Jadi Resesi, Ayo Investasi di Instrumen Ini!

0
39
resesi ekonomi

Pandemi Covid-19 menghantam sektor ekonomi global dengan cukup hebat. Berbagai negara di Dunia pun mengalami resesi ekonomi akibat dampak pandemi tersebut, tidak terkecuali Indonesia.

Yap, setelah menunjukkan pertumbuhan yang minus 5,23 % di kuartal lalu, Indonesia dipastikan akan mengalami resesi ekonomi mulai bulan Oktober ini.

Kondisi resesi ini sebenarnya sudah diprediksi sejak lama mengingat dampak pandemi yang mempengaruhi banyak sektor. Apalagi,hal ini juga turut dupengaruhi berbagai aspek yang terjadi di Dunia.

Sebut saja pelemahan mata uang Tiongkok yang mencapai titik terendah dalam 11 tahun terakhir, ketegangan perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok, hingga kebijakan bank sentral Dunia yang menurunkan suku bunga.

Belum lagi, pemilu Amerika Serikat yang akan diselenggarakan pada musim gugur mendatang membuat investor cemas untuk mengambil langkah.

Meski begitu, langkah untuk berivestasi sebaiknya tidak dihentikan pada resesi loh. Pasalnya, masih banyak instrument investasi yang terbilang menjanjikan, walau dalam kondisi resesi. Berikut instrument investasinya!

1. Emas   

Sampai saat ini, emas masih menjadi aset berharga yang bisa dijadikan instrumen investasi yang menguntungkan. Meski harga emas relatif dinamis, ini merupakan instrumen investasi yang mudah dikelola, dicairkan, serta diperjualbelikan.

Harga yang mengalami fluktuasi setiap hari tidak membuatnya kehilangan peminat. Demi melindungi nilai uangnya dari inflasi, tidak sedikit orang yang menjadikan logam mulai seperti emas menjadi aset andalan sejak dulu.

2. Saham

Instrumen investasi berikutnya adalah saham. Produk investasi ini dikenal high risk & high return. Walau begitu, jika kamu berhasil memahami pasar modal dengan baik, tentu tidak sedikit keuntungan yang bisa didapatkan.

Ada dua jenis keuntungan yang bisa kamu dapatkan saat berinvestasi di saham. Pertama, yaitu capital gain dari selisih harga jual dan harga beli saham.

Kedua, investor juga bisa mendapatkan dividen dari saham yang dimiliki, yaitu pembagian laba yang diberikan perusahaan kepada para pemegang saham.

3. Reksa Dana

Reksa dana adalah salah satu instrumen investasi yang dilakukan dengan cara menanamkan modal untuk kemudian dikelola oleh seorang manajer investasi.

Dengan instrumen investasi reksa dana,kamu bisa dengan mudah mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan.

Selain itu, berbeda dengan saham, reksa dana jadi instrumen investasi ideal bagi kamu yang tidak punya banyak waktu untuk mengamati pergerakan pasar terus-menerus.

4. Deposito

Deposito merupakan istrumen investasi yang terbilang stabil. Pasalnya, ketika menempatkan uang di deposito, kamu akan mendapatkan bunga tetap dari bank setiap tahun dan modal awal akan dikembalikan ketika jatuh tempo.

Meski begitu, deposito menawarkan keuntungan yang relatif kecil, yakni hanya sekitar 3-4%.

5. Investasi Peer to Peer Lending (P2P)

Amartha

Pada dasarnya, P2P Lending adalah metode yang menghubungkan antara pemberi pinjaman (pendana/pendana) dengan peminjam secara online.

Yang menarik, dalam skema P2P Lending Produktif, modal dari pemberi pinjaman akan digunakan oleh peminjam untuk menjalankan kegiatan usaha.

Sederhananya, dana dari pemberi pinjaman akan turut membantu kegiatan usaha yang tengah membutuhkan dana tambahan selaku peminjam.

Nah, salah satu platform Peer to Peer (P2P) Lending Produktif yang aman dan tepercaya adalah Amartha. Sebagai informasi, Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech peer to peer lending (P2P) yang menghubungkan pendana urban dengan pengusaha mikro di pedesaan. Hingga saat ini tercatat sudah ada lebih dari 500.000 perempuan di seluruh penjuru Indonesia telah menjadi mitra Amartha untuk diberdayakan.

Dengan bergabung menjadi pendana di Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata loh.

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Oh ya, pembayaran angsurannya juga bisa bisa diambil kapan saja. Makanya, yuk bergabung di Amartha!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here