Edible Flower, Si Cantik Pembawa Berkah Untuk Ibu Suyamti

0
191

Saat ini, usaha bunga hias tidak hanya untuk mempercantik ruangan tetapi juga makanan. Bunga hias itu bernama Edible Flower.

Edible flower adalah bunga hias berwarna cantik yang dapat digunakan sebagai hiasan dan juga bahan pendukung suatu hidangan. Jenis edible flower yang dapat dikonsumsi yaitu pansy, nasturtium, mawar, dandelion, dan sebagainya.

Selain warnanya yang cantik, edible flower juga memiliki beragam manfaat yang sangat bagus untuk tubuh karena kaya akan antioksidan. Manfaat edible flower lainnya yaitu untuk relaksasi otot saraf, dan pewarna alami.

Peluang usaha edible flower ini sangat menguntungkan. Suyamti, mitra usaha Amartha sekaligus salah satu petani bunga di Desa Wisata Kopeng, Getasan, Semarang adalah membagikan testimoninya.

Bisnis bunga hidup ini sudah ia geluti sejak 10 tahun lalu. Ia memutuskan membuka usaha ini setelah mendapatkan ilmu dari tempat ia bekerja sebelumnya. 

Namun, untuk edible flower sendiri baru dikelolanya pada tahun 2020 atau setelah ia mendapatkan pinjaman modal usaha yang kedua dari investor Amartha. 

“Usaha edible flower ini adalah usaha yang bisa dipastikan keuntungannya setiap minggu.” Kata Suyamti. Lanjutnya, dalam waktu satu minggu, ia bisa petik sebanyak 3 – 4 kali dan mengantongi kisaran 1,5 – 2 juta rupiah. 

Hasil petik tersebut dijual kepada chef-chef restoran besar langganannya. Tak sedikit juga turis yang mendatanginya untuk membeli edible flower. Bahkan, ia juga menyediakan satuan dalam bentuk polybag.

Cara Merawat Tanaman Hias Edible Flower

Merawat tanaman hias menjadi gaya hidup baru saat pandemi Covid-19 melanda. Nah, agar tanaman tidak gampang layu, khususnya edible flower yang bisa kamu konsumsi saat masa panen tiba, simak cara merawat tanaman hias di bawah ini.

Pertama, pilih dan beli benih tanaman dari toko terpercaya. Atau, kamu juga bisa membeli dari toko bunga milik Suyamti, mitra UMKM Amartha saat berkunjung ke Semarang. 

Lalu, siapkan media tanam yang mengandung unsur hara. Benih bisa di tanam di tanah langsung, pot, atau polybag.

Selanjutnya, buat lubang sedalam 0,5 cm – 1 cm untuk menanam benih. Siram tanaman secara rutin di pagi dan sore hari. Tips dari Suyamti saat menyiram tanaman adalah siram tanaman di bagian tanah, bukan pada batang atau daun.

Terakhir, tambahkan juga pupuk dan perhatikan hama. Idealnya setelah tiga bulan, kamu bisa memanen edible flower. Itulah peluang usaha dan cara merawat tanaman hias yang semoga dapat menginspirasimu, ya. 

Jangan lupa untuk daftarkan diri kamu sebagai pendana di Amartha untuk dukung dan memberdayakan perempuan UMKM di Indonesia. Ada keuntungan imbal hasil sampai 15% flat per tahun yang bisa kamu dapatkan setiap modalin satu mitra usaha dengan modal mulai dari 100 ribu rupiah aja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here