Waspadai 3 Hal Sederhana yang Bisa Membahayakan Peluang Investasi

1
67

Ada berbagai peluang investasi dan resikonya yang harus dipahami dengan baik oleh para investor khususnya para investor pemula. Dengan ini, tentunya peluang investasi bisa dimaksimalkan sehingga segala macam resiko dari investasi bisa diminimalisir atau bahkan dihindari.

Seiring berjalannya teknologi, peluang investasi semakin beragam dan mudah. Dari sekedar deposito di bank, peluang investasi emas, peluang investasi saham, sampai peer to peer lending.

Jika resiko investasi bisa diminimalisir atau bahkan dihindari tentu saja keuntungan lah yang didapat. Bagi investor sendiri, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dihindari ketika ingin berinvestasi menanamkan modal di salah satu atau beberapa jenis usaha. Perhatikan 3 hal berikut ini.

Niat kecil untuk berinvestasi

Anda harus menghindari hal ini!!

Karena niat yang kecil dalam investasi tidak akan memberikan apapun kecuali kerugian. Artinya, besarnya niat Anda sangat vital. Hal ini juga yang akan memastikan Anda berinvestasi hanya karena mengikuti trend atau tidak.

Jika niat awal untuk berinvestasi hanya sedikit atau bahkan masih ragu-ragu, sebaiknya mengurungkan niat. Hal ini dikarenakan tidak semua peluang investasi akan berakhir seperti apa yang Anda inginkan

Niatan yang kecil akan menghantarkan Anda pada sifat malas, tidak bekerja keras, tidak berusaha dan sifat negatif lainnya yang tidak mendukung investasi Anda.

Alhasil, ketika peluang investasi berakhir dengan kerugian, Anda pun akan sangat kecewa. Disini akan menjadi penilaian seberapa besar niat anda, jika anda mampu bangkit maka besar artinya anda bersungguh sungguh dalam berinvesntasi

Jadi, niat yang Anda miliki akan menjadi tolak ukur kesungguhan Anda dalam berinvestasi. Kesungguhan Anda bisa menjadi tolak ukur kesuksesan. Tentu, Anda juga harus paham seluk beluk investasi itu sendiri sehingga mengetahui tips dan triknya.

Untuk memulainya anda bisa memulainya dengan membaca sedikit panduan yang berikut ini

Tidak memiliki tujuan investasi yang jelas

Apapun yang akan kita lakukan untuk masa depan kita memang sepatutnya dimulai dengan tujuan yang jelas. Apalagi jika menyangkut urusan finansial Anda di masa depan.

Sudah seharusnya Anda juga memiliki tujuan. Investasi selain harus diawali dengan niatan yang besar, juga harus didasari tujuan yang rasional serta sistematis.

Rasional bukan berarti harus pas dengan daya pikir kita tapi juga mengacu pada dalil dalam Al-Quran yang mutlak kebenarannya.

Sebab, tujuan yang jelas, rasional serta sistematis akan menjadi terstuktur dan memudahkan segala macam rencana dalam perjalanan bisnis Anda di masa depan.

Dengan memiliki tujuan yang rasional, jelas serta sistematis pula Anda akan terhindar dari kegagalan bisnis. Banyak investor yang tidak memperdulikan hal ini. Maka wajar saja jika mereka mengalami kegagalan dalam memanfaatkan peluang berinvestasi.

Karena, jika tidak memiliki tujuan yang jelas, yang akan muncul dalam pikiran atau angan-angan adalah mendapatkan keuntungan yang besar.

Memang setiap pebisnis atau investor ingin keuntungan yang besar, tapi harus diikuti dengan tujuan yang jelas. Mulailah dengan menetapkan tujuan yang jelas (baik dan berkah) sehingga peluang investasi yang dipilih akan berkah dan mendapatkan pertolongan Allah.

Kemampuan Mengatur Uang yang Buruk

Apakah Anda memiliki hutang yang banyak?

Pertanyaan ini harus ditanyakan kepada diri Anda sendiri ketika hendak berinvestasi. Hutang yang banyak bukan saja akan menjadi masalah kedepannya dikarenakan hutang akan terus bertambah melainkan juga keuntungan investasi yang belum pasti bisa saja tidak akan bisa menutupi semua hutangnya.

Oleh sebab itu, dana yang ada bisa digunakan untuk melunasi hutang yang ada terlebih dahulu. Jika tidak, pilihlah peluang investasi yang benar-benar akan memberikan keuntungan besar.

Di dalam dunia investasi, kemampuan untuk mengelolah keuangan pribadi atau perusahaan memang sangat penting.

Strategi yang akurat harus diterapkan terhadap menejemen keuangan Anda ataupun manajemen resiko investasi.

Lebih jauh lagi ketika Anda hendak memaksimalkan peluang berinvestasi. Ketika keuangan sudah tertata, barulah Anda bisa berinvestasi. Tapi, jika keuangan Anda masih amburadul, jangan harap keuntungan dari investasi akan menyelesaikan masalah keuangan Anda.

Jadi jika Anda ingin berinvestasi serta ingin menghindari resiko investasi, sebaiknya memang menghindari ketiga hal diatas.

Sebelum mulai berinvestasi anda bisa terlebih dahulu memulai berkonsultasi dengan teman atau dengan konsultan investasi dari amartha.com.

Dimana amartha menyediakan banyak peluang investasi dengan target sosial yang mensejahterahkan usaha didaerah atau pedesaan. Pun bagi investor akan dimudahkan dengan modal dana yang kecil untuk investor perorangan yang cukup dengan 3 juta saja.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here