Ingin Cepat Kaya? Ikuti Tips Menabung ala Miliarder Berikut Ini!

Ingin Cepat Kaya? Ikuti Tips Menabung ala Miliarder Berikut Ini!

Banyak orang yang memiliki target untuk menabung setelah memasuki dunia kerja. Uang hasil jerih payah yang ditabung itu seringkali ditujukan entah untuk membeli rumah, membeli kendaraan, modal usaha, modal menikah dan lain sebagainya.

Namun pada kenyataannya, menabung tidaklah semudah yang dipikirkan. Banyak godaan dan pilihan yang akan terpampang di depan Anda untuk menghabiskan sebagian besar uang gaji Anda,  mulai dari berbelanja sejumlah barang impian, liburan ke tempat wisata favorit, mencoba berbagai restoran atau tempat makan yang sedang hits, dan masih banyak lagi.

Tentunya berbagai pilihan tersebut tidak baik bagi kondisi keuangan Anda apabila selalu dilakukan setiap bulan setelah menerima gaji. Terlebih bagi Anda yang masih memiliki penghasilan yang tidak terlalu besar atau tidak tentu setiap bulannya. Lantas, bagaimana sebaiknya Anda mengatur keuangan dan menyisihkan keuangan secara baik dan benar? Dilansir dari Liputan6 (4/5/2018), berikut beberapa tips menabung ala miliarder!

Jangan Anggarkan

Penulis buku terkenal David Bach menyatakan sungguh hal yang mustahil untuk dapat menganggarkan pengeluaran Anda secara detail. Selain karena setiap orang sudah memiliki kesibukanya sendiri-sendiri, Anda akan terkena stres dan juga frustasi dalam kehidupan Anda sendiri. Upayakan menabung, namun tetap jangan sampai mengorbankan kehidupan Anda sendiri.

Hindari Membeli Keinginan

Memasuki waktu gajian, tentu Anda tidak sabar untuk membeli barang-barang yang sudah Anda idam-idamkan. Bahkan kalau perlu, Anda sudah terlebih dahulu membuat daftar barang apa saja yang Anda inginkan nantinya. Faktanya, menurut Census Bureau Data ada sekitar 30 juta orang di muka bumi ini yang terbiasa membeli barang-barang keinginan mereka dibanding dengan apa yang mereka butuhkan.

Oleh karena itu, kebiasaan inilah yang dipercaya sering mengantarkan seseorang kepada lembah kemiskinan. Ini karena mereka banyak menggunakan uangnya pada pengeluaran yang beragam berdasarkan keinginan dan tidak fokus pada kebaikan masa depan mereka.

Jangan Sering Pinjamkan Uang Kepada Teman

Kebaikan Anda pada seorang teman tidaklah harus ditunjukan dengan kedermawanan Anda dalam meminjamkan uang. Anda tentu diperbolehkan meminjamkan uang pada mereka, tapi Anda harus bisa memastikan mereka bisa mengembalikanya pada waktu dan persetujuan yang kalian berdua telah sepekati.

Meminjamkan uang pada sembarang orang hanya menjadikan penghasilan Anda tidak signifikan dan tidak berwujud kesuksesanya. Daripada menanggung malu karena menagih pada sembarang orang, pastikan bahwa orang yang Anda pinjamkan tersebut dapat dipercaya dan sudah Anda kenal baik.

Jadi Pengguna Uang yang Pintar

Tips keempat kali ini ialah jadilah pengguna yang cerdas ketika menggunakan pemasukan Anda sendiri. Anda tidak perlu repot-repot secara teliti mencatat semua pengeluaran Anda, namun buatlah kebiasaan positif untuk membangun ritme yang baik dalam menggunakan uang.

Misalnya saja, daripada Anda harus membeli suatu produk dengan ukuran yang besar namun bisa digantikan dengan ukuran yang lebih kecil dan harganya lebih murah serta kegunaanya maksimal, mengapa harus membeli satu yang besar tersebut? Cermatilah apa yang Anda putuskan pada uang Anda sendiri.

Beri Diri Anda Reward

Saat menerima gaji, Anda jelas berhak menerima hadiah atau reward untuk diri Anda sendiri. Anda telah bekerja keras dan menghabiskan waktu berjam-jam mengerjakan serta mengedepankan kehidupan karier Anda. Berilah diri Anda hadiah terlebih dahulu baru kemudian menabung atau berinvestasi.

Hindari Jebakan Lifestyle

Selain menghindari sebesar mungkin jebakan gaya hidup (lifestyle), jutawan juga tidak pernah menaikan standar hidup mereka hanya karena pendapatan mereka naik. Dengan pendapatan yang tinggi, mereka justru cenderung memilih tampil dengan sederhana dan sebiasa mungkin. Hal ini tentu bisa Anda contoh bagi yang baru memulai karier maupun menabung.

Hindarilah gaya hidup yang buruk hanya untuk tampil trendy di mata teman-teman Anda, tapi berpikirlah bagaimana apa yang Anda peroleh dapat bermanfaat sebaik-baiknya bagi orang sekitar Anda.

Jadilah Hemat, Bukan Murah

Sebuah riset dari Corley Study menyebutkan bahwa setidaknya 66 persen orang dari kalangan kebawah lebih memilih produk murah saat mereka membeli sesuatu. Ini adalah cara hemat yang salah. Hemat tidak menjadikan Anda lantas membeli semua barang yang murah tanpa memandang kualitas yang ada.

Karena barang yang murah bias-anya lebih cepat rusak dan tidak terpakai dalam waktu yang singkat. Selain ini membuat Anda boros karena harus membeli barang tersebut kembali, Anda akan terjebak pada kebiasaan buruk membeli barang yang juga buruk. Jadilah hemat, bukan murah.

Mulailah pendanaan untuk berhemat. Anda dapat melakukan pendanaan di Amartha dengan memberikan dana sebesar Rp 3 juta kepada pengusaha mikro perempuan di pedesaan. Anda akan mendapatkan imbal hasil sekitar 15 persen dan memberikan dampak sosial kepada masyarakat di desa. Anda turut membangun ekonomi di desa.

Pantang Menyerah

Mungkin hal ini terdengar klise dan klasik bagi Anda, namun hal inilah yang akan terus membantu Anda untuk tetap semangat membangun kebiasaan positif dalam hidup Anda, terutama dalam hal menabung. Teruslah berusaha dan jangan menyerah untuk melakukan suatu yang baik bagi masa depan Anda.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama dengan Teknologi.id

 

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: