Peluang Cuan dari Bisnis Thrifting, Ini Tipsnya

    0
    111
    Ilustrasi bisnis thrifting. sumber: www.istockphoto.com
    Ilustrasi bisnis thrifting. sumber: www.istockphoto.com

    Arti Thrifter

    Menurut Urban Dictionary, seorang thrifter adalah seseorang yang berbelanja di Thrift Stores untuk mencari barang murah dan sering kali mendapat discount yang luar biasa. Mereka juga bisa sering berbelanja yang didedikasikan untuk daur ulang dan menggunakan produk bekas sebagai bentuk menjaga kehijauan planet. 

    Apakah kamu termasuk salah satunya? Jika iya, ini saatnya kamu untuk memulai bangun bisnis thrift store sendiri!

    5 Tips Menjalankan Bisnis Pakaian Bekas Bagi Pemula

    Ada banyak hidden gems yang menunggu untuk dibeli di setiap thrift store. Entah itu piringan hitam lama, celana jeans ber merk, atau barang antik. Jika kamu seorang thrifter, kamu bisa menghasilkan uang tambahan dengan mencoba tips membangun bisnis barang/pakaian bekas ini.

    Untuk menemukan titik sukses pada sebuah bisnis, sangat penting untuk menentukan sebuah proses. Kamu harus memiliki rencana dari hari apa akan berbelanja hingga di mana kamu menyelesaikan sebuah pesanan. 

    Jika kamu tidak mempersiapkan diri, kemungkinan besar kamu pasti akan kewalahan. Berikut adalah 5 hal yang bisa kamu pelajari sebelum memulai bisnis thrift store.

    1. Pelajari Jenis Barang yang Akan Dijual

    Langkah pertama pada bisnis thrifting adalah kamu harus mengenali barang yang bisa di beli di thrift store, dan dapat dijual lagi dalam kondisi yang baik pula. Sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya saja kamu harus pergi ke toko tersebut untuk dan menemukan ribuan barang yang bisa membuatmu berfikir dua kali untuk membangun bisnis pakaian bekas. 

    Di eBay, misalnya, kamu ingin membeli barang antik setidaknya 4x lipat dari apa yang kamu bayarkan agar barang tersebut keluar dengan baik setelah pengiriman, membayar biaya, dll. Beberapa barang terbaik yang kami temukan dapat ditukar dengan barang bekas di toko sama sekali tidak seperti yang kamu harapkan!

    2. Tentukan Tempat Thrift Store Kamu

    Kamu bisa  mencari tempat untuk meletakkan barang-barang yang sudah kamu kumpulkan untuk memulai thrifting mu. Lakukan juga pemasaran secara online terlebih dahulu agar tokomu lebih dikenal.

    Sebelum kamu mulai membeli dan menjual kembali, kamu harus memiliki beberapa sistem untuk merampingkan proses bisnis yang kian menjamur ini. Misalnya, ketika pertama kali memulai, semuanya pasti berserakan di mana-mana. 

    Misalkan kamu bisa menggunakan kamar tidur tambahan yang berfungsi dengan baik. Jika tidak, kamu dapat menggunakan sebagian garasi. Pertama, buat ruang kerjamu yang dilengkapi dengan area penyimpanan, area pengiriman, dan area fotografi.Tergantung pada ruang, kamu mungkin harus menjadi kreatif. 

    Baca Juga: Hemat Banyak, Ini Tips Beli Baju Thrift dan Preloved

    3. Pilih Platform Bisnis Tepat Untuk Menjual Barang Online

    Memilih tempat terbaik untuk menjual barang bekas yang kamu temukan adalah tugas yang jauh lebih sulit daripada sebelumnya.

    Satu atau dua tahun yang lalu semua orang hanya akan mencantumkan barang mereka di eBay atau marketplace online lainnya, karena di sanalah semua pembeli berada.

    Sekarang, bagaimanapun, ada selusin platform yang berbeda dan, jika kamu ingin mendapatkan penjualan terbaik, kamu harus memilih platform mana yang tepat untuk menyukseskan bisnis thrift shop kamu ini.

    4. Atur Waktu Dalam Menjalankan Bisnis

    Ketika memulai menjual pakaian secondhand ini, kamu sesekali akan berbelanja dan membuat daftar barang yang tidak karuan. Sekali dalam satu waktu menjual barang thrift dengan skala besar dan secara acak bukan tips bisnis thrift yang baik. 

    Bagian yang menyenangkan dari penghematan dan penetapan jadwa adalah kamu tidak pernah tahu apa yang akan kamu temukan, karena mereka selalu mengeluarkan barang baru. Beberapa hari kamumungkin tidak menemukan apa pun, dan di hari lain kamu akan pergi dengan sepuluh tas belanja penuh barang..

    5. Berikan Service Terbaik

    Selamat! Saatnya membangun thrift store-tmu. Semua tips di atas akan berjalan dengan baik seiring berkembangnya bisnismu. Mungkin akan membutuhkan waktu lama mungkin saja tidak, semua tergantung dari bagaimana kamu mengatur kondisi bisnis thrift milikmu.

    Tapi sekarang tibalah bagian ketika kamu benar-benar harus bertindak sebagai thrift store owner yang baik dan menyediakan customer service.

    Sementara setiap platform akan memandumu melalui proses pencetakan label, berikut adalah beberapa tip yang akan membuat seluruh proses bisnis kamu sedikit lebih mudah:

    • Gunakan polymailer untuk mengirimkan pakaian. Mereka ringan dan akan jauh lebih murah untuk dikirim daripada box. Belum lagi harganya super murah.
    • Gunakan koran untuk mengemas. Kamu bisa mendapatkan koran gratis yang akan dilempar di banyak toko. Jika memungkinkan, carilah persediaan pengiriman gratis atau murah. Setiap rupiah yang kamu belanjakan untuk persediaan mengurangi margin keuntungan.
    • Setelah bisnis barang bekasmu sukses dan sudah mampu membelinya, beli printer label thermal untuk pengiriman.

    Selain thrifting, kamu juga bisa berinvestasi microfinance marketplace Amartha untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Ada bagi hasil hingga 15% flat per tahun yang ditawarkan oleh Amartha setiap kamu mendanai perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Amartha di awasi oleh OJK dan sudah terbukti aman serta amanah, Amartha senantiasa memberikan modal untuk bisnis mikro untuk Indonesia yang lebih maju.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here