Ibu Apsiah: Jatuh Bangun Bisnis Ikan Cupang

Ibu Apsiah, Jatuh Bangun Bisnis Ikan Cupang

Sore itu, Ibu Apsiah tampak gembira memperlihatkan ratusan ikan cupang yang dipajang di dekat rumahnya dengan plastik layaknya seperti jemuran. Dia juga memperlihatkan ikan hias yang sedang dibudidayakan. “Ini sampingnya ada kolam khusus untuk ikan hias,” kata Apsiah.

Ibu Apsiah tak hanya menjual ikan cupang tetapi juga ikan hias. Dia mulai membudidayakan ikan mas koki sejak awal tahun ini. “Iya masih baru jual ikan mas koki. Saya ingin mencoba bisnis lain selain ikan cupang,” katanya.

Dia mengakui berkat pinjaman di Amartha, bisnisnya berkembang pesat. Bahkan, dia sudah mempunyai rumah milik sendiri. “Saya sudah punya motor dan mobil untuk membawa ikan-ikan cupang ini ke Jakarta,” jelasnya.

Perempuan tangguh berusia 33 tahun ini sudah bergabung dengan Amartha sejak 2011. Kala itu, dia mendapatkan pelatihan berbisnis. Sebelum bergabung dengan Amartha, dia agak sulit mendapatkan pendanaan usaha. Ini karena, dirinya tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dari bank. “Kalaupun meminjam lewat rentenir yang tentunya bunganya sangat besar,”ungkapnya.

Dia bersama sang suami pun juga sulit mendapatkan pekerjaan. Mereka tidak memiliki syarat pendidikan yang cukup untuk perusahaan yang ditujuh. Karena itu, mereka lebih memilih untuk berusaha. “Ya, salah satu pekerjaan sang suami hanya bisa menjual ikan cupang. Dulu dia pernah kerja di toko ikan cupang. Mulai dari situ, dia belajar cara budidaya ikan cupang. Lalu, coba satu per satu beli dari pemasok ikan cupang. Dari situ kami belajar bagaimana memulai usaha cupang,” jelasnya

Kemudian, sang suami mulai dapat mandiri serta mencoba untuk berusaha mulai dari rumahnya. Dengan modal yang cekak, mereka mampu beternak cupang. Usahanya berkembang pesat saat mereka bergabung dengan Amartha.

“ Sewaktu itu, modal tak punya dan rumah masih campur dengan orang tua. Kami juga tak punya sepeda motor. Saya dan suami sepakat untuk mandiri. Kami tidak berani meminjam di rentenir. Pada 2011, kami bertemu dengan Amartha. Kami tak perlu repot lagi mencari modal usaha. Pelayanan mereka juga bagus,” kata Apsiah.

Bisnis Apsiah terus berkembang pesat hingga mempunyai toko di kawasan Blok M, Jakarta. Kendati begitu, mereka masih menjual ikan cupang di daerah Jatinegara. “Alhamdulilah, usaha saya lancar. Nanti saya mau punya toko lagi tapi maunya di jalan raya,” jelasnya.

Awal bergabung dengan Amartha, Apsiah mengaku mendapatkan pendanaan sebesar Rp 500 ribu. Uang itu digunakan untuk uang muka sepeda motor agar sang suami bisa menghemat ongkos transportasi. “Iya, ringan kok angsuran cicilannya Rp 13 ribu per minggu selama 50 per minggu. Nggak berat cicilannya. Setelah punya motor, saya sekarang sudah bisa angsuran mobil,” tuturnya.

Apsiah bersyukur saat ini sudah dapat membangun rumah serta mempunyai tanah di Bogor. Dia tak perlu lagi tinggal dirumah orang tuanya. Bahkan, mereka sudah berternak ikan hias lainnya. “Iya, kita memang tidak hanya ingin menjual ikan cupang tapi juga ikan hias lainnya. Rencana juga ingin buka kios lagi,” ucapnya.

Ibu Apsiah merupakan salah satu perempuan tangguh di Amartha yang berhasil mengembangkan bisnisnya. Dia sudah mampu membeli rumah, tanah, motor dan mobil lewat usaha ikan cupang. Bersama Amartha, dia merasa terbantu bisnisnya serta mendapatkan peningkatan taraf hidup keluarga berkat pendana-pendana seperti Anda diperkotaan.

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: