Home Syariah Kampung Kurma (Investasi Bodong Berkedok Syariah) Yang Viral Dan Heboh

Kampung Kurma (Investasi Bodong Berkedok Syariah) Yang Viral Dan Heboh

|

|

|

Ada banyak cara yang dilakukan banyak orang, saat mereka ingin menambah penghasilan. Selain berbisnis, mereka juga akan mencoba berinvestasi. Ada banyak juga jenis investasi di pasaran, yang mengimimg-imingi keuntungan yang berlimpah. Seperti kampung kurma (investasi bodong berkedok syariah) yang sempet bikin viral dan heboh.

Masih ada banyak jenis investasi yang bisa Kamu ikuti, yang jujur dan dapat memberikan keuntungan dalam jumlah besar tapi juga jelas. Namun, Kamu harus tetap berhati-hati dalam berinvestasi. Pilih investasi yang resmi, memiliki perusahaan yang jelas, dan lihat histori perjalanan perusahaan tersebut. Jangan sampai seperti investasi bodong Kampung Kurma yang sempat viral akhir-akhir ini.

Waspadalah Dengan Kampung Kurma (Investasi Bodong Berkedok Syariah) 

Cara yang dilakukan oleh pihak investasi bodong tersebut, adalah dengan membawa-bawa syariah di dalamnya. Orang-orang yang ingin berinvestasi secara ‘halal’, otomatis tergiur dengan investasi Kampung Kurma yang dianggap bersih, tidak mengandung riba, dan sebagainya. Tak heran, banyak orang yang percaya dan kemudian menginvestasikan uang mereka di Kampung Kurma tersebut.

Awalnya, calon investor akan diminta untuk mengeluarkan uang untuk modal awal sebesar Rp.99 juta. Uang tersebut, nantinya akan digunakan untuk mendirikan pemukiman yang juga bersifat syariah. Di dalam pemukiman itu, akan ada area untuk memanah, kolam renang, arena pacuan kuda, dan masih banyak lagi.

Imbalan dari modal awal tersebut adalah, lahan seluas 400 m yang nantinya akan dijadikan kebun kurma dengan lima pohon kurma pertama sebagai langkah awal. Sayangnya, investasi ini ternyata palsu. Karena banyak investor yang sudah mengeluarkan uang mereka hingga ratusan juta rupiah tetapi tidak mendapat keuntungan apa-apa.

Investasi Berkedok Syariah Ini, Diduga Hanya Perjudian Semata

Setelah diketahui bahwa investasi Kampung Kurma ini hanya investasi bodong, OJK Otoritas Jasa Keuangan pun angkat bicara. Bahwa investasi itu memang tidak legal. Selain itu, ada banyak juga pelanggaran yang dilakukan oleh Kampung Kurma tersebut. Salah satunya yaitu adanya dimensi judi di dalamnya, menurut MUI.

Lalu kenapa investasi ini disamakan dengan perjudian? Karena para investor melakukan spekulasi ketika berinvestasi, yang metodenya hampir mirip dengan perjudian. Sedangkan hal itu sangat dilarang oleh agama. Misalnya saat lahan tanaman kurma belum dikuasai, tetapi sudah terjadi jual beli.

Kampung Kurma, Ternyata Bukan Investasi Berbasis Syariah?

Menurut kuasa hukum pihak Kampung Kurma, sebenarnya Kampung Kurma ini murni perusahaan yang berhubungan dengan jual beli tanah. Sayangnya, mereka menggunakan investasi syariah untuk menarik perhatian banyak orang supaya mereka bergabung dengan perusahaan tersebut.

Ditambah dengan banyaknya kejanggalan dalam masalah pembayaran lahan. Buat Kamu yang ingin memiliki penghasilan/keuntungan besar dengan berinvestasi, sebaiknya pilih jenis investasi yang jelas ya. Jangan cepat percaya dengan investasi yang membawa nama syariah di belakangnya.

Kamu bisa memeriksa investasi tersebut secara langsung pada dewan pengawas syariah, serta bagaimana kelengkapan perusahaan tersebut. Biar Kamu selamat dari investasi-investasi bodong seperti Kampung Kurma.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

CEO Letter: Dukungan untuk Sektor Usaha Mikro Indonesia

Kepada Pendana Amartha yang terhormat,Semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat sepenuhnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung,...

Pendanaanmu Makin Aman dengan Promo Premi Asuransi 100%! #KitaJanganMenyerah

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, yuk terus dukung Ibu Mitra Amartha untuk bangkit di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini! Cek marketplace...