Investasi Online: Reksadana vs P2P Lending

|

|

|

Masa pensiun pasti akan dialami hampir semua pekerja. Menyiapkan bisnis sebagai investasi jangka panjang untuk menjalani hari tua agar terus produktif harus direncanakan dengan matang. Jangan sampai di masa tua, kita malah sulit untuk tetap produktif.

Melalui investasi, dana dapat disimpan, bahkan nilainya akan terus bertambah. Sehingga dana tersebut dapat dipersiapkan untuk keperluan investasi masa depan.Banyak cara untuk menyiapkan investasi masa depan. Misalnya dengan menaruhnya di bisnis konvensional maupun produk investasi online seperti di reksadana, deposito ataupun bisnis investasi yang bisa dijangkau dengan modal kecil.

P2P Lending, Investasi Online Yang Menjanjikan

Beberapa tahun ini muncul sebuah produk keuangan yang bernama Peer to Peer (P2P) Lending. Salah satu perusahaan fintech yang memakai P2P Lending sebagai platformnya adalah Amartha.

Adanya platform P2P lending seperti yang Amartha, dianggap sebagai alternatif untuk melakukan investasi masa depan yang aman dan menguntungkan.

Pasalnya, Amartha memungkinkan investor untuk berinvestasi dengan modal kecil namun tetap berdampak besar. Layaknya investor ulung yang sudah banyak makan asam garam.

Lantas, investasi jangka panjang mana yang lebih menguntungkan? Rekasadana atau P2P Lending?

Investasi di Instrumen Reksadana

Mungkin investasi reksadana sudah tidak asing terdengar di telinga masyarakat. Namun kenyataannya masih banyak yang belum mengetahui cara kerja dari model bisnis investasi modal kecil ini.

Investasi reksadana merupakan wadah untuk mengimpun dana dari masyarakat atau pemodal yang kemudian akan diinvestasikan kembali ke dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Ada dua cara bila ingin berinvestasi dengan reksadana: pertama, secara lump sum atau investasi sekaligus. Kedua, dengan rupiah cost averaging atau investasi berkala.

Keunggulan melakukan reksadana sekaligus adalah bersifat jangka panjang. Cara ini sangat cocok dilakukan oleh para investor berdana besar karena modal yang diinvestasikan akan mengalami kenaikan.

Lain halnya dengan berkala, yaitu setoran dilakukan setiap bulan. Sehingga melakukan investasi ini bisa dilakukan bagi investor dengan dana terbatas.

Meski demikian dalam berinvestasi pada reksa dana, kita tidak bisa mematok sebuah kepastian hasil investasi atau keuntungannya.

Investasi P2P Lending

Amartha

P2P Lending merupakan sebuah produk keuangan yang belakang menjadi trend baru dalam berinvestasi. Kepopuleran investasi ini lantaran semakin berkembangan perusahaan startup Financial Technology (FinTeh).

Makna dari P2P Lending adalah praktik meminjamkan uang kepada individu atau usaha melalui sebuah wadah yang mempertemukan langsung antara investor (pemodal) dengan borrower (peminjam) secara online melalui sebuah website atau aplikasi. 

Sebagai salah satu FinTech penyedia layanan P2P Lending, Amartha berhasil membuktikan bahwa investasi tidak hanya bisa mendapatkan keuntungan materi tetapi juga dapat menciptakan dampak.

Amartha sebagai salah satu perusahaan investasi P2P Lending di Indonesia menyalurkan dana dari investor kepada para peminjamnya yang semuanya adalah perempuan pengusaha mikro di pedesaan. 

Dengan minimal investasi yang cukup terjangkau sebesar 3 juta rupiah, P2P lending Amartha juga memberikan keuntungan hingga 15% flat per tahun.

Keuntungan yang diberikan Amartha kepada para investor ini tergolong lebih besar dibandingkan berinvestasi dengan produk keuangan yang lain. Pasalnya Amartha turut memberikan pendampingan usaha dan pelatihan keuangan setiap minggunya kepada para peminjam.

Bila sudah dibandingkan, mana investasi online yang aman dan menguntungkan di masa depan?

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Semua Orang Bisa Jadi Sultan. Investasi di Amartha Mulai dari 100 Ribu Rupiah!

Good News From Amartha!  Dalam rangka mempercepat indeks inklusi keuangan di Indonesia sekaligus menjangkau lebih banyak pendana untuk mendorong...

Black Card, Bisa Punya Gak Ya?

Belum lama ini, muncul video viral di TikTok tentang charge card paling istimewa di Dunia yang disebut Black Card.

Ini Daftar Negara Termiskin di Dunia, Ada Indonesia Gak Ya?

Setiap negara di dunia diklasifikasikan menjadi 3, yaitu negara miskin, berkembang, dan maju. Dalam klasifikasi ini setiap organisasi dunia memiliki indikatornya...