Home Perempuan Tangguh ♀ Ikuti Perkembangan Zaman, Siti Nuryati Jual Ubi Kekinian Secara Online

Ikuti Perkembangan Zaman, Siti Nuryati Jual Ubi Kekinian Secara Online

Bagi para orangtua yang tinggal di pedesaan tentunya merasa sulit beradaptasi dengan kemajuan teknologi seperti internet. Rata-rata usaha yang mereka kelola dijual ke pasar di desanya, ke desa tetangga, atau kepada para tengkulak. Para penduduk di desa umumnya memiliki ponsel yang penggunaannya hanya untuk telepon dan SMS saja. Hal ini tentunya menjadi salah satu faktor tidak meratanya kesejahteraan bagi Indonesia.

Membawa misi kesejahteraan yang merata bagi Indonesia, Amartha hadir memberikan akses permodalan hanya bagi pelaku usaha kecil dan mikro di desa-desa. Selain itu, Amartha juga hadir memberikan pendampingan rutin setiap minggu kepada para peminjam untuk memantau perkembangan usahanya. Maka dengan demikian, diharapkan setiap pelaku usaha mikro dapat mengakses internet untuk memasarkan produk buatannya. Salah satu yang berhasil adalah Siti Nuryati, mitra usaha Amartha asal Tenjo, Jawa Barat.

Siti Nuryati sudah lima tahun bergabung menjadi mitra usaha sekaligus #PerempuanTangguh Amartha. Selama empat tahun, beragam jenis usaha dicobanya. Namun, belum juga membuahkan hasil yang bagus. Bermula dari menghadiri pernikahan di sebuah gedung, Siti Nuryati menemukan makanan yang menarik perhatiannya. Kita menyebutnya dengan keripik mustofa.

Sesampainya di rumah, ia mencoba membuat keripik tersebut. Awalnya hanya mencoba namun rasanya tidak kalah enak dengan yang ada di acara pernikahan tadi. Bahan dasar keripik mustofa adalah kentang, akan tetapi harganya yang sering melambung tinggi membuat Siti Nuryati harus memikirkan bahan alternatif lainnya. Ia pun memilih ubi, bahan yang harganya murah dan mudah ditemui di lingkungannya tinggal.

Awal memulai usaha ubi kekinian ini, Siti hanya menyediakan dua varian rasa saja yaitu original dan pedas. Karena jeli dalam melihat peluang juga inovatif, Siti kini memiliki tujuh varian rasa di usaha ubi kekiniannya. Dengan kata lain, usaha tersebut terus mengalami kemajuan.

“Dulu usaha cuma modal 5o ribu itu udah dapat semua bahan-bahan seperti 2 kilo ubi sama minyak dan plastik. Sekarang setiap minggu bisa produksi 100 kg ubi untuk 3 kali olah.” jelasnya.

Lebih lanjut, Siti mengutarakan bahwa usahanya ini belum dibantu oleh pegawai. Seluruh proses mulai dari mengupas, mencuci, memarut, menimbang, hingga promosi dilakukan secara mandiri atas bantuan suami dan anak-anak.

Metode promosi yang digunakan Siti yaitu menjual produk ubi kekinian di sekolah anak-anaknya juga memasarkannya secara online. Anak sulungnya membantu Siti memasarkan dimulai dengan mengunggahnya di akun sosial media, kemudian membuka toko di salah satu e-commerce. Akibatnya, produk ubi kekinian garapannya sudah terkenal sampai ke Jakarta. Dengan demikian, omset yang semula hanya 250 ribu per minggu kini bertambah menjadi 850 ribu.

“Manfaat yang saya rasakan sejak bergabung bersama Amartha ya saya bisa bayar sekolah anak, yang dulu pontang-panting gali lobang tutup lobang,” kenangnya di tengah-tengah wawancara.

Di akhir wawancara, Siti menyebutkan bahwa dirinya ingin usahanya lebih maju lagi agar cita-citanya segera terwujud yaitu memiliki outlet sendiri. Ia juga ingin usahanya dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat.

Subscribe to Our Newsletter

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

CEO Letter: Dukungan untuk Sektor Usaha Mikro Indonesia

Kepada Pendana Amartha yang terhormat,Semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat sepenuhnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung,...

7 Amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang Bikin Ibadahmu Makin Berkah

Akhirnya bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di berbagi penjuru dunia tiba, Ramadhan yang penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai...

5 Lapisan Mitigasi Risiko Ini Ada di Amartha

Sebelum memulai pendanaan di dunia fintech, Anda harus mengetahui risiko dan keamanan yang dilakukan perusahaan tersebut. Hal ini...