Instrumen Investasi Ini Paling Cocok Untuk Anak Muda, Tapi…

|

|

|

Anak muda atau pun mahasiswa perlu memulai dari pembenahan paradigma soal keuangan. Masih ada paradigma klasik bahwa investasi bisnis baru akan dibutuhkan ketika telah “hidup mapan” ataupun berkeluarga.

Padahal, yang namanya investasi merupakan hal yang mutlak dan sepatutnya dimulai sedini mungkin. Sejak usia muda.

Pengertian investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan.

Terkadang investasi juga dikaitkan dengan penanaman modal, untuk hal ini perlu kita meninjau tempat tempat atau produk investasi bisnis yang aman dan menguntungkan.

Instrumen Penting Bagi Anak Muda Dalam Berinvestasi

Berikut ini ada 4 instrumen penting untuk anak muda yang perlu dipahami dan menjadi patokan dalam berinvestasi, yakni:

1. Sikap Investor Cerdas Yang Mencari Berkah dan Dampak Sosial

Pilihan produk investasi ini ada banyak macamnya, mulai yang konvensional ataupun online. Anda bisa memilih berbuat kebaikan sebagai bentuk investasi terbaik ataupun bekerja sama dengan P2P Lending seperti Amartha untuk menyalurkan dana investasi anda kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan yang tidak terjangkau layanan keuangan konvensional atau perbankan.

2. Pola Pikir Investasi Jangka Panjang

Pikirkan investasi jangka panjang lebih utama sebab hasilnya akan lebih besar dibandingkan investasi jangka pendek. Bagi investor cerdas tentu akan memilih investasi yang aman dan menguntungkan. Dengan berinvestasi di Amartha, investor bisa mendapatkan keuntungan hingga 15% flat per tahun. Amartha juga sudah memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga transaksi investasi jadi aman.

3. Memahami Teknologi

Perkembangan layanan investasi secara online sekarang memasuki dunia online. Layanan ini dikenal dengan fintech atau finansial technology.

Bagi para investor muda bisa memanfaatkan teknologi, sebab disela-sela kesibukannya bisa tetap melakukan investasi tanpa harus kehilangan makna dan informasi penting seputaran informasi yang berlaku.

4. Tidak Meremehkan Investasi Dengan Modal Kecil

Sering kali investor pemula seperti anak muda merasa gengsi, akibatnya meremehkan dampak investasi modal kecil. Padahal banyak investasi yang memiliki keuntungan besar dan juga berdampak sosial seperti Amartha yang memungkinkan anak muda untuk menjadi investor dengan modal mulai dari 3 juta rupiah.

Jenis Investasi Yang Cocok Untuk Anak Muda

Setelah pola pikir tentang investasi kini saatnya memilih produk investasi. Pertanyaannya, apakah instrumen investasi yang paling tepat dijajal oleh anak muda?

Disini Amartha akan mencoba mengulas instrumen investasi yang layak dicoba oleh kamu yang masih kuliah atau baru mulai bekerja.

1. Investasi Saham: High Return High Risk

Berinvestasi di instrumen investasi saham secara tidak langsung dapat menjadikan kita “pemilik” dari organisasi yang kita beli sahamnya.

Disini, kita akan mendapatkan 2 jenis keuntungan: pertama adalah capital gain dan dividen, bahkan kamu berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Capital gain merupakan jenis keuntungan yang didapat pemegang saham ketika menjual sahamnya ke pasar.

Inilah Kriteria Saham Syariah Menurut OJK

Sedangkan dividen, merupakan pembagian keuntungan investasi yang diberikan perusahaan ke setiap pemegang saham setelah mencapai jangka waktu tertentu. Bentuk dividen bisa dalam wujud dividen tunai yang diberikan dalam bentuk uang, atau dapat diberikan berupa dividen saham yang bisa meningkatkan kepemilikan saham seseorang di perusahaan tersebut.

