Ini Bedanya Investasi Saham dan Reksadana Saham

0
112
Beda Investasi Saham dan Reksadana Saham
Sumber Foto: Shutterstock

Investasi saham belakangan ini menjadi semakin populer di masyarakat. Orang-orang ini biasanya menganggap investasi saham sama dengan reksadana saham. Nyatanya, kedua jenis investasi ini sebenarnya berbeda.

Lantas, apa sih perbedaan dari investasi saham dengan reksadana saham? Berikut ini perbedaan dari kedua jenis investasi tersebut!

1. Dari Segi Pengelolaan Dana

Saat melakukan investasi saham, dana dikelola langsung oleh investor itu sendiri. Meski begitu, investor tetap dapat meminta nasihat dari pialang untuk bermain saham.

Adapun, dengan dana yang dikelola sendiri, maka kamu harus menyiapkan waktu untuk memantau pergerakan saham, mengetahui sisi teknikalnya, memahami bagaimana analisa saham, dan lainnya agar keuntungan yang diraih bisa maksimal.

Sedangkan pada reksadana saham, dana akan dikelola oleh manajer investasi. Jadi, ketika dana sudah disetorkan, manajer investasi akan mengalokasikan saham mana saja yang dibeli, dijual, atau ditahan berdasarkan analisis mereka terhadap pasar. Kamu sebagai investor cukup memantau kinerja manajer investasi ini.

Baca Juga: Investasi Saham: Melihat Potensi Untung Ruginya dan Alternatif Investasi Lainnya

2. Dari Tingkat Risiko

Ketika investasi saham, risiko investasi yang ditanggung oleh investor cenderung jauh lebih tinggi karena segala keputusan sepenuhnya ada di tangan investor itu sendiri.

Bahkan, pada kasus terburuk dapat berisiko mengalami kebangkrutan apabila investor tersebut tidak memahami betul teknik bermain saham.

Adapun, tingkat risiko reksadana saham lebih rendah dibandingkan dengan investasi saham karena dana yang kamu investasikan akan dikelola oleh manajer investasi berpengalaman. Manajer investasi akan memilihkan saham yang bagus sehingga meminimalisir kerugian.

3. Dari Segi Return Investasi

Secara umum, Investasi saham memang dikenal dapat memberikan return investasi yang sangat besar. Akan tetapi, ada beberapa biaya yang harus ditanggung oleh investor yaitu biaya online trading sekitar 0,1 hingga 0,3 persen.

Sedangkan reksadana saham pada dasarnya diatur oleh perusahaan aset manajemen, maka kamu akan dikenakan fee setiap melakukan penarikan dana yang nominalnya tergantung dari negosiasi antara kedua belah pihak. 


Baca Juga: Mengenal Pom-pom Saham dan Cara Kerjanya

4. Jumlah Investasi Minimal

Ketika ingin berinvestasi saham, kamu harus punya rekening saham terlebih dahulu. Untuk membuka rekening saham harus dilakukan di perusahaan sekuritas.

Awal setoran sebenarnya bebas saja, mau berapa pun bisa disetorkan ke rekening dana nasabah kita di bank kustodian. Tapi, untuk membeli saham, kita perlu punya dana minimal sebesar 1 satuan saham yang dijual dalam lot = 100 lembar.

Di sisi lain, hal yang menarik dari reksadana saham adalah kamu bisa mulai investasi mulai 100 ribu Rupiah. Bahkan, ada sekuritas yang menawarkan minimum investasi sebesar 50 ribu Rupiah. Jadi, untuk kamu yang baru ingin mencoba, reksadana saham terhitung lebih ideal.

Nah, itulah beberapa perbedaan dari investasi saham dengan reksadana saham. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here