Ini Pemenang Perempuan Pencipta Perubahan 2019

Amartha_pemenang_perempuan_pencipta_perubahan_2019

Amartha dan Bank Permata mengumumkan tiga pemenang Perempuan Pencipta Perubahan 2019 yakni, Tumini dari Yogyakarta, Marnah dari Ciseeng, Bogor dan Sumiyati dari Indramayu di Unite For Education (UFE )Sustainability Forum 2019, Gandaria City Hall.

Mereka adalah tiga dari Perempuan Tangguh Amartha yang terpilih dari 10 nominasi Perempuan Pencipta Perubahan 2019. Ketiga pemenang mendapatkan sertifikat dan uang tunai sebesar Rp 10 juta.

Ketiga Perempuan Pencipta Perubahan 2019 ini merupakan perempuan tangguh yang menginspirasi, gigih, tekun, bersemangat dan terus berkomitmen dalam memanfaatkan pendanaan yang baik dari pendana urban melalui Amartha. Bersama Amartha, mereka berhasil membangun usahanya dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Baca Juga: Amartha dan Bank Permata Gelar Perempuan Pencipta Perubahan 2019

Marnah mengungkapkan kebanggaannya saat menerima penghargaan itu. Sejak awal, dia memulai usaha katering bersama Amartha. Kini, dia sudah mampu memperkerjakan beberapa saudaranya dan tetangga. “Saya mulai usaha ini sejak 2017. Kebetulan di daerah itu ada Amartha. Saya lansung ajukan modal. Namun, perlu waktu lama itu. Waktu itu saya harus mendapatkan pelatihan keuangan dari Amartha selama beberapa minggu,” kata Marnah.

Tumini pun bersyukur mendapat penghargaan itu. Saat ini, dia telah mempunyai satu cabang di Yogyakarta yang dioperasikan oleh sang anak.  “Sekarang, usaha saya berjalan dengan lancar. Anak pertama saya sudah bisa punya usaha bakmi Jawa juga. Anak kedua masih kuliah tapi sambil kerja sebagai asisten perawat dan terakhir anak saya masih TK,” kata Tumini.

CEO Amartha Fintek, Andi Taufan Garuda Putra mengatakan Perempuan Tangguh Amartha ini menjadi cerminan perempuan di desa, yang kini punya peran besar dalam pembangunan Indonesia. “Mereka tidak menyerah meski dengan segala keterbatasan. Dengan akses modal dan pengetahuan dari fintech seperti Amartha, bisa membuka usaha baru yang menjadi penggerak ekonomi desa, sekaligus sumber penghidupan keluarga,” ujar Taufan.

Mereka tidak menyerah meski dengan segala keterbatasan

Baca Juga: Inilah 10 Mitra Amartha Nominasi Perempuan Pencipta Perubahan 2019

Sebelumnya, Amartha telah menggelar Perempuan Tangguh 2018 yang berganti nama menjadi Perempuan Pencipta Perubahan 2019. Tahun lalu,  ada tiga  yang terpilih dari 10 Perempuan Tangguh Amartha yakni Ade Sholihah (pengusaha bubur ayam) dari Tanjung Siang, Sri Suwarni (pengusaha kuliner) dari Jatinom dan Apsiah (pengusaha ikan cupang) dari Ciseeng.

“Pemilihan Perempuan Tangguh Amartha merupakan wujud apresiasi kami terhadap pengusaha mikro perempuan di desa yang berhasil menjadi perempuan tangguh dan mandiri secara ekonomi. Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Amartha terhadap inklusi keuangan di Indonesia,” ungkapnya.

 

Please follow and like us:
FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: