Pentingnya UMKM Melek Digital dan Alasannya. Wajib Tahu!

0
592
digitalisasi UMKM
ilustrasi digitalisasi UMKM, sumber by www.freepik.com

Sejak akhir tahun 2021 lalu, Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) ingin mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) segera melek digital, dengan target 30 juta pelaku UMKM terhubung dengan ekonomi digital di tahun 2024. Terutama saat pandemi berlangsung, sektor usaha UMKM dampak ekonomi dari krisis akibat kurangnya kemampuan untuk mengadopsi dan memanfaatkan teknologi sangat terasa. 

Penyebaran Covid-19 menjadi penyebab turunnya performa UMKM, terutama pemilik usaha offline. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program dan bantuan untuk mewujudkan digitalisasi dan kebangkitan UMKM. Tujuannya agar UMKM dapat bertumbuh pasca pandemi dan kembali menggerakkan roda ekonomi dengan baik.

Pentingnya Digitalisasi 

Pentingnya digitalisasi atau transformasi digital bukan hanya untuk mendorong UMKM ikut ke dalam platform digital. Namun juga melakukan pendekatan yang komprehensif yaitu berbasis ekosistem, supaya lebih efektif dan memastikan UMKM Indonesia bisa bertransformasi secara utuh. 

Adanya teknologi digital dan internet serta merta membantu pemilik bisnis UMKM untuk bisa lebih fokus pada aspek lain yang lebih efisien, mulai dari pemasaran, penjualan, maupun pencatatan yang dilakukan. Melalui ruang digital para pelaku UMKM tentu dapat lebih menghemat waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan. 

Ini Alasan Pentingnya Pelaku UMKM Wajib Melek Digital 

Simak beberapa informasi berikut untuk mengetahui pentingnya mengadaptasi teknologi digital bagi bisnis UMKM. 

1. Cakupan Wilayah yang Lebih Luas

Saat pelaku bisnis UMKM sudah mulai memanfaatkan teknologi, maka produk dan bisnisnya bisa menjangkau wilayah yang lebih luas. Kecanggihan teknologi digital dapat memungkinan bagi pelaku usaha memasarkan produknya di skala nasional hingga internasional.

Jika biasanya bisnis rintisan atau UMKM hanya berawal dari produk rumahan, dengan digitalisasi maka dapat menjangkau dan melayani konsumen dari mana pun. Hal ini merupakan dampak positif yang dapat dengan mudah dirasakan setelah UMKM melakukan adopsi teknologi. 

Baca Juga: Amartha Dorong Transformasi Digital Perempuan UMKM di Indonesia

2. Produk Lebih Mudah Dijangkau Konsumen 

Cakupan yang lebih luas, memungkinkan bisnis UMKM yang sudah melek digital akan lebih mudah dijangkau oleh konsumen. Produk UMKM yang biasanya merupakan produksi rumahan, seringkali sulit dijangkau oleh calon konsumen. 

Lokasi yang cukup jauh dari domisili, serta kekurangan informasi mengenai kontak bisnis dapat menjadi salah satu faktornya. Namun, dengan adanya teknologi digital, konsumen dapat mengetahui info produk UMKM, cara pesan hingga memberikan testimoni melalui koneksi internet. 

3. Manajemen Bisnis yang Lebih Baik dengan Melek Digital

Manfaat berikutnya yang didapatkan dari melek teknologi digital bagi para pelaku UMKM adalah kemudahan dalam menunjang bisnis. Saat ini sudah banyak digitalisasi dalam sistem pembayaran, pengadaan barang atau re-stock barang, pelaporan keuangan hingga absensi karyawan yang tentunya lebih memudahkan dalam manajemen suatu bisnis. 

Jadi, tidak ada salahnya sebagai pelaku UMKM perlu mencoba aplikasi manajemen usaha yang lebih efektif untuk memfokuskan energi dalam pengembangan produk dan pemasarannya. 

Demikian adalah beberapa hal yang menjadi keuntungan bagi pelaku UMKM melek digital yang memanfaatkan perkembangan teknologi dengan tepat.  Beberapa upaya transformasi digital juga telah dilakukan oleh Amartha ke mitra UMKM yang diwujudkan dengan melakukan pelatihan-pelatihan literasi digital kepada para perempuan pelaku usaha UMKM di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here