Dukung Pemberdayaan Perempuan, Amartha Siap Luncurkan Layanan Keuangan Baru

|

|

|

Perusahaan layanan keuangan berbasis digital atau fintech dikenal sebagai alternatif untuk meningkatkan inklusi keuangan sekaligus literasi keuangan di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan inovasi yang terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan zaman.

Perusahaan fintech di Indonesia terbagi dalam berapa jenis, salah satu yang kali ini akan dibahas adalah peer to peer lending (P2P Lending).

P2P Lending merupakan perusahaan investasi yang menghubungkan investor kepada peminjam melalui sebuah platform. Peminjam akan mendapatkan dana dengan cepat dan investor mendapatkan keuntungan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Perkembangan P2P Lending kini semakin cepat, inovasi-inovasi yang diciptakan umumnya menjawab dan memudahkan kehidupan masyarakat sehari-hari dalam satu platform. Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah layanan super financial app.

Sebagai salah satu pemain di ranah fintech lending, Amartha turut mengembangkan layanan keuangan di luar P2P Lending.

Chief Financial Officer Amartha, Ramdhan A, menyatakan bahwa dalam waktu dekat akan hadir layanan keuangan baru yang diluncurkan lewat platform Amartha.

Sambungnya, Amartha memiliki tujuan untuk menciptakan produk keuangan yang sederhana dan mudah dimengerti oleh peminjam. Juga mengurangi transaksi sehingga akan mendekatkan produk bagi pengusaha mikro perempuan di pedesaan.

Smartphone Masuk Desa, Inovasi Amartha untuk Keuangan Inklusif

“Oleh sebab itu tahun ini, kami meluncurkan layanan keuangan di luar bisnis P2P Lending. Lalu layanan group buying, yakni memberikan akses kebutuhan pokok bagi mitra dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Sebagai informasi, Amartha adalah perusahaan P2P Lending yang menyalurkan pendanaan fokus kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Tak hanya menyalurkan pendanaan, Amartha turut memberikan pelatihan dan pendampingan usaha hingga aktivitas penunjang wellbeing mitra agar dapat mandiri dan sejahtera.

Selain itu, Amartha berencana meluncurkan layanan asuransi mikro bagi masyarakat di desa. Peluncuran layanan ini guna memberikan perlindungan bagi masyarakat di desa agar tidak kehilangan pemasukan ketika memiliki asuransi.

Sepanjang tahun 2020, Amartha telah menyalurkan pinjaman mencapai Rp1.1 Triliun kepada perempuan pengusaha mikro di 17 provinsi di Indonesia. Amartha turut menargetkan penyaluran pinjaman hingga Rp2.6 Triliun atau meningkat 136,4% pada tahun 2021.

LANGGANAN EMAIL MONEY+

DAPATKAN INFO TERBARU
TENTANG MONEY+

Team Money+
Money + is financial blog for everyday life. We cover a wide range of everyday life topics including technology, lifestyle, careers, sharia and women empowerment. We strive to make financial easy to understand and fun for everyone!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Usaha yang Cocok di Tengah Pandemi Corona

Covid-19 atau virus corona sedang mewabah sehingga semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri. Tapi kalau begini terus semua aktivitas jadi...

Ini Daftar Negara Termiskin di Dunia, Ada Indonesia Gak Ya?

Setiap negara di dunia diklasifikasikan menjadi 3, yaitu negara miskin, berkembang, dan maju. Dalam klasifikasi ini setiap organisasi dunia memiliki indikatornya...

Butuh Dana Cepat? Ini Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba

Perlu modal besar untuk buka usaha? Pinjam ditempat lain tapi takut riba? Kamu tidak usah khawatir, pasti saja ada solusinya. Kini ada...

Moms, Ini Lho Perkiraan Biaya Imunisasi Si Kecil

Buat bayi, imunisasi adalah hal yang sangat penting didapat mengingat daya tahan tubuhnya masih sangatlah lemah. Sebagai informasi, imunisasi merupakan cara meningkatkan...