.

    Total modalnya adalah Rp 62.200.000 + Rp 6.550.000,- = Rp 68.750.000.

    Perkiraan Pendapatan Ternak Sapi

    Pada umumnya, sapi bisa dikembangkan selama sekitar 6 sampai 12 bulan. Bisa juga memakan waktu sekitar 3 tahun jika memang bibit yang diambil masih kecil.

    Dengan perkiraan sapi siap jual setelah 6 bulan, maka pendapatannya adalah:

    • Misalnya satu ekor sapi dihargai Rp 25.000.000,-, dikali 5 = Rp 125.000.000.
    • Kotoran sapinya 20 kg per hari x 30 x 5 ekor = 3.000 kg.
    • Dengan estimasi harga per kg kotorannya adalah Rp 1.500,-, maka kotorannya akan mendapatkan uang sebesar 3.000 x Rp 1.500,- = Rp 4.500.000.
    • Dengan demikian, total pendapatannya adalah Rp 129.500.000.
    • Keuntungannya adalah Rp 129.500.000,- – Rp 68.750.000,- = Rp 60.750.000,- per 6 bulan.

    Estimasi pendapatan di atas, hanya berlaku jika kamu mulai beternak dengan 5 ekor sapi. Bisa semakin besar pendapatan yang diraih jika ternaknya lebih banyak.

    Baca Juga: Dari Susu Sapi Perah, Ibu Ini Berhasil Menyekolahkan Anak ke Perguruan Tinggi

    Estimasi Modal Usaha Ternak Hewan Kambing

    Pada dasarnya, usaha ternak kambing bisa dimulai dengan modal 10 jutaan Rupiah. Bisnis yang satu ini berpeluang besar dan menguntungkan karena selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Para peternak rumahan umumnya memelihara hewan berkaki empat ini di rumahnya.

    Namun, cara beternak seperti ini belum tergolong sebagai peternakan profesional. Sebab, sifatnya memang hanya dijual saat butuh uang saja. Bukan sengaja dibisniskan untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Padahal jika dijalankan secara serius, bisnis ini sangat menjanjikan. Perolehannya bisa jutaan Rupiah per bulan.

    Modal Ternak Kambing Pemula (Perkiraan)

    Untuk para pemula, estimasi dana yang dibutuhkan untuk keperluan kandang, bibit, pakan rumput, vitamin, dan lain-lainnya.

    • Kandang modern siap pakai (bisa beli online) sekitar Rp 3.000.000.
    • Harga bibit dengan usia 5 bulan @Rp 500.000,- x 10 campur betina dan jantan = Rp 5.000.000.

    Total investasi awal Rp 8.000.000.

    • Pakan rumput, vitamin, dan lainnya per bulan Rp 1.000.000.

    Total biaya di awal Rp 9.000.000.

    Perkiraan ini mengikutkan biaya gaji dan sewa lahan karena bisnis ini ideal dilakukan di pedesaan. Di mana kebanyakan orang senang memulainya sendiri dari lahan yang sudah ada.

    Keuntungan Ternak Kambing (Perkiraan)

    Pendapatan Rp 2.500.000,- per ekor setelah dirawat selama 10 bulan. Artinya total usia kambingnya 15 bulanan.

    Rp 2.500.000,- x 10 = Rp 25.000.000,-.

    Biaya operasional per bulan Rp 1.000.000 x 10 = Rp 10.000.000,-.

    Jadi, keuntungannya selama 10 bulan adalah Rp 25.000.000 – Rp 10.000.000,- = Rp 15.000.000,-.

    Pendapatan per bulannya adalah Rp 15.000.000,- : 10 = Rp 1.500.000,-

    Perkiraan harga ini bisa meningkat saat permintaan kambing sedang banyak-banyaknya, misalnya pada momen Idul Adha nanti. Harganya bisa lebih mahal.

    Well, itulah perkiraan modal dalam usaha ternak hewan sapi dan kambing. Untuk kamu yang tertarik menjalankan bisnis hewan ternak, baik sapi ataupun kambing, kamu bisa melakukan pinjaman modal usaha di P2P Lending Amartha.

    Amartha merupakan perusahaan investasi P2P Lending yang menyalurkan dana dari investor di kota kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan dengan modal mulai dari Rp3 juta.

    Hubungi kantor layanan Amartha terdekat di kotamu untuk mengajukan pinjaman atau dapat menghubungi layanan Live Chat di www.amartha.com untuk mendapatkan informasi seputar pinjaman modal usaha.

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here