Ini Dia Cara Meningkatkan Omzet UMKM. Dijamin Untung Besar!

0
28
Ilustrasi cara meningkatkan omzet UMKM. sumber: www.istockphoto.com
Ilustrasi cara meningkatkan omzet UMKM. sumber: www.istockphoto.com

Apakah usaha yang kamu miliki tidak kunjung mengalami perkembangan yang baik? Jika demikian, kamu dapat mencoba cara meningkatkan omzet UMKM. Pada dasarnya, setiap pengusaha pasti ini omset penjualan yang dimilikinya selalu mengalami peningkatan agar semakin maju.

Ketika omzet tidak kunjung meningkat, umumnya pebisnis akan melakukan penawaran yang menarik untuk konsumen, mulai dari memberikan diskon, membuat giveaway. Tetapi, hal tersebut ternyata tidak cukup. Ada berbagai macam cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan penjualan. 

Cara Meningkatkan Omzet UMKM

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan omzet, antara lain:

1. Tingkatkan Omzet Dengan Perkuat Brand

Pada dasarnya, pelanggan jauh lebih menyukai membeli produk baru yang berasal dari brand yang dikenal. Karena brand yang dikenal sudah mempunyai kepercayaan pelanggan. Jika tidak memiliki brand yang kuat, kamu akan terus menerus bersaing dengan harga yang berada di pasaran. 

Padahal, jika terus membeli harga murah, omzet dan keuntungan malah akan menurun. Oleh sebab itu, cara meningkatkan penjualan usaha yang bisa kamu lakukan adalah dengan meningkatkan kekuatan brand

2. Perluas Target Pasar yang Kamu Miliki

Cara lain untuk meningkatkan penjualan adalah memperluas target pasar. Agar target pasar yang kamu miliki semakin luas, kamu harus meningkatkan promosi. Gunakan semua platform media online untuk melakukan pemasaran. 

Kemudian, kamu juga bisa mengoptimalkan semua media pemasaran sehingga target pasar meningkat. Selain secara online, kamu bisa melakukan pelebaran pasar dengan lebih massif seperti memasang media promosi di jalanan. 

Hal ini juga bisa kamu lakukan ketika sedang mencari cara meningkatkan omzet penjualan  makanan. Meskipun membutuhkan budget yang tidak sedikit. Tetapi ini menjadi cara ampuh yang bisa kamu lakukan. 

3. Tingkatkan Kualitas Produkmu

Sebuah produk yang berkualitas tentu akan dicari oleh banyak orang. Oleh sebab itu, pastikan bila produk yang kamu jual mempunyai kualitas yang sudah lolos standard. Biasanya, produk berkualitas diproduksi dengan menggunakan bahan berkualitas. 

Bila produkmu berkualitas, harga yang ditawarkan akan ikut tinggi. Jangan khawatir bila nantinya produk menjadi tidak laku, karena pelanggan akan rela membayar barang yang kamu jual dengan harga tinggi bila benar-benar berkulalitas. 

Cara meningkatkan penjualan toko offline ini juga dapat dilakukan untuk produk online dan lainnya. 

Baca Juga: Gurihnya Mie Balap Medan, Bisa Dapat Omzet 30 Juta Sebulan

4. Beri Promo Menarik

Sebagai pembeli, kamu sendiri pasti akan senang bukan jika sebuah bisnis mengadakan promo. Bahkan, ketika mendengar kata promo, orang akan langsung berbondong-bondong untuk melakukan pembelian produk. 

Cara ini harus dicoba agar bisa meningkatkan penjualan. Dengan memberi promo yang bisa memancing pelanggan untuk membeli produkmu, penjualan akan meningkat, selain itu keuntungan juga semakin berlipat. 

5. Buat Pelanggan Puas

Cara meningkatkan omzet UMKM yang lainnya adalah membuat pelanggan menjadi puas. Kamu bukan hanya harus memperhatikan kualitas produk, tetapi juga harus memberi pelayanan terbaik untuk pelanggan. Pelayanan yang baik akan membuat mereka setia dan betah. 

Sebagus apapun kualitas produk yang kamu miliki, bila pelayanannya mengecewakan, mereka enggan kembali untuk membeli. Oleh sebab itu, sebisa mungkin ciptakan kondisi yang nyaman. 

6. Tingkatkan Omzet Dengan Beri Garansi

Adanya garansi produk bisa membuat pelanggan merasa jauh lebih aman ketika melakukan pembelian. Dengan garansi, hal ini akan menjadi nilai lebih untuk produkmu serta membangun kepercayaan pelanggan. 

Setelah cara meningkatkan omzet UMKM yang kamu lakukan di atas berhasil, jangan lupa untuk membantu UMKM lainnya ya. Kamu bisa menjadi lender untuk ikut andil dalam kemajuan usaha UMKM Indonesia dengan modalin mitra mulai dari 100 ribu aja melalui Microfinance Marketplace Amartha.

Sebagai pendana (lender) kamu juga bisa mendapatkan imbal hasil mencapai 15% flat per tahun! Jangan khawatir, Amartha menerapkan prinsip bisnis yang berkelanjutan dan transparansi. Di mana setiap pendana dapat memonitor portofolio mitra secara mingguan di aplikasi Amartha. Amartha juga sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tahun 2019.

Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here