Nah, yang perlu kamu perhatikan adalah besarnya keuntungan yang ditawarkan oleh investasi bisnis dalam bentuk saham juga sebanding dengan risikonya. Pemilik saham tidak bisa dilepaskan dari resiko likuidasi perusahaan apabila terjadi capital loss saat sentimen pasar memburuk.

2. Reksadana: Investasi Modal Kecil Jangka Panjang

Investasi reksadana terkenal karena dapat dilakukan dengan modal yang kecil. Berdasarkan pengertiannya, reksadana adalah investasi berupa wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat atau pemodal yang kemudian akan diinvestasikan kembali ke dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Skema rekasadana memungkinkanmu yang memiliki modal terbatas untuk mampu membeli instrumen investasi, sebab dana yang kamu miliki akan digabungkan dengan dana pemilik modal lain. Manajer investasi bisa meletakkan dana yang kamu miliki di instrumen lain seperti RDPU atau RDPT.

Memahami Investasi RDPU dan RDPT, Apa Bedanya?

Ada dua cara bila ingin berinvestasi dengan reksadana: pertama, secara lump sum atau investasi sekaligus. Kedua, dengan rupiah cost averaging atau investasi berkala. Reksadana adalah contoh paling jelas dari investasi jangka panjang.

Pasalnya, keuntungan yang didapatkan membutuhkan waktu yang cukup lama. Investasi reksadana terkenal dengan istilah low return low risk.

Punya Uang 3 Juta? Pilih Investasi Reksadana atau P2P Lending

3. Investasi Emas: Investasi Aman, Tapi profitnya Juga “Aman-Aman” Saja

Seperti judulnya, investasi emas cenderung hanya untuk mengamankan nilai uang kita, sebab itu profitnya pun aman aman saja.

Melihat dari segi keuntungan, harga emas fisik milik Antam terendah dalam 2 tahun di level Rp 498.000 pada 25 Juni 2013. Saat itu, harga spot emas berada di level US$ 1.286 per troy ounce.

Sedangkan pada tahun 2015, harga emas batangan Antam mengalami kenaikan, berada pada angka Rp 586.000/gram untuk pecahan 1 gram.

Melihat perbandingan angka tersebut, dapat dilihat jika investasi di emas batangan sudah mencatatkan keuntungan 17,67% dalam 2 tahun.

4. Investasi P2P Lending Amartha: Investasi Menguntungkan dan Berdampak Sosial

Amartha

Investasi P2P Lending adalah jenis investasi yang terbilang baru di Indonesia. P2P Lending adalah skema investasi yang menghubungkan investor kepada peminjam secara online melalui sebuah website atau aplikasi.

Salah satu P2P Lending yang terpercaya adalah Amartha. Amartha merupakan P2P Lending yang menghubungkan investor baik perorangan atau institusi kepada peminjam yaitu perempuan pengusaha mikro di pedesaan.

Di Amartha, investor bisa mendapatkan keuntungan hingga 15% flat per tahun dengan minimal investasi mulai dari 3 juta rupiah.

Selain keuntungan materi di atas, para investor yang berinvestasi di Amartha turut menciptakan dampak sosial yang nyata. Dampak yang dimaksud adalah partisipasi investor dalam mendukung sektor usaha mikro di Indonesia.

Hal ini karena Amartha senantiasa menyalurkan dana investasi yang ditanamkan para investor untuk membantu modal usaha UMKM yang berada di Indonesia. Dengan adanya gerakan ini diharapkan memberikan dampak baik terhadap perekonomian nasional.

Jadi yuk pilih instrumen investasi yang tepat!

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Moms, Ini Lho Perkiraan Biaya Imunisasi Si Kecil

Buat bayi, imunisasi adalah hal yang sangat penting didapat mengingat daya tahan tubuhnya masih sangatlah lemah. Sebagai informasi, imunisasi merupakan cara meningkatkan...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...