/

Jadi Agen Kredit Perlengkapan Rumah Tangga, Mimi Berhasil Bangun Rumah Impian

Perjuanagn Mimi, Perempuan Penuh Kerja Keras untuk Mensejahterakan Keluarganya

Perjuanagn Mimi, Perempuan Penuh Kerja Keras untuk Mensejahterakan Keluarganya

Pagi itu senyum mengembang di wajah Mimi Marini. Dia sedang menghadiri kumpul rutin majelis yang diberi nama majelis “bayam”.  Kumpul rutin ini merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap anggota yang tergabung ke dalam majelis yang mendapatkan pembiayaan dari Amartha.

Mimi, merupakan salah satu anggota Amartha, sebuah perusahaan teknologi yang berfungsi sebagai penyedia layanan peer-to-peer yang memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan peminjam dan investor. Mimi merupakan salah satu mitra Amartha yang mantap untuk berwirausaha sejak 10 tahun lalu.

Saat pertama kali bergabung di Amartha, Mimi mendapat pembiayaan sebesar Rp 500 Ribu pada 2011 lalu. Dana tersebut ia gunakan untuk mengembangkan usaha memasang aksesoris mute pada berbagai model kerudung. Lambat laun, pelanggan yang menggunakan jasa pemasangan aksesoris mute milik Mimi semakin berkurang.

Namun Mimi tidak begitu saja menyerah, ia lantas membuka usaha baru setelah mendapat pembiayaan kedua dari Amartha yaitu usaha arisan perlengkapan rumah tangga seperti lemari, kasur, alat-alat dapur dan masih banyak lagi.

Tidak disangka bisnis ini ternyata lebih menjanjikan dibanding dengan jasa memasang mute pada kerudung. Berangkat dari hal tersebut, Mimi pun mantap untuk fokus dalam usaha arisan perlengkapan rumah tangga ini.

Saat ini terdapat 53 orang yang tergabung dalam arisan perlengkapan rumah tangga miliknya. Dari usaha ini, setiap bulannya Mimi mampu mendapatkan keuntungan bersih hingga Rp 3.5 Juta. Jumlah tersebut bisa bertambah lagi jika ia mampu menekan harga barang dengan cara mencari harga termurah di pasaran.

Membangun “Istana” Impian

Lima tahun Mimi bergabung bersama Amartha, banyak hal yang telah ia peroleh. Pembiayaan yang diberikan oleh Amartha selain ia gunakan untuk mengembangkan usahanya juga ia gunakan untuk melakukan renovasi rumah miliknya. Perbaikan atap rumah, membuat dapur hingga membangun toilet sudah ia lakukan dengan pembiayaan dari Amartha yang turun setiap periodenya.

Alhamdulillah ibu bisa renovasi rumah dikit-dikit. Dari mulai bangun toilet, bikin dapur sampai perbaiki atap rumah semua dibantu Amartha, ibu senang sekali,” ujar Mimi dengan senyum bahagia mengembang di wajahnya.

Hal ini ia lakukan agar ia dan keluarga dapat tinggal di rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman. Sehingga kehidupannya beserta keluarga dapat lebih maju dan sejahtera.

Ikut Bantu Suami

Saat pertama kali memutuskan untuk menikah, Mimi hanya bekerja sebagai seorang ibu rumah tangga. Saat itu, pemasukan keluarganya hanya berasal dari sang suami, yang bekerja di salah satu rumah konveksi di Parung, Bogor.

Setelah ia melahirkan satu orang anak, mereka merasa pendapatan suaminya tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mimi pun mencoba memutar otak, agar mampu mendatangkan pendapatan tambahan demi dapur tetap mengepul. Ia kemudian mantap untuk berwirausaha dengan mengembangkan usaha arisan perlengkapan rumah tangga, sedikit demi sedikit keadaan ekonomi keluarganya pun semakin baik.

Alhamdulillah setelah ibu buka usaha ini, ya bisa bantu-bantu bapak buat pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Kadang suka disisihin juga untuk nabungnabung juga nih di Amartha,” kata Mimi yang bersama Amartha berhasil membantu keluarganya bertahan di tengah kondisi ekonomi yang sulit ini.

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: