Gagal Bukan Alasan Menyerah Bagi Ibu Julaeha

0
84
Ibu Julaeha - Perempuan Tangguh Amartha

Pandemi memaksa Ibu Julaeha harus mengalami gagal panen dan mendapatkan harga jual dari usaha tani-nya yang rendah. Selama 16 tahun menjalani profesi sebagai petani, ia menyatakan tahun 2020 adalah tahun terberatnya. Meskipun demikian, ia tidak patah semangat. Ia terus mencari solusi lainnya.

Simak kisah Ibu Julaeha, perempuan tangguh Amartha, di bawah ini!

Dorong dan Berdayakan Kemandirian Ekonomi Perempuan UKM Desa Bersama Amartha

Amartha merupakan perusahaan P2P Lending yang menghubungkan pendana dan peminjam, khususnya perempuan pengusaha mikro di pedesaan untuk mendapatkan modal kerja melalui suatu platform secara online.

Dalam proses menyaluran pendanaan, Amartha mengadopsi sistem Grameen Bank yang diprakarsai oleh Muhammad Yunus di mana setiap calon mitra perlu membentuk kelompok 5-15 orang untuk pengajukan pinjaman. Fungsi kelompok adalah untuk mempermudah pendampingan, pelatihan, serta monitor usaha mitra.

Adanya pendampingan dan pelatihan secara rutin dilakukan agar mitra modal kerja dapat digunakan tepat sasaran dan membuat mitra dapat mandiri secara ekonomi. Berdasarkan Laporan Akuntabilitas Sosial tahun 2019, 41% mitra berhasil keluar dari garis kemiskinan setelah dua tahun bergabung dengan Amartha.

Dengan mendanai mitra Amartha mulai dari Rp3 juta, pendana bisa mendapatkan bagi hasil hingga 15% flat per tahun. Pendana tidak perlu khawatir karena Amartha adalah perusahaan fintech lending yang aman karena telah terdaftar dan memiliki izin usaha dari OJK sejak tahun 2019 lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here