Mimpi Manis Dodol Legit Ibu Suhartini

0
79

Dodol adalah makanan manis asal Indonesia yang digemari oleh banyak orang. Makanan berbahan dasar santan kelapa, gula merah, tepung ketan, dan gula pasir ini biasa disantap di acara seperti hajatan atau upacara adat istiadat.

Untuk membuat dodol yang bercita rasa enak memerlukan waktu yang lama dan keahlian khusus. Hal itu adalah perkara mudah bagi Ibu Suhartini, mitra usaha Amartha asal Tenjo, Jawa Barat.

Setiap hari Ibu Suhartini menjual dodol buatannya di Pasar Tenjo, Jawa Barat. Usaha yang telah lama dirintis ini sempat terhenti karena mengalami kendala berupa akses modal. Keadaan tersebut berlangsung saat bulan Ramadan dan menjelang Lebaran. Setiap masa itu, pesanan dodol Ibu Suhartini terus bertambah namun modal yang dimiliki sedikit.

Tak Sekadar Pinjaman Modal Usaha, Amartha Dampingi Mitra Sampai Sukses Meski Usaha Gagal Berkali-kali

Berangkat dari situ ia kemudian bertemu dengan tim lapangan Amartha dan mengajukan pinjaman untuk tambahan modal. “Di Amartha bayarnya setiap minggu jadi ringan sekali. Saya juga bisa ngariung sama ibu-ibu lain.” ujarnya

Untuk membuat dodol, diperlukan kuali yang besar dan api yang banyak juga spatula karena harus terus diaduk agar tidak gosong. Dodol buatan Ibu Suhartini sekali masak memerlukan waktu sekitar 4 jam dan pendinginan sekitar 2 jam. Untuk itu, modal usaha dari pendana Amartha itu oleh Ibu Suhartini digunakan untuk membeli peralatan seperti kuali, spatula, dan kayu bakar.

Dari tambahan modal usaha tersebut Ibu Suhartini bisa menabung untuk renovasi rumahnya. Selain itu, ia juga bisa memperbesar dapur untuk membuat dodol agar bisa menambah varian rasa lain. 

Apa Itu P2P Lending? Yuk Danai di Amartha

“Cita-cita saya mau punya minimarket yang isinya dodol tenjo semua. Sekarang lagi nabung untuk kumpulin biayanya.” katanya haru. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here