Kenali Jenis-jenis Risiko Keuangan dan Solusinya

0
120
jenis risiko keuangan
sumber foto: www.freepik.com

Jenis-jenis Risiko Keuangan yang Harus Diketahui

Ketika ingin mencapai tujuan dalam hidup, merencanakan keuangan menjadi salah satu hal yang harus dilakukan. Untuk melakukan perencanaan keuangan, hal yang harus diantisipasi adalah risiko keuangan. Ada berbagai jenis-jenis risiko keuangan yang harus kamu waspadai. 

Jangan salah, risiko ini bisa menyebabkan kerugian bila tidak diantisipasi dari awal. Agar dapat melakukan antisipasi serta manajemen risiko. Kamu harus mengetahui terlebih dahulu mengenai risiko keuangan yang bisa terjadi. 

Jenis Risiko Keuangan Berdasarkan Jangka Waktu

Bila dilihat berdasarkan jangka waktu, risiko keuangan dibagi menjadi jangka pendek dan jangka panjang. Untuk risiko jangka pendek, contohnya saja seperti kebutuhan yang muncul karena hal yang tidak terduga. 

Contohnya saja kehilangan asset seperti handphone, mobil mogok dan yang lainnya, namun dalam jangka pendek. Hal ini bisa menyebabkan kita berhenti bekerja seperti dulu kala sementara waktu maupun membutuhkan biaya tambahan untuk memperbaikinya. 

Sedangkan risiko jangka panjang adalah keadaan tidak terduga serta menyebabkan kerugian dalam jangka panjang contohnya seperti kematian. Saat tulang punggung keluarga meninggal, pemasukan utama dalam keluarga menjadi menghilang. 

Berbagai Jenis Risiko Keuangan Berdasarkan Klasifikasi

Risiko keuangan adalah risiko yang memiliki dampak kerugian yang bisa dinilai maupun diukur dengan uang. Berikut berbagai jenis risiko keuangan, antara lain:

1. Risiko Murni Serta Spekulatif

Risiko murni merupakan risiko yang bila terjadi bisa menimbulkan kerugian murni. Contoh risiko keuangan ini adalah bila kendaraan mogok atau rusak dan akhirnya tidak dapat digunakan untuk bekerja. 

Sedangkan risiko spekulatif merupakan risiko yang memiliki potensi menimbulkan kerugian yang disebabkan karena kemungkinan terjadi keuntungan yang kecil. Contoh dari risiko ini adalah orang yang melakukan investasi dengan hanya mengikuti trend namun tidak mengetahui risiko dan karakteristik dari investasi tersebut. 

Baca Juga: Tips Meminimalisir Risiko Keuangan Dalam Hidup

2. Risiko Khusus Serta Fundamental

Jenis-jenis risiko keuangan dan contohnya yang lainnya adalah risiko khusus serta risiko fundamental. Risiko khusus merupakan risiko yang terjadi bersifat pribadi serta memiliki dampak lokal. 

Contohnya saja seperti kebakaran yang terjadi di sebuah rumah dan hanya dirasakan oleh pemilik rumah atau lingkungan yang berada di sekitar rumah. Namun, untuk risiko fundamental, risiko yang memiliki dampak kerugian luas. 

Risiko ini memiliki sifat katastropik. Contoh dari risiko ini ialah bencana alam yang sedang melanda di sebuah wilayah. Untuk menanggulangi risiko tersebut, kamu dapat menggunakan asuransi. 

3. Risiko Statis dan Dinamis

Jenis-jenis risiko keuangan yang lain adalah statis dan dinamis. Risiko statis adalah risiko yang tidak terpengaruh dengan keadaan ekonomi contohnya saja seperti kehilangan harta benda yang disebabkan oleh pencurian dan kebakaran. 

Sedangkan risiko dinamis merupakan bentuk risiko yang disebabkan karena perubahan ekonomi contohnya seperti fluktuasi nilai uang, inflasi dan yang lainnya. 

Beda dengan risiko yang lain, mungkin kita dapat menggunakan asuransi untuk meminimalkan risiko tersebut. Namun, risiko dinamis ini menjadi salah satu jenis risiko yang tidak bisa diasuransikan. 

Salah satu cara yang bisa dilakukan agar dapat mengantisipasi jenis risiko ini ialah dengan diversifikasi aset serta instrumen investasi, contohnya kamu mengkombinasikan asset dengan bentuk seperti saham, P2P lending, reksadana dan lainnya. 

Setelah mengenal jenis-jenis risiko keuangan, khususnya untuk mengatasi risiko dinamis, kamu dapat melakukan investasi kombinasi. Salah satu caranya adalah dengan berinvestasi di aplikasi P2P lending. Contoh pilihannya yang dapat kamu andalkan adalah Amartha. Selain sebagai pemberdayaan ibu-ibu UMKM di Indonesia, kamu bahkan bisa memperoleh imbal hasil yang mencapai 15% flat per tahun. 

Seru banget kan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here