Melihat Bisnis Ikan Cupang di Indonesia

    2
    899
    peluang bisnis ikan cupang
    Sumber Foto: Amartha

    Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pada 2017, nilai ekspor ikan hias Indonesia di dominasi oleh ikan hias air tawar sebesar 74 persen. Namun, ikan hias di Indonesia masih didominasi oleh ikan arwana dan botia.

    Indonesia berada di peringkat kelima dengan nilai 20,42 juta dollar AS. Posisi teratas ditempati Singapura, Jepang dan Myanmar. China menjadi negara tujuan utama untuk ekspor ikan hias air tawar dari Indonesia sebesar 31,85 persen, Jepang 12,2 persen, Singapura 8,1 persen dan Amerika Serikat 6,7 persen.

    Menurut data dan Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), pada 2013, luas perairan Indonesia 3.257.483 km2. Indonesia mempunyai potensi besar dalam mengembangkan ikan hias. Seperti dikutip biologi.lipi.go.id, komoditas ikan hias air tawar Indonesia yang menjadi favorit dalam perdagangan dunia yakni ikan cupang (Betta splenderis).

    Peluang Bisnis Ikan Cupang di Indonesia

    Ikan Cupang

    Ikan Cupang merupakan ikan hias yang dapat dijadikan sebagai hobi ataupun sebagai salah satu bisnis. Memiliki sirip dengan beragam warna menjadi salah satu alasan kenapa ikan ini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Beberapa alasan lainnya yaitu:

    • Ikan Cupang bisa dipelihara dengan mudah. Cukup berikan pakan dan ganti air secara berkala.
    • Tidak memerlukan pasokan udara dalam akuarium atau botol bekas.
    • Dapat dijadikan hiasan di rumah. Sifatnya yang tidak bisa hidup bergerombol membuat ikan ini harus disimpan satu ikan per satu wadah.
    • Dapat meredakan stress. Warnanya yang beragam dan cantik membuat ikan ini dapat meredakan stress lho.

    Peluang Bisnis Ikan Cupang di Masa Pandemi

    Testimoni Apsiah, Mitra Amartha Yang Juga Peternak Ikan Cupang

    Potensi itu yang dilihat oleh Apsiah, pengusaha mikro perempuan di Ciseeng, Bogor yang merupakan mitra usaha Amartha sejak 2011. Dia bersyukur usaha ikan cupangnya dapat membantu kehidupan ekonomi keluarga. Sebelumnya, dia tidak mempunyai rumah milik sendiri. Kini, dia telah memiliki rumah dan tanah di Bogor yang ditinggali bersama sang suami dan anaknya.

    Awalnya, sang suami yang memperkenalkan dunia ikan hias. Saban hari, sang suami pergi bekerja di Jakarta untuk menjual ikan cupang milik majikannya. Dia juga sempat mengunjungi beberapa peternakan ikan hias di Bogor. Sejak saat itu, mereka memulai usahanya sekitar tahun 2011.

    Cerita 10 Perempuan Tangguh Amartha
    Ibu Apsiah, Mitra Amartha

    Tak mudah bagi Apsiah menjalani bisnis ini. Apalagi, saat ini, pebisnis ikan cupang sudah merajalela. Bahkan, sebagian besar tetangganya juga sudah berbisnis ikan cupang. Kendati begitu, dia bersyukur dapat menularkan bisnis ikan cupang di daerahnya. Ada suatu kebanggaan tersendiri untuk membantu orang lain dalam memulai bisnis ini.

    Kini, Apsiah telah memiliki mobil dan motor untuk mendistribusikan ikan cupangnya ke Jakarta. Dia memiliki dua toko yakni di Blok M dan Jatinegara. Patokan harga untuk budidaya ikan cupang per ekor dimulai dari Rp 5.000 hingga Rp 70.000. Bila sedang menjadi tren, harganya bisa melonjak hingga ratusan ribu rupiah per ekor. 

    Berdayakan Peternak Ikan Melalui Amartha

    Salah satu kesulitan yang dihadapi para perternak ikan hias di Indonesia adalah sulitnya akses permodalan. Menjembatani hal tersebut, Amartha hadir sebagai perusahaan peer to peer lending terpercaya di Indonesia yang menghubungkan pendana di kota kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan.

    Berdiri sejak 2010 hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan lebih dari 2,7 Triliun permodalan kepada lebih dari 560.000 pengusaha mikro di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

    Dengan melakukan investasi di Amartha, Anda telah turut berpartisipasi dalam memberdayakan para peternak ikan hias terutama ikan cupang di Indonesia lho. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan sampai 15% flat per tahun. Pelajari mengenai Amartha di sini.

    2 COMMENTS

    1. Terus terang saya juga tertarik untuk mengembangkan bisnis ikan cupang karena dia kini memiliki keuntungan atau omset penjualan yang cukup besar Disamping itu perawatan ikan cupang juga tidak terlalu sulit. Lalu, yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah resiko terbesar dari budidaya ikan cupang untuk jangka panjang? Mohon untuk dibalas, terima kasih.

    2. Terus terang saya juga tertarik untuk mengembangkan bisnis ikan cupang karena dia kini memiliki keuntungan atau omset penjualan yang cukup besar Disamping itu perawatan ikan cupang juga tidak terlalu sulit.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here