Ini Portofolio Investasi Kobe Bryant, Pebasket Legendaris Dunia

0
103

Pagi ini tersebar kabar meninggalnya Kobe Bryant karena helikopter yang ditumpanginya menuju Mamba Academy, Thousand Oaks untuk menghadiri sesi latihan basket mengalami kecelakaan. Korban jiwa tak hanya Bryant tetapi juga Gianna Maria Onore (Gigi), anaknya yang berusia 13 tahun.

Kepergian Kobe Bryant meninggalkan harta kekayaan total yang mencapai Rp 10 Triliun. Majalah Forbes juga mencatat bahwa kekayaan Bryant sebanyak US$ 770 juta dan menempatkannya ke peringkat sembilan atlet terkaya di dunia.

Bagaimana bisa Bryant meninggalkan kekayaan tersebut? Kekayaan tersebut dikumpulkan Bryant saat ia masih menjadi atlet basket di klub LA Lakers. Ia juga mendapatkan penghasilan dari sponsor ternama seperti Nike, Hublot, dan Panini. Selain itu, Bryant juga melakukan investasi.

Apa saja investasi yang dilakukan Bryant semasa hidupnya? Simak di bawah ini yuk!

Merambah ke Dunia Games

Game yang berjudul Fortnite adalah game yang di develop oleh perusahaan dengan nama Epic Games yang merupakan adalah portofolio Kobe Bryant. Alasan Bryant berinvestasi pada Epic Games karena Epic banyak memproduksi games yang disukai para penggunanya. Selain Fortnite, Epic Games juga memproduksi Borderlands 3, Gears 5, dan Sea of Thieves.

Investasi Sebelum Pensiun

Sebelum memutuskan pensiun, Bryant sudah membuat perencanaan yang matang mengenai kehidupannya. Salah satunya adalah dengan melakukan investasi. “Saya paham pentingnya berinvestasi dan cerdas dalam hal keuangan.” katanya di USA Today saat menyikapi masalah keuangan yang sering menimpa mantan atlet pada September 2019 lalu.

Untuk itu, Bryant bersama Jeff Stibel mendirikan perusahaan permodalan ventura dengan nama Bryant Stibel & Co. Perusahaan ini fokus mendanai pelaku usaha startup seperti Focus Motion, Art Of Sport, dan Ring DNA. Selama tahun 2019, sudah ada 28 perusahaan yang masuk ke dalam portofolio investasi Bryant Stibel.

Cuan Gede dari Minuman Soda

Gak cuma berinvestasi di dunia games aja, Bryant juga melakukan investasi ke minuman Gatorade. Minuman ini cukup populer di dunia basket Amerika Serikat. Bryant memanfaatkan momen tersebut untuk menginvestasikan dananya ke Body Armor SuperDrink, kompetitor Gatorade pada bulan Agustus 2018 lalu. Body Armor kemudian diakuisisi oleh Coca Cola. Kepemilikan saham 10% Bryant yang semula US$ 6 juta (Rp81 Miliar) menjadi US$200 (Rp2,7 Triliun).

Itulah beberapa portofolio investasi yang dimiliki oleh Kobe Bryant. Tak hanya pandai bermain basket, Bryant juga jago memanfaatkan sektor-sektor industri yang bisa diinvestasikan. Nah kalau kamu, sudah investasi di instrumen apa saja nih?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here