Home Finance Investor Perorangan: Panduan Cara Investasi Aman di P2P Lending

Investor Perorangan: Panduan Cara Investasi Aman di P2P Lending

|

|

|

Berinvestasi secara pribadi atau biasa disebut dengan investor perorangan tentu memiliki resiko yang lebih besar daripada melalui investasi intitusional (lembaga keuangan).

Selain bisa gagal memperkirakan besarnya keuntungan, menjadi investor perorangan juga lebih rawan terkena penipuan investasi, semisal reksa dana bodong, dan saham palsu. Sebab keputusan berinvestasi diambil seorang diri.

Di Indonesia sendiri kasus seperti ini sering terjadi. Bahkan korbannya tidak sedikit para investor yang telah banyak makan asam garam di dunia investasi.

Bagi seorang investor perseorangan modal besar saja belum cukup menjadikan anda akan sukses meraih keuntungan. Perlu jam terbang tinggi serta strategi matang untuk bisa meraup rupiah yang besar.

Faktor jaminan keamanan berinvestasi juga perlu anda pikirkan agar tidak menyesal di kemudian hari karena salah mengambil keputusan saat berinvestasi.

Demi meminimalisir resiko investasi tersebut tidak ada salahnya anda mencoba keunggulan berinvestasi peer to peer (P2P) lending di marketplace Amartha.com.

Sebagai perusahaan Finance Technology (FinTech), Amartha.com memang memberikan sensasi baru berinvestasi dengan kecanggihan teknologi.

Di sini,investor perorangan tidak perlu repot repot mencari dan menyalurkan dana investasi, karena di Amartha.com anda akan terhubung puluhan ribu peminjam dan investor lainnya.

Investasi di Amartha memiliki impact besar untuk Indonesia

Akan ada banyak kemudahan untuk investor perorangan, amartha menawarkan investasi yang aman untuk pemula.

Dengan minimal investasi yang tergolong minim sebesar 3 juta rupiah, investor perorangan yang menanamkan modalnya dengan investasi institusional di marketplace P2P lending Amartha.com, tidak hanya mendapatkan hasil imbal yang sesuai, namun juga sebuah impact.

Impact yang dimaksud adalah dana yang disalurkan oleh para investor akan digunakan untuk modal usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) yang digeluti masyarakat di pedesaan.

Pembiayaan tersebut akan menggerakkan sektor-sektor ekonomi produktif di pedesaan sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Dengan demikian, hal ini akan membantu mengembangkan perekonomian Indonesia ke arah yang lebih positif berbasis kerakyatan.

Perlu diketahui, salah satu penyebab Indonesia tidak terdampak krisis ekonomi global beberapa tahun lalu karena bertahannya usaha UKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Amartha juga menyediakan keuntungan sebesar 12 hingga 17 persen bagi para investor yang menanamkan modalnya di marketplace P2P lending ini. Dengan jumlah pembagian tersebut, berinvestasi di Amartha jauh lebih menguntungkan dari pada anda melakukan investasi perseorangan di Deposito atau menabung di bank secara konvensional.

Bukanya hanya investasi menguntungkan tapi juga aman. Melalui investasi institusional yang dilakukan para investor, Amartha.com berhasil menyalurkan modal hingga 3 juta dolar Amerika dengan 0 persen gagal bayar selama lima tahun berturut turut.

Sisi keamanan bagi investor pemula juga diberikan dalam sisi teknologi. Investor yang melakukan investasi di marketplace ini juga dapat memantau secara realtime pertumbuhan investasi dan selisih keuntungan yang didapat dari investasinya.

Cara investasi aman di P2P lending

Keamanan berinvestasi perorangan menjadi jaminan yang diberikan Amartha bila anda melakukannya di marketplace lending ini. Dengan sistem Group Lending yang diterapkan, anda tidak perlu khawatir dana yang anda investasikan tidak akan kembali.

Group lending merupakan mejelis yang terdiri 15 hingga 25 orang yang berada di satu domisili yang sama. Dengan diterapkannya sistem ini bagi anggota kelompok yang tidak bisa membayar akan dibantu anggota lainnya secara tanggung renteng. Oleh Amartha, sistem seperti ini disebut Dhanapati Fund.

Berikut panduan agar investasi yang anda lakukan aman di platform P2P lending:

  1. Jangan gegabah dalam mengambil keputusan berinvestasi. Bila belum berpengalaman lakukan di minumun saldo terlebih dahulu (IDR 3.000.000);
  2. Pilih portfolio peminjam yang sesuai berdasarkan deskripsi usaha atau tenor pinjaman;
  3. Pilih satu atau lebih peminjam yang ingin dibiayai;
  4. Cek syarat dan ketentuan serta akad (perjanjian pinjaman) untuk memastikan bahwa Anda telah memahami risiko dan setuju dengan ketentuan yang ada.

Apabila anda investor yang belum berpengalaman, maka pilihlah jenis investasi yang aman untuk pemula. Anda bisa membaca tahapan detailnya di 5 Cara berinvestasi dengan resiko terukur dan aman. Untuk yang sudah yakin memulai berinvestasi, Yuk kita mulai berinvestasi.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

7 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Pendanaanmu Makin Aman dengan Promo Premi Asuransi 100%! #KitaJanganMenyerah

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, yuk terus dukung Ibu Mitra Amartha untuk bangkit di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini! Cek marketplace...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

CEO Letter: Dukungan untuk Sektor Usaha Mikro Indonesia

Kepada Pendana Amartha yang terhormat,Semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat sepenuhnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung,...