Kemenkes Luncurkan Platform SATUSEHAT, Apa Istimewanya?

0
50

Melalui Kementerian Kesehatan, Pemerintah meluncurkan platform SATUSEHAT pada bulan Juli tanggal 26 lalu. SATUSEHAT mempunyai berbagai macam fungsi serta fitur, salah satunya ialah mengintegrasikan data rekam medis pasien di fasyankes atau fasilitas pelayanan kesehatan. 

Sehingga, catatan kesehatan atau rekam medis pasien akan tersimpan serta dapat diakses secara digital di semua fasilitas kesehatan. Sehingga, pasien tidak perlu membawa berkas rekam medis secara fisik ketika melakukan kunjungan berobat, kontrol maupun pemeriksaan kesehatan lainnya. 

Berkas rekam medis tidak perlu dibawa, walaupun ketika memeriksa di fasilitas kesehatan atau rumah sakit berbeda. Kemenkes Budi Gunadi Sadikin menuturkan SATUSEHAT dapat membuat pertukaran data kesehatan berjalan lebih efektif dan efisien. 

Sejumlah Kemudahan Platform SATUSEHAT

SATUSEHAT akan membuat resume rekam medis pasien yang sudah terekam secara digital di platform ini, atau rekam medis digital, kemudian platform ini juga sudah terintegrasi dengan PeduliLindungi serta dapat diakses dari ponsel. 

Dengan integrase ini, kementerian kesehatan akan mengintegrasikan data kesehatan pasien dari semua fasilitas kesehatan ke PeduliLindungi, sehingga pasien rujukan Rumah Sakit tidak harus repot mengirim dokumen medis yang berasal dari lab kemudian mengulang pemeriksaan lab karena semua data sudah masuk ke PeduliLindungi. 

Kemudahan ini tentu saja bukan hanya dirasakan pasien, tetapi juga tenaga kesehatan. petugas medis hanya perlu mengisi di satu aplikasi dan secara otomatis sudah terhubung dengan aplikasi kesehatan lain. Kedepannya, integrase ini bukan hanya terhubung dengan fakes atau juga BPJS Kesehatan. 

Integrase yang dimaksud seperti sistem pencatatan tuberkulosis, imunisasi, sistem pencatatan secara digital data kematian, sistem rujukan nasional, sistem informasi manajemen, kesehatan ibu anak hingga pengendalian penyakit. 

Cara Menggunakan Platform SATUSEHAT

Pada acara peluncuran SATUSEHAT ini, ditampilkan tutorial penggunaan SATUSEHAT ketika datang ke fasilitas pelayanan kesehatan. nantinya pasien akan memberi akses resume rekam medis yang muncul di platform SATUSEHAT, sehingga dapat dilakukan integrase dengan fasilitas kesehatan yang lain. 

Bola sudah, rekam medis pasien akan terekam dengan cara digital di sistem. Contohnya, hari pertama, X melakukan tes antigen di Apotek Kimia Farma karena mengeluh batuk dan demam. Sesudah di tes, hasilnya non reaktif. 

Kemudian, beberapa waktu kemudian, X melakukan dinas ke Papua, dan memiliki keluhan yang sama. Ia kemudian memeriksakan diri ke rumah sakit. Di sana, akan terlihat rekam medis X berkaitan dengan tes antigen dan kemudian muncul. 

Hal tersebut dapat terjadi karena lab Kimia Farma dan rumah sakit di papua sudah terintegrasi dengan SATUSEHAT. Fungsi platform SATUSEHAT begitu penting bukan. selama tempat tersebut sudah terintegrasi dengan SATUSEHAT, catatan atau rekam medis dapat muncul serta bisa diakses petugas. 

Untuk sekarang, SATUSEHAT masih berada di dalam tahap uji coba. Hal ini disampaikan staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan. SATUSEHAT sudah diuji pada 41 rumah sakit vertikal milik pemerintah serta sedang berlangsung uji coba fase beta serta melibatkan 31 institusi dengan latar belakang berbeda. 

Sampai akhir 2022, Kementerian Kesehatan menargetkan terdapat 8000 fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah terintegrasi dengan sistem SATUSEHAT, dan seluruhnya akan selesai di tahun 2023. 

Sedangkan, berkaitan dengan keamanan, kementerian Kesehatan sudah bekerjasama dengan Badan Siber Sandi Negara agar bisa memastikan keamanan data pengguna. Hal tersebut juga semakin diperkuat dengan adanya regulasi aturan penggunaan platform yang dibuat Kementerian Kesehatan. Platform SATUSEHAT memang sangat menarik, tetapi selain memperhatikan kesehatan, kamu juga harus memperhatikan kondisi keuangan agar juga tetap sehat. Salah satunya dengan berinvestasi dan melakukan pendanaa (lender) melalui microfinance marketplace Amartha. Di sini, kamu bahkan bisa memperoleh imbal hasil hingga 15% flat per tahun.

Download aplikasi Amartha di Android

Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here