Home Money+ Kunci Sukses Financial Planning: 50% Perencanaan, 50% Membangun Kebiasaan

Kunci Sukses Financial Planning: 50% Perencanaan, 50% Membangun Kebiasaan

Kita semua pasti memiliki impian yang ingin dicapai dalam hidup (beli rumah, punya anak, dll). Misal saja kamu adalah bagian dari 49% dari Millennials yang menilai membeli rumah sebagai aspirasi/prioritas hidup (Deloitte, 2019). Banyak dari kita sudah mulai sadar dan mulai membuat financial plan untuk mencapai impian tersebut. Menghitung jumlah pengeluaran yang dibutuhkan, tingkat inflasi, dan instrumen investasi yang dipakai. Namun, tahukah kamu kalau hanya 35,1% Millennials sudah memiliki rumah? (IDN Times, 2019)

Menurut Tirto.ID, salah satu penyebabnya adalah tingginya tingkat pengeluaran konsumtif generasi Millennial yang menghabiskan setengah dari pendapatan mereka untuk hal konsumtif. Apakah kamu juga begitu? Jika iya, mungkin kamu belum menguasai 50% dari kunci kesuksesan financial planning, yaitu membangun kebiasaan. 

Lalu apa saja yang harus dilakukan untuk membangun kebiasaan dalam financial planning? Terdapat beberapa trik yang bisa kamu lakukan untuk membangun kebiasaan finansial yang baik, simak tips and trick berikut.

1 Catat Pengeluaranmu Setiap Malam

Tips pertama ini sangat penting untuk mengetahui kondisi finansial kamu. Dengan mencatat seluruh pengeluaran kamu akan tahu kondisi finansial saat ini, apakah kamu memiliki dana lebih yang bisa diinvestasikan atau kamu masih hidup pas-pasan. Selain itu, kamu juga akan tahu kemana saja uang kamu melayang, mungkin kamu akan kaget seberapa besar uang yang kamu habiskan setiap bulan untuk jajan bobba dan kopi 🙂

Trick:

  • Gunakan aplikasi pencatat pengeluaran (wallet) di HP kamu
  • Pasang alarm setiap malam untuk mengingatkan kamu mencatat pengeluaran harian sebelum tidur
  • Catat pengeluaran kamu menjadi sub-kategori (contoh: ojol, jajan, makanan pokok, fashion, cicilan rumah, bensin, dll)

2 Lakukan Evaluasi Pengeluaran kamu Setiap Minggu dan Setiap Bulan

Setelah kamu mengetahui pengeluaran kamu, langkah berikutnya adalah melakukan evaluasi terhadap pengeluaranmu. Hitunglah proporsi pengeluaran kamu saat ini dan bandingkan dengan apa yang pada umumnya disarankan oleh financial planner. Dengan begitu, kamu akan bisa lebih bijaksana dalam melakukan pengeluaran selama seminggu atau sebulan kedepan dan dapat melakukan “reality check” dengan impian dan rencana finansial kamu. Mungkin kamu harus menyesuaikan impian kamu atau mencari sumber pendapatan lain setelah mengetahui kondisi finansial kamu.

Trick:

  • Gunakan bantuan spreadsheet membantu melihat pergerakan kondisi finansial anda
  • Diskusi dengan teman dan kerabat untuk mengetahui proporsi pengeluaran yang ideal

3 Butiran Debu Bisa Menjadi  Gunung

Menurut HBR (2020), mulai lah dengan hal-hal yang kecil untuk mencapai sesuatu yang hebat dalam hidup. Misalnya saja dengan menghilangkan mindset menghambur-hamburkan uang karena baru mulai bekerja. Jangan khawatir jika uang yang anda sisihkan sekarang masih relatif kecil karena baru mulai bekerja, karena fase tersebut akan membangun kebiasaan kamu untuk menyisihkan sejumlah proporsi pendapatan kamu ke hal yang lebih berguna. 

Trick:

  • Gunakan dua akun rekening untuk membedakan rekening konsumsi dan investasi
  • Tetapkan tanggal di setiap bulan yang didedikasikan untuk membeli produk investasi berapapun jumlahnya

Mungkin kamu sering mendengar orang mengeluh “apakah daku hanya butiran debu”. Tapi percayalah, “debu” itu suatu hari nanti akan menjadi “gunung” jika kamu terus tekun mengatur pengeluaran dan selalu menginvestasikan tabungan kamu di tempat yang baik. Tidak ada hal hebat yang bisa diraih secara instan, lakukan ketiga tips ini selama beberapa bulan kedepan dan kamu akan mulai merasakan perubahan dalam kondisi keuangan kamu.

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

5 Lapisan Mitigasi Risiko Ini Ada di Amartha

Sebelum memulai pendanaan di dunia fintech, Anda harus mengetahui risiko dan keamanan yang dilakukan perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan agar...

Perjalanan Hidup Menjadi Single Parent

Perjalanan hidup menjadi single parent, sebagai seorang ayah dari seorang putri, tidak pernah terpikirkan sebelumnya disaat mengikat janji dengan pasangan, selalu terucap...

Semua yang Saya Raih Ini Karena Amartha

“Tolong Amartha dijaga sebaik mungkin agar ibu-ibu lain yang belum bisa bangkit bisa terbantu.” Begitu kata Pariyah saat tim Amartha bertemu di rumahnya, desa Randusari,...