Home Amartha Ibu Rini, Mitra Amartha Yang Jago Ambil Peluang Saat Pandemi

Ibu Rini, Mitra Amartha Yang Jago Ambil Peluang Saat Pandemi

|

|

|

Pandemi Covid-19 membuat sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mengalami kemunduran. Beberapa diantaranya bahkan ada yang sampai gulung tikar. Hal ini tidak hanya terjadi di kota besar saja, melainkan hingga UMKM di pedesaan. Meskipun demikian, ada sejumlah UMKM yang dapat melihat peluang di masa pandemi ini. Salah satunya adalah Ibu Rini, mitra usaha Amartha asal Banten.

Semula, Ibu Rini merupakan mitra Amartha dengan usaha industri sandal dan sepatu. Ia bergabung sejak awal tahun 2020. Saat pandemi datang, bisnisnya berjalan tidak mulus. Namun, ia memiliki kesempatan dan melihat peluang untuk mengembangkan bisnisnya dengan memproduksi APD (Alat Pelindung Diri) dan Sablon.

Produk dari usaha Ibu Rini, mitra usaha Amartha asal Banten.

Menyikapi tantangan usaha di masa pandemi, Ibu Rini merupakan orang yang optimis. Baginya, tantangan dianggap sebagai suatu kelemahan yang harus ditutup melalui kerjasama dengan tim dengan cara mencari peluang usaha yang bisa dimanfaatkan.

Dalam sesi wawancara dengan tim Amartha, Ibu Rini mengaku dirinya tidak melakukan pengurangan karyawan, melainkan penambahan. “Sebelum saya bergabung dengan Amartha, saya dibantu sama 3 orang. Setelah bergabung lalu adanya Covid ini, kita bukannya pengurangan karyawan melainkan penambahan karyawan. Jadi sekarang total ada 15 orang di luar Marketing dan Sales.” ujarnya.

Selama bergabung dengan Amartha, Ibu Rini memiliki kesan yang berbeda terhadap Amartha. Awalnya ia mengira Amartha sama seperti lembaga keuangan mikro lainnya yang dalam penagihan tidak sesuai dengan aturan.

“Kesannya kaget ya karena tidak seperti yang diceritakan ibu-ibu lainnya yang mengenal lembaga lainnya. Kalau lembaga lainnya itu kan harus ada, jadi apa aja yang ada di rumah itu harus dijual untuk menutup lembaga itu, yang katanya dari pagi sampai malam ditongkrongin.”

Lanjutnya, “tapi berbanding terbalik lho dengan amartha. Amartha itu petugasnya sopan, jadi gini, (petugas Amartha) WA saya, ibu lagi sibuk gak? Ini hari senin (waktunya pembayaran). Lalu saya jawab, pak maaf nih, saya belum ada yang masuk, sudah begitu. Gak pernah ditongkrongin di ujung jalan gitu.”

Dengan adanya pinjaman usaha tanpa jaminan dari Amartha, Ibu Rini merasa terbantu sekali. Harapannya, semoga Amartha dapat mengembangkan bisnisnya dan juga terus memberikan pelatihan kewirausahaan kepada para mitra usahanya. 

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Apa Itu TKB90 dan TKW90?

Amartha terus menjalankan prinsip transparansi kepada masyarakat dengan mencantumkan Tingkat Keberhasilan 90 (TKB90) di halaman utama website Amartha.com. Dengan transparansi ini, pemberi pinjaman akan...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Pendanaanmu Makin Aman dengan Promo Premi Asuransi 100%! #KitaJanganMenyerah

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, yuk terus dukung Ibu Mitra Amartha untuk bangkit di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini! Cek marketplace...