Dukung UMKM Solo, OJK dan Amartha Gelar Webinar Kewirausahaan

0
55

Dalam rangka bulan Inklusi Keuangan, Kantor Cabang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo menggelar webinar dengan tema Digitalisasi Marketing dan Akses Pembiayaan UMKM bersama Amartha dan Tokopedia pada Selasa (13/10/2020).

Akibat pandemi COVID-19 yang menyerang, sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengalami kesulitan sehingga webinar ini diharapkan agar UMKM mendapatkan wawasan mengenai pemasaran produk dan alternatif pembiayaan. Eko Yunianto selaku Kepala OJK Solo berharap melalui webinar ini banyak UMKM di Solo yang dapat bertahan dan berinovasi di masa new normal ini.

Salah satu kesulitan yang dialami oleh UMKM di masa pandemi ini adalah mengenai modal usaha. Terbatasnya akses untuk mengajukan pinjaman ke perbankan membuat mereka sulit memulai usahanya kembali. 

“Kami (Amartha -red) melihat bahwa di Indonesia ada lebih dari sekitar 67 juta orang yg memang sebenarnya berpotensi untuk bisa kita tingkatkan kemampuan dan kekuatan ekonominya tapi belum terlayani oleh perbankan. Disitulah Amartha hadir dengan lebih dari 3.000 orang petugas lapangan untuk menjembatani masalah tersebut.” jelas Aria Widyanto, Chief Risk and Sustainability Officer Amartha.

Menambahkan Aria, Emmiryzan selaku Public Policy and Government Relationships Lead Tokopedia mengatakan salah satu kendala yang dialami UMKM ialah memasarkan produk-produknya. 

“Jadi misi kami adalah dari Sabang sampai Merauke tidak ada lagi kesenjangan ekonomi, warga desa dan warga kota memiliki kesempatan yang sama untuk merasakan pembangunan di Indonesia. Jadi tidak ada yang tertinggal.”

Tambahnya, Tokopedia memiliki lebih dari 90 juta pengguna aktif per bulan sehingga para UMKM tidak perlu memikirkan biaya untuk iklan seperti influencer atau billboard

Lebih lanjut, Aria menjelaskan bahwa Amartha tidak hanya mendistribusikan dana dari pendana kepada peminjam, melainkan juga memberikan edukasi secara rutin.

“Tujuan dari Amartha adalah kami ingin meningkatkan kesejahteraan dari mitra, jadi bukan hanya memberikan pinjaman saja tetapi bagaimana pinjaman kami dapat meningkatkan kesejahteraan sehingga matriks-matriks well being atau kehidupan yang lain itu juga turut terangkat.” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here