Mengapa Literasi Keuangan Begitu Penting? Ini Penjelasannya

|

|

|

Penjelasan Tentang Apa Itu Literasi Keuangan – Pada tahun 2020, OJK mencatat adanya peningkatan terhadap tingkat literasi keuangan di Indonesia. Meski begitu, faktanya masih banyak orang yang belum tahu atau bahkan mengabaikan istilah tersebut.

Memahami pentingnya dan tujuan literasi keuangan sangat diperlukan oleh masyarakat. Karena hal tersebut akan berdampak positif pada keuangan setiap orang.

Penjelasan Literasi Keuangan

literasi keuangan

Apa itu literasi keuangan? Istilah tersebut merujuk pada pengetahuan dan kemampuan seseorang untuk mengelola finansial. Memahami literasi finansial atau keuangan dapat membantu Teman Martha untuk mewujudkan hidup sejahtera dalam hal keuangan.

Istilah tersebut juga berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, faktanya masih banyak orang yang belum menyadari bahwa literasi finansial berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Salah satu contoh literasi finansial yaitu pada saat mengambil keputusan untuk menabung atau investasi. Hal tersebut merupakan contoh nyata dari istilah tersebut.

Tingkatan Literasi Keuangan Menurut OJK

milenial paham literasi finansial

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK sudah memberikan indikator literasi keuangan. Indikator tersebut berupa tingkatan literasi sebagai berikut:

1.   Tingkat Well Literate

Tingkatan pertama ini khusus untuk orang-orang yang punya pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan yang sangat baik. 

Well literate adalah golongan orang yang sangat mengenal jasa maupun produk keuangan namun belum bisa menggunakannya secara baik.

2.   Tingkat Sufficient Literate

Pada tahap kedua literasi keuangan ini, orang cenderung memiliki keyakinan dan pengetahuan tentang lembaga keuangan beserta produk dan jasanya. 

Sufficient literate sama seperti well literate. Namun pada tingkat kedua ini, orang tersebut mampu menggunakan produk dan jasa keuangannya secara baik.

3.   Tingkat Less Literate

Level less literate adalah seseorang yang hanya tahu mengenai lembaga jasa keuangan, produk, dan jasanya saja. Artinya tingkat ketiga ini adalah orang yang paham tapi belum belum menggunakan produk maupun jasa keuangan. 

4.    Not Literate

Sesuai namanya, orang yang berada pada tingkatan ini adalah mereka yang tidak memiliki pengetahuan maupun keyakinan terhadap lembaga, produk, atau jasa keuangan. Mereka juga tidak terampil dalam bidang tersebut.

Baca Juga: 4 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Meningkatkan Literasi Keuanganmu

Manfaat Mengetahui Literasi Finansial

Mengetahui dan mengaplikasikan literasi finansial ternyata dapat berdampak positif pada kehidupan kita. Berikut sudah kami rangkum apa saja manfaat-manfaatnya.

1.   Tabungan Terkelola dengan Baik

Kesadaran akan literasi finansial akan membantu Teman Martha untuk mengetahui betapa pentingnya sebuah tabungan. Teman Martha juga akan memiliki kemampuan untuk menjaga masa depan dengan tabungan dan memanfaatkannya dengan baik.

2.   Mampu Mengelola Keuangan Harian dan Bulanan secara Seimbang

Pengetahuan tentang finansial juga dapat membantu Teman martha untuk mengelola keuangan pribadi secara tepat dan cermat. Contohnya mengatur gaji bulanan agar tidak datang dan pergi begitu saja.

3.   Memiliki Simpanan untuk Berbagai Pendanaan

Yang kami maksud pendanaan di sini bisa memiliki arti yang luas. Pendanaan tersebut mulai dari rencana pembelian rumah, kendaraan, renovasi rumah, dan pendanaan lain yang bersifat hiburan seperti traveling.

4.   Memiliki Pengetahuan Terkait Asuransi

Meningkatkan pengetahuan literasi finansial akan membantu Teman Martha untuk memutuskan berinvestasi. Teman Martha akan tahu bagaimana cara menginvestasikan, memilih investasi yang tepat, dan menjalankannya dengan baik.

5.   Terhindar dari Utang

Utang terkadang menjadi masalah besar bagi banyak orang. Terlebih jika utang tersebut sudah melilit dan mengganggu kestabilan finansial kita. Namun, tidak demikian halnya bagi yang paham tentang literasi finansial.

Kesimpulan

Literasi finansial atau keuangan berkaitan dengan pengetahuan tentang lembaga keuangan, produk keuangan, dan jasa keuangan. Tujuan literasi tersebut yaitu untuk memberikan dampak positif pada kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal keuangan.

Demikian penjelasan seputar literasi keuangan yang harus mulai disadari oleh masyarakat luas. Tertarik untuk mengoptimalkan literasi finansial? Yuk, bergabung di www.amartha.com yang merupakan platform investasi P2P lending yang menawarkan imbal hasil hingga 15% flat per tahunnya. 

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Semua Orang Bisa Jadi Sultan. Investasi di Amartha Mulai dari 100 Ribu Rupiah!

Good News From Amartha!  Dalam rangka mempercepat indeks inklusi keuangan di Indonesia sekaligus menjangkau lebih banyak pendana untuk mendorong...

Profil 9 Naga Penguasa Ekonomi Indonesia

Dalam dunia perekonomian Indonesia, pasti kamu pernah mendengar istilah “9 Naga”. Istilah ini sendiri merujuk kepada tokoh-tokoh pengusaha yang kebanyakan keturunan Tionghoa...

Black Card, Bisa Punya Gak Ya?

Belum lama ini, muncul video viral di TikTok tentang charge card paling istimewa di Dunia yang disebut Black Card.