Mudah, 3 Cara Beli Saham Luar Negeri

|

|

|

Banyak orang yang mendambakan dapat membeli saham dari perusahaan luar negeri seperti Apple, Amazon, Google, ataupun Alibaba.

Meski begitu, mereka biasanya kebingungan tentang bagaimana cara membeli perusahan-perusahaan dari luar negerti tersebut. Apalagi, Bursa Efek Indonesia sendiri diketahui tidak punya jaringan bursa luar negeri.

Meski begitu, seiring perkembangan teknologi, membeli saham dari perusahaan luar negeri tidaklah rumit lagi. Berikut ini adalah cara membeli saham dari perusahaan luar negeri!

1. Buka Rekening Saham Luar Negeri

Cara pertama yang dilakukan dalam membeli saham dari perusahaan luar negeri adalah membuka rekening saham. Membuka rekening saham di sini, bisa dikatakan mendaftarkan atau membuat akun baru dengan mendepositkan sejumlah dana sesuai budget yang dimiliki.

Pembukaan akun ini dapat lewat broker atau pialang saham yang ada di perusahaan sekuritas. Perusahaan sekuritas sebagai perantara bagi setiap orang yang ingin berinvestasi saham, baik secara online maupun offline. Pada umumnya, broker yang memberi layanan investasi saham ini punya software trading yang bisa digunakan untuk proses jual beli saham.

Di fase pembukaan akun ini, kamu diminta untuk mengisi formulir serta melengkapi beberapa dokumen sebagai data diri. Untuk perusahaan luar negeri, terdapat beberapa perusahaan sekuritas yang menyediakan broker untuk melayani proses pembukaan rekening seperti IBKR atau Interactive Broker dan Tastyworks. Pada dasarnya, proses pembukaan rekening saham di luar negeri ataupun dalam negeri tidak ada perbedaan yang cukup signifikan.

2. Deposit Sejumlah Dana

Setelah berhasil mendaftarkan sebuah akun atau rekening saham yang ditandai dengan email konfirmasi meliputi username, password, PIN, dan nomor rekening saham, maka kamu bisa melakukan deposit dengan sejumlah dana yang diinginkan sesuai minimal deposit. Deposit yang ada pada rekening saham berguna untuk membeli saham nantinya.

Pada umumnya, deposit dana ini dilakukan lewat transfer bank dengan sejumlah rekanan yang melayani proses deposit di tempat perusahaan sekuritas. Pada proses deposit sejumlah dana untuk membeli saham perusahaan luar negeri tidak jauh berbeda dengan deposit dana untuk membeli perusahaan di dalam negeri.

Meski begitu, media atau alat transfer dana ini menggunakan beberapa bank saja. Bisa dikatakan terbatas untuk bank yang melayani transfer ke perusahaan luar negeri. Selain itu, perbedaan zona waktu juga mempengaruhi waktu yang dibutuhkan untuk dana masuk ke rekening saham.

3. Gunakan Software Online Trading

Jika data diri dinyatakan terverifikasi dan rekening saham yang telah diisi sejumlah dana, maka kamu sudah bisa membeli berbagai macam saham sesuai keinginan atau rekomendasi broker. Jika hal ini sudah dapat dilakukan, maka jangan lupa untuk menginstal software trading dari perusahaan sekuritas atau broker yang melayani akun saham milikmu.

Biasanya, kamu juga dapat mengakses software online trading lewat smartphone atau laptop. Dengan begitu, kamu bisa melihat kondisi pasar saham yang sedang berlangsung. Dengan begitu, fluktuasi harga saham bisa terlihat dengan berita yang akurat serta tepat. Selain itu, kamu bisa melihat saldo yang telah didepositkan, pergerakan saham yang kamu beli, dan masih banyak lainnya.

Fungsi dari software saham online tentunya dapat membantu kamu dalam melakukan transaksi saham secara mobile di mana saja dan kapan saja. Hal pertama yang kamu lakukan dalam menggunakan software ini yaitu login, lalu melihat saham-saham mana saja yang direkomendasikan dan pilih menu Buy untuk membeli saham.

Pada dasarnya, cara membeli saham perusahaan lokal atau luar negeri tidak jauh berbeda. Hal yang jelas membedakan adalah cara kamu mendapatkan keuntungan dari setiap saham yang dimiliki. Jika, kamu tidak menggunakan cara dan analisa yang tepat ketika berinvestasi saham, maka saham perusahaan asing yang memiliki nilai tinggi sekalipun tidak akan membuat keuntungan bagi kamu.

Satu hal yang membedakan dalam membeli saham dari perusahaan luar negeri dari ketika bertransaksi saham di dalam negeri adalah tidak ketentuan dalam pembelian lembar saham. Patut diketahui bahwa ketentuan membeli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) minimal 1 lot atau 100 lembar saham. Namun, hal ini tidak berlaku di bursa luar negeri, seperti di Amerika Serikat. Di bursa AS, kamu bisa membelinya dalam jumlah 1 lembar saja.

Sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi saham di luar negeri, pastikan juga bahwa sudah memahami tujuan investasimu. Selain itu, sebaiknya kamu setidaknya sudah memiliki pengalaman berinvestasi saham di BEI dan memahami analisa fundamental dengan baik.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Tambah Marak, Ini Cara Laporkan Fintech Pinjaman Online Ilegal

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam L Tobing menyatakan menghentikan 3.056 fintech pinjaman online ilegal. Hingga kini tercatat...