Home Perempuan Tangguh Perempuan Memegang Kendali Penting dalam Keuangan Keluarga

Perempuan Memegang Kendali Penting dalam Keuangan Keluarga

|

|

|

Berdasarkan penelitian, 27% perempuan yang sudah menikah memegang kendali penuh terhadap keluarga. Sebenarnya seberapa vital peran perempuan dalam perencanaan keuangan keluarga?

Menurut survei “Financial Experience & Behaviours Among Women Study” yang dilakukan Prudential dan Fidelity mengungkapkan; 27% perempuan menikah memegang kendali penuh terhadap keuangan dan pengelolaan dana pensiun keluarga. 

Data tersebut menunjukan kenaikan dibandingkan pada tahun 2006 yang hanya 14%. Sehingga dalam beberapa tahun terakhir ini, perempuan sudah dianggap lebih mampu untuk mengatur keuangan keluarga secara penuh.

Penelitian ini juga menunjukan bahwa 1 dari 2 perempuan yang tidak memegang kendali penuh terhadap keuangan keluarga dikarenakan hanya memiliki single income dari suami. Sedangkan, setengah perempuan lainnya mengaku tidak percaya diri karena kurang memahami pos-pos penting mengatur keuangan keluarga. Sehingga lebih baik untuk membagi dua tugas keuangan tersebut dengan suami.

Perempuan dan Keuangan Keluarga

Masih dikutip dari data Prudential, meskipun 73% perempuan tidak memberikan keputusan keuangan secara penuh, namun sebesar 85% dari jumlah tersebut tetap ikut andil memberikan pertimbangan. Pertimbangan ini meliputi kegiatan belanja keluarga, mulai dari belanja bulanan, pembelian rumah, keputusan pembelian mobil, hingga beli baju baru. 

Direktur UN Women, Michelle Bachelet juga mengungkapkan 90% perempuan mendukung kesejahteraan keuangan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan. Ekonomi inklusif merupakan pertumbuhan ekonomi yang menciptakan akses dan kesempatan luas bagi seluruh lapisan masyarakat secara adil, meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan antar kelompok dan wilayah. Hal tersebut tidak hanya berpengaruh pada keluarga, perempuan yang sadar keuangan juga berperan besar atas pertumbuhan negara. Hebat, bukan?

Dalam posisi strategis mengatur keuangan keluarga, perempuan harus memiliki pengetahuan matang mengenai rencana keuangan agar tidak salah dalam mengambil keputusan. Faktanya, posisi yang strategis tersebut belum dibarengi dengan tingginya tingkat literasi soal keuangan keluarga. 

Data dari OJK menunjukan bahwa perempuan memiliki tingkat literasi keuangan keluarga sebesar 36,13%, sedangkan laki-laki relatif lebih tinggi dengan 39,94%. Meskipun perempuan telah memiliki gen cerdas secara finansial, kita harus tetap banyak belajar mengenai pengetahuan keuangan.

Perempuan Lebih Tidak Konsumtif

Jika selama ini perempuan dianggap lebih konsumtif dibandingkan laki-laki, data penelitian tidak menunjukan hal yang sama. Data Kompas.com menyebutkan bahwa 64,6% perempuan membeli barang sesuai kebutuhan. Sedangkan menurut Iprice Group, selama event belanja online tahun 2018, pembeli laki-laki jauh lebih banyak dibandingkan perempuan dengan prosentase 55% berbanding 45%.

Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa perempuan yang telah menikah mempertimbangkan lebih banyak hal daripada laki-laki sebelum membeli sesuatu. Hal inilah yang menjadi pertimbangan mengapa perempuan seharusnya diberi andil lebih besar dalam keuangan keluarga.

Sebenarnya meskipun hanya ditopang single income dari suami saja yang bekerja, perempuan yang melek dalam perencanaan keuangan akan tetap berhasil membagi secara baik keuangan keluarganya. Masalah finansial memang bukan perkara sepele, perencanaan yang matang akan menyelamatkan keluarga dari berbagai masalah keuangan. Makanya, perempuan memiliki peran vital untuk mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

CEO Letter: Dukungan untuk Sektor Usaha Mikro Indonesia

Kepada Pendana Amartha yang terhormat,Semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat sepenuhnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung,...

Pendanaanmu Makin Aman dengan Promo Premi Asuransi 100%! #KitaJanganMenyerah

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, yuk terus dukung Ibu Mitra Amartha untuk bangkit di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini! Cek marketplace...