Habis Bencana 2020, Ini Dia yang Perlu Diterapkan

becana banjir 2020

Tak terasa 2019 telah berlalu. Tahun baru 2020 kini berbeda dengan tahun baru sebelumnya, yang kini dilebati hujan deras hampir di seluruh Indonesia. Namun, bukan suatu kekecewaan yang harus disesali, karena memang faktor kondisi alam dan mungkin juga sudah memasuki musim hujan. Tetap harus dinikmati dan disyukuri.

Akan tetapi, dari hujan lebat yang hampir seharian itu. Memberikan dampak pengaruh banjir, yang menggenangi beberapa kota besar. Terutama, banjir besar berada di titik-titik kota DKI Jakarta, Bekasi dan sekitarnya. Namun, apakah salah hujan? Tentu bukan! Ini sebuah bencana alam yang perlu direnungi untuk sebuah pelajaran maupun pengalaman. Mungkin di awal tahun 2020 ini dan untuk tahun berikutnya.

Beberapa Kota yang Terkena Banjir

Berikut adalah beberapa kota yang terkena banjir di Jakarta dan Bekasi, Kemang – Jakarta Selatan, Pantai Indah Kapuk – Jakarta Utara, Grogol – Jakarta Barat, Pondok Gede – Bekasi, Villa Nusa Indah – Bekasi, Kemang Pratama – Bekasi. Dari kota-kota tersebut mengalami banjir setinggi mencapai sekitar 1,5 meter – 3 Meter. Tentu kerugian yang dialami cukup besar dari beberapa korban banjir tersebut. Mulai dari properti perlengkapan rumah, mobil, motor, elektronik, pakaian dan lainnya.
Sebuah pelajaran yang perlu diambil seksama, untuk dijadikan antisipasi atau cara menanggulangi, jika terjadi hal serupa di kemudian waktu. So, untuk saat ini apa yang perlu dilakukan? Selain membenahi dampak dari surutnya banjir. Membersihkan rumah, kendaraan dan properti lain yang dimiliki. Tentu juga perlu menyiapkan tabungan kembali ya, agar dapat mengembalikan atau merenovasi dari properti yang rusak.

Kalkulasi Pengeluaran di Tahun 2020

Bagi korban banjir tentu ini sangat penting dalam mengelola keuangan dan juga pengeluaran biaya-biaya. Namun bukan hanya untuk korban banjir saja lho ya! Bagi yang tidak terkena dampak juga sangat penting. Mungkin untuk mempersiapkan tabungan untuk biaya tak terduga atau pengelolaan keuangan untuk keperluan lain yang akan direncanakan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, menyisihkan lebih banyak keungan lagi dari sebelumnya. Misal menabung dari pendapatan gaji, pendapatan usaha atau mulai berencana untuk berinvestasi, melalui alternatif investasi perkembangan teknologi terkini (fintech). Carilah keuntungan-keuntungan yang dapat mengembalikan properti yang rusak atau menambah properti baru.

Tapi ingat, dari semua tabungan yang sudah kamu miliki. Kelolalah sebaik-baiknya. Sebisa mungkin cost untuk kebutuhan sekunder yang tidak perlu diperuntukan jangan sampai dibeli. Belilah sesuai kebutuhan primer mu saat ini. 

Untuk para korban banjir, semoga semuanya dapat kembali kondusif mulai dari properti dan keuangan mu nantinya.

Please follow and like us:
FACEBOOK
FACEBOOK
LINKEDIN
%d bloggers like this: