Kenalan dengan Mary Barra! CEO wanita Pertama di Dunia

0
83
sumber: www. gettyimages.com
sumber: www. gettyimages.com

CEO wanita pertama di dunia otomotif, Mary Barra – merupakan sosok inspiratif dan teladan. Ia sangat patut untuk ditiru oleh para kaum hawa masa kini agar semakin semangat mengembangkan kemampuan, passion, dan potensi diri dalam menggeluti bisnis.

Memang siapa sih Mary Barra? Bagi kamu yang menggemari bidang otomotif pastinya sudah tidak asing lagi dengan sosok ini. Namun, bagi kamu yang belum familiar dengannya, maka mari berkenalan sejenak lewat pembahasan spesial dalam artikel satu ini!

Mary Barra, CEO Wanita Pertama Dunia Otomotif

Mary Teresa Barra merupakan seorang perempuan asal Amerika Serikat yang lahir pada tanggal 24 Desember 1961. Kerap disapa sebagai Mary Barra, sosok ini terkenal karena posisinya sekarang sebagai seorang CEO General Motors Company. 

Posisi tersebut telah Mery emban semenjak Januari tahun 2014 dan ia merupakan seorang CEO wanita pertama dari setiap produsen otomotif besar di dunia. Selain sibuk berkarir menjadi CEO, Mary juga merupakan seorang istri dan ibu dari 2 anak, Rachel dan Nicholas.

Pendidikan Mary Barra

Lahir di Royal Oak dan tumbuh besar di Waterford, Michigan, Mary Barra mengenyam bangku sekolah lokal di Waterford Mott High School. Setelah lulus, ia antusias mengejar karir di industri otomotif, lalu bergabung dengan General Motor Institute.

Nah, di institusi yang berubah nama menjadi Universitas Kettering, di Flint, Michigan tersebut, Mary Barra belajar hingga mendapatkan gelar ‘Bachelor of Science’ yang terspesialisasi di teknik elektro. 

Selain rajin belajar, perempuan inspiratif – Mary Barra juga aktif menjadi member perkumpulan teknik di kampus. Sesudah lulus, dia melanjutkan pendidikannya hingga bergelar Master bidang Administrasi Bisnis pada tahun 1990 di Stanford Graduate School of Business. 

Baca Juga: 10 Wanita Inspiratif Yang Bangun Bisnis Startup di Indonesia

Karir Mary Barra Hingga Menjadi CEO Wanita Pertama Otomotif

Setelah benar-benar menyelesaikan pendidikannya, Mary Barra tidak butuh waktu lama untuk terjun ke dunia kerja. Sebab, saat ia mengenyam bangku perkuliahan di General Motors Institute ketika berusia 18 tahun, sebenarnya ia juga sudah bergabung di perusahaan GM. 

Pada masa awal karirnya, Mary Barra tidak langsung menjadi CEO wanita pertama, namun merangkak dari dasar dulu, yakni sebagai inspektor. Job desk-nya sendiri yakni bertanggung jawab melakukan inspeksi sederhana dan memeriksa spatbor dan kap mesin. 

Lambat laun, tentu saja karirnya pun meningkat seiring dengan pemahamannya mengenai otomotif. Kebetulan sekali GM mulai berkembang, sehingga Mary Barra dipercaya dengan ‘tanggung jawab baru’, yakni mejabat beragam posisi dalam bidang administrasi dan teknik. 

Hal tersebut mengarahkan karirnya pada jenjang lanjutan, sehingga ia pun semakin naik dan menjabat sebagai manajer pabrik Detroit Assembly. Lalu pada Februari tahun 2008, Mary Barra menjadi seorang Wakil Presiden Teknik Manufaktur Global bagi merek tersebut.

Di tahun 2009, profil Mary Barra terus menanjak sehingga di tahun itu, ia diangkat menjadi VP Global Human Resources. Kemudian, 2 tahun berikutnya ia beralih menjadi VP Global Product Development. 

Tentu saja hal tersebut membuat Mary Barra mengemban banyak tanggung jawab penting. Perannya pun diperluas sampai mencakup tugas-tugas Pembelian Global dan Rantai Pasokan. Nah, dari sinilah titik kisah sukses Mary Barra dimulai.

Tentu saja selanjutnya Mary Barra diangkat menjadi CEO, mengambil alih posisi tersebut dari Dan Akerson di tahun 2004. Pada tahun pertama menjadi CEO, ia menghadapi sejumlah tantangan besar.

Nah, tantangan tersebut mulai dari lusinan penarikan keselamatan puluhan kendaraan, hingga menciptakan pengalaman lebih aman untuk pelanggan dan pekerja. Ia pun membantu perusahaan dalam produksi mobil listrik kurang dengan harga kurang dari 40 ribu Dolar AS.Demikianlah pembahasan seputar Mary Barra, CEO wanita pertama dalam dunia otomotif. Terinspirasi kisahnya? Maka lekas mulai bisnismu sendiri dan bergabung di microfinance marketplace Amartha dengan menjadi borrower! Bagi hasil cuma 15% flat per tahun!

Download aplikasi Amartha di Android

Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